Beranda VIRAL Waduh! Kuburan Jadi Tempat Dangdutan, Botol Minuman Bertumpuk, Petugas Makam: Ada Biduannya!

Waduh! Kuburan Jadi Tempat Dangdutan, Botol Minuman Bertumpuk, Petugas Makam: Ada Biduannya!

420
Kuburan di Pancoranmas, Depok yang viral karena ada dangdutan (Ilman Nafi'an/detikcom)
JSICOM — Sekelompok orang membuat acara dangdutan di sebuah kuburan di Pancoranmas, Kota Depok. Dangdutan itu kerap berlangsung hingga tengah malam.
Melansir dari detikcom, Jumat (13/3/2020). Beberapa meter dari titik acara dangdutan itu terdapat bekas botol minuman bertumpuk di dalam kardus.
Terkait botol minuman itu, penjaga makam, Fuad (60) menduga para pelaku minum-minuman keras sambil dangdutan, meski dia mengaku tidak pernah melihat secara langsung pelaku minum-minum.
“Mungkin minum, nggak mungkin kalau nggak minum walaupun saya nggak lihat. Mungkin ada minuman,” kata Fuad saat ditemui di lokasi, Kamis (12/3/2020).
Fuad mengaku sudah mengadukan hal ini ke pihak RT. Namun, kata Fuad, pihak RT juga sudah kewalahan.
“Saya udah pernah tegur RT-nya tolong tegor itu ‘kan makam. Kata RT-nya ‘Gue udah pusing, gimana. Susah nggak pernah didengar’,” tutur Fuad
Selain RT, pihak RW disebutnya juga sudah menyerah.
“Iya, RT sudah angkat tangan, nyerah. RW juga udah nyerah. Istilah kata ‘susah Ad (Fuad) dibilangin. Gue juga bingung cara bilanginnya’,” jelas Fuad.
Menurut Fuad, dangdutan itu digelar hampir setiap sebulan sekali. Musik dangdut dari gerobak keliling itu mengalun setiap malam di akhir pekan.
“(Mulai dangdutan) ya selesai isya aja, antara jam 20.00 WIB kadang-kadang magrib juga udah mulai,” imbuh Fuad.
Selain gerobak berisi speaker, dangdutan itu dinyanyikan secara langsung oleh biduan.
“Ada (biduan),” katanya.
Acara dangdutan itu viral di media sosial. Usut punya usut, dangdutan yang viral itu digelar pada Minggu 8 Maret 2020 lalu.
Menurut Fuad, dangdutan itu bukan sebuah hajatan khusus, melainkan hura-hura yang dilakukan oleh oknum warga.
“Acara hura-hura dia aja. Bukan karena ada hajat itu nggak ada. Cuma inisiatif dia aja,” ujar Fuad.
Fuad pun menyayangkan aktivitas dangdutan yang sudah sering terjadi di area pemakaman tersebut. Menurutnya, hal itu tidak etis.
“Ya kalau dia mungkin anggapnya hiburan ya. Kalau kita kan hiburan pada tempatnya. Tempat yang enak bukannya di makam, walaupun (speakernya) di anu (di jalan) tapi orangnya di makam semua,” ucapnya.
Dangdutan itu diikuti oleh sekitar 20 orang. Selain beberapa warga setempat, ada juga beberapa warga dari luar yang meramaikan dangdutan di tengah makam tersebut.
Menanggapi hal ini, Sekretaris RT 8 Abdul Syukur mengaku belum ada laporan warga yang merasa resah atas adanya musik dangdut dari kuburan tersebut.
“Belum (ada tindakan), habis belum ada warga yang ngelapor, ya sudah mungkin kan di situ pada hobi dangdut,” kata Abdul Syukur ditemui di lokasi, Kamis (12/3/2020).
Sementara itu, Syukur membantah kabar adanya dangdutan di kuburan tersebut. Menurutnya, musik dangdut itu berasal dari gerobak dangdut keliling.
“Gerobak (dangdut) sih hampir tiap bulan. Kalau itu gerobak doang, nyewa gerobak, udah,” ucapnya.
Sementara itu, saat ditanya soal botol bekas minuman yang ada di kuburan, Abdul Syukur tidak membantah.
“Ya orang-orang dangdutan itu, itu dia yang pada minum-minum, orang-orang situ mah tahu sendiri dah. Enaknya dia tuh nggak pada rusuh kalau lagi minum, kagak rusuh orangnya emang. Di lingkungan dia doang,”pungkasnya.

 

Baca Juga:   Tak Kuat Liat Foto Mantan Bersama Gebetan Barunya, Pria Ini Nekat Gantung Diri

 

Sumber : detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here