Beranda DAERAH Sungai Batanghari Mulai Naik, Warga Diimbau Waspada Banjir

Sungai Batanghari Mulai Naik, Warga Diimbau Waspada Banjir

6612
Sungai Batanghari (Istimewa/net)
JAMBISIBER, Jambi – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan warga yang ada di wilayah Jambi agar mewaspadai bencana hidrometeorologi pada puncak musim hujan.
Bencana hidrometerologi adalah bencana yang terjadi dampak dari fenomena meteorologi seperti angin kencang, angin puting beliung, banjir, banjir bandang dan tanah longsor.
Terkait bencana hidrometeorologi di Jambi seperti banjir sudah mulai terasa. Misalnya debit air Sungai Batanghari dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan akibat tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai.
Berdasarkan pantauan yang dirilisi Liputan6.com, Rabu (22/1), melalui alat ukur tinggi muka air di kawasan Tanggo Rajo, Kota Jambi, menunjukkan tinggi muka air Sungai Batanghari mencapai 10,73 meter atau berada di atas normal.
“Sudah sepekan ini air Batanghari naik, kemungkinan di wilayah hulu terjadi hujan deras,” kata Sanusi, salah seorang warga Muaro Jambi, yang tinggal di bantaran Sungai Batanghari.
Bagian Barat Jambi Waspada Longsor
Sementara, Kepala Staisun Meteorologi Klas I Sultan Thaha Jambi, Addi Setiadi melalui keterangannya mengimbau masyarakat di Jambi harus berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrem saat ini.
“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di seluruh wilayah Provinsi Jambi,” kata
Ia mengatakan jika terjadi terjadi peningkatan curah hujan dengan kategori lebat dan sangat lebat tidak menutup kemungkinan akan terjadi longsor, terutama di daerah Jambi bagian barat yang meliputi daerah Merangin, Jangkat, Kerinci, Sungaipenuh, Bungo, dan Sarolangun.
Selanjutnya untuk sepanjang daerah aliran sungai (DAS) yang ada di Jambi, termasuk DAS Batanghari juga harus diwaspada terjadinya banjir dari luapan air sungai. Sementara untuk di daerah sepanjang jalan protokol atau daerah lain yang banyak terdapat pohon lebat dan rindang juga perlu diwaspadai.
“Masyarakat diimbau agar waspada terhadap dampak yang timbul, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan pohon tumbang,” pungkasnya.
Sementara rilis dari situs resmi BMKG, Rabu (22/1) siang juga memperingatkan kewaspadaan akan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang pada pagi dan siang atau sore hari di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
https://www.bmkg.go.id/cuaca/prakiraan-cuaca-indonesia.bmkg?Prov=09&NamaProv=Jambi
Atas peringatan ini pihak pemerintah harus segera mengantisipasi dampak bencana dengan memperkuat sistem komando darurat bencana, terlebih saat ini telah memasuki musim puncak penghujan. (red)

Sumber : liputan6.com | BMKG

Baca Juga:   Kabut Asap Kembali Selimuti Kota, BMKG Beri Peringatan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here