JAMBISIBER, Kotajambi – Angkutan umum berbasis aplikasi online Capsule Bus kini telah hadir di Kota Jambi. Kehadirannya disambut antusias warga Kota Jambi.

“Saya kerja di Jamtos, enak dah bisa naik bus aja,” kata Yani, warga Jalan Patimura, Kamis (31/10) pagi. Biasanya, Yani menggunakan kendaraan roda dua menuju tempat kerjanya.

Begitu juga Jannah bersama putrinya dari Perum Aurduri Mendalo mengaku penasaran mau naik bus capsule. “Iya saya penasaran, gimana sih rasanya naik bus capsul, eh ternyata enak juga ya, AC-nya dingin lo, pokoknya nyaman deh, seneng saya ada Bus Capsule Trans sampe sini,” ungkapnya.

Saat ini Koja Trans Jambi akan melayani dua koridor atau rute, yakni Alam Barajo-Terminal Rawasari dan Alam Barajo-Simpang Kawat. Hingga akhir tahun 2019 ini, akan ada 200 capsule bus yang akan beroperasi di seluruh kawasan Kota Jambi.

Angkutan umum berbasis aplikasi online tersebut merupakan yang pertama di Indonesia, dengan berkapasitas 13 sampai 15 orang penumpang, capsule bus juga dilengkapi oleh berbagai fasilitas seperti AC, CCTV, Free WiFi, USB charger, bangku prioritas untuk penumpang dengan kondisi khusus dan multimedia.

Capsule bus juga dilengkapi dengan GPS yang membuat penumpang tidak akan khawatir jika sopir membawa bus keluar kota, semua akan terpantau oleh operator Koja Trans sehingga keamanan penumpang sangat terjamin.

“Kehadiran Koja Trans ini diharapkan mampu mengatasi masalah angkutan di perkotaan di Kota Jambi,” kata Walikota Jambi Syarif Fasha, saat peresmian Koja Trans di Kota Jambi, kemarin.

Dikatakannya, Koja Trans tersebut merupakan tuntutan zaman, sudah seharusnya mode transportasi digital menggunakan e-money dan tidak lagi menggunakan uang cash.

Nah, bagaimana cara menikmatinya? Pengguna jasa transportasi modern ini pertama-tama dapat mengunduh aplikasi Capsule Bus guna mengetahui posisi dan jam keberangkatan. Setelah itu, calon pengguna Capsule Bus dapat langsung memesan lokasi penjemputan.

Baca Juga:   Peringatan Harganas 2020, Pemprov Jambi Gelar Layanan KB Gratis

Sebagai alat pembayaran digunakan uang elektronik, sehingga penumpang tinggal melakukan tap uang elektronik di pintu masuk bus dengan nilai transaksi yang terjangkau.

Kehadiran Capsule Bus ini merupakan penerapan konsep Kota Pintar yang diinisiasi Pemkot Jambi melalui kemitraan dengan PT Multi Inti Digital Bisnis (MDB) lewat anak perusahaannya, Multi Inti Digital Transportasi (MDT), di bawah naungan Multi Inti Sarana Group (MIS Group). (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here