Beranda DAERAH Tahun ini, Anggaran Dana Desa Provinsi Jambi Naik Jadi Rp 1,22 T

Tahun ini, Anggaran Dana Desa Provinsi Jambi Naik Jadi Rp 1,22 T

415
Ilustrasi pengerasan jalan menggunakan dana desa (net)
JAMBISIBER, Jambi – Anggaran Dana Desa untuk Provinsi Jambi pada tahun ini naik dari tahun sebelumnya dari Rp 1,18 triliun menjadi Rp 1,22 triliun. Besaran tersebut dikucurkan pemerintah pusat melalui APBN Tahun 2020.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3P2) Provinsi Jambi Luthpiah mengatakan, skema pencairan Dana Desa tahun ini mengalami perubahan, dari sekema 20 persen untuk tahap pertama kemudian 40 persen untuk dua tahap selanjutnya.
“Kalau tahun ini, skema pencairan DD dimulai dari 40 persen untuk tahap satu dan dua, kemudian 20 persen untuk tahap terakhir atau ketiga,” ujar Luthpiah, Jumat (24/1/2020).
Perubahan ini dijelaskan Luthpiah karena adanya keinginan dari Pemerintah agar di awal tahun Dana Desa sudah berjalan. Namun nyatanya, masih banyak desa yang belum menetapkan RAPBDes-nya.
“Sebenarnya kalau desanya yang jeli, di Januari ini mereka sudah bisa melakukan kegiatan. Kita juga dari Provinsi selalu memberikan pengarahan kepada desa supaya pekerjaan fisik itu jangan di akhir tahun. Kalau di akhir tahun biasanya kualitasnya tidak bagus, karena tergesa-gesa dan faktor cuaca,” sebut Luthpiah.
Baca Juga : Warga Desa Sungai Papauh Rasakan Manfaat Pembangunan Rabat Beton ADD
Lanjut Luthpiah, diharapkan penggunaan Dana Desa di tahun 2020 ini, ada peningkatan indeks desa membangun supaya lebih baik.
“Kita berupaya di tahun 2020 ini sudah ada peningkatan atau pengurangan desa tertinggal di Provinsi Jambi. Dan peningkatan status desa dari berkembang menjadi maju, dari maju menjadi mandiri,” sebutnya.
Dari empat program prioritas nasional Dana Desa, menurut Luthpiah semuanya sudah bisa dilaksanakan. Namun Provinsi Jambi sejauh ini masih terkendala pada program pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Dari 1.399 desa, hanya ada 1.102 desa yang memiliki Bumdes. Dan Bumdes yang aktif baru sekitar 700 Bumdes.
“Ini yang akan kita kejar, pengembangan BUMDes, peningkatan SDM pengelola Bumdes, serta pengembangan unit usaha yang dikelola sesuai potensi desanya,” sambungnya.
Selain itu dari empat program nasional tersebut, diungkapkan Luthpiah, Dana Desa di Provinsi Jambi tahun 2020 ini juga akan digunakan untuk mengurangi angka stunting di Provinsi Jambi. Untuk di Provinsi Jambi tahun ini ada dua lokus yakni di Kabupaten Merangin dan Tanjung Jabung Barat.
“Melalai dana desa kita akan suport dengan penyiapan fasilitas kesehatan, seperti Posyandu, termasuk juga tenaga kesehatanya dengan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan,” pungkasnya.
Sumber: Tribun Jambi
Baca Juga:   Hingga Hari ini Ada Dua Kabupaten/Kota di Jambi Berada Zona Risiko Sedang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here