JSICOM, JAMBI — Tim Satreskrim Polsek Jelutung, Kota Jambi mengamankan tiga pria berinisial MF (26), AS (22) dan FD (23). Mereka bertiga diduga sebagai spesialis bongkar rumah.
Ketiga pelaku tersebut diamankan setelah melakukan aksi pencurian di rumah korban atas nama Amin Arsyad (68), di kawasan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, Minggu (12/4) lalu.
Kapolsek Jelutung, Iptu Dian Pornomo, mengatakan, tiga pria yang diamankan tersebut yakni, MF dan AS merupakan warga Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, dan FD warga Sungai Asam, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi.
Dari pemeriksaan polisi, salah satu diantara mereka yakni FD, sebelumnya juga melakukan aksi pencurian Kotak Wakaf di Wihara Maha Citiya Hermawan, yang berada di kawasan Jalan Makalam, RT 08, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, pada hari Senin (6/4) lalu.
“Jadi saat pelaku beraksi kondisi rumah dalam korban dalam keadaan kosong, pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan cara memanjat pagar belakang rumah korban dengan saling mendukung. Selanjutnya pelaku masuk ke dalam rumah korban dengan merusak gembok pintu besi menggunakan linggis,” ujar Kapolsek Jelutung, Iptu Dian Pornomo, Selasa (21/4).
Iptu Dian mengatakan bahwa ketiga pria tersebut, berhasil membawa kabur sejumlah barang milik korban yang berada di dalam rumah yang ditafsirkan mencapai sekitar Rp30 juta.
“Pelaku membawa kabur satu unit sepeda motor Mio Soul GT dengan nomor polisi BH 5955 YF warna putih, satu buah BPKB sepeda motor Yamaha Mio, dua unit Speaker, satu unit Amplipier, satu unit Aqualizer, satu unit VCD dan satu buah engsel pintu dalam keadaan rusak,” sebutnya.
Tiga komplotan pencuri tersebut, diamankan Unit Reskrim Polsek Jelutung di 2 lokasi yang berbeda. Pelaku MF diamankan di rumah kos belakang Kuburan Singkawang Broni, Pelaku FD dan AS diamankan di rumahnya.
“Jadi awalnya tiga pelaku ini, kita amankan karena kasus pencurian di rumah warga. Setelah kita lakukan pemeriksaan, ternyata satu pelaku FD sebelumnya juga melakukan aksi pencurian Kotak Wakaf Wihara,” ungkapnya.
Atas perbuatannya, mereka dikenakan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara.

 

Baca Juga:   Syarif Fasha dan alm Abdurrahman Sayoeti Mendapat Anugrah PWI Jambi Award 2019

 

Sumber: kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here