Beranda Kota Jambi Polresta Jambi Amankan Puluhan Ponsel Ilegal Beserta Penjual

Polresta Jambi Amankan Puluhan Ponsel Ilegal Beserta Penjual

105
Puluhan ponsel ilegal yang disita Polresta Jambi, Jumat (18/12/2020).

JSICOM, Jambi – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Jambi, berhasil mengungkap kasus perdagangan handphone ilegal. Satu tersangka yang diamankan berinisial DS (25).

DS merupakan warga Kampung Jaya Lama, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukit Tinggi, Sumbar.

Terungkapnya kasus ini berawal dari informasi warga yang masuk ke Unit Tipiter yang menyatakan telah terjadi penjualan handphone ilegal pada Kamis 17 Desember 2020 sekitar pukul 17.40 Wib lokasi di Jalan Kol Amir Hamzah, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kemudian Unit Tipidter Satreskrim Polresta Jambi langsung turun ke lokasi dan mengamankan berbagai jenis dan merek hp.

“Adapun barang bukti yang disita yaitu sebanyak 41 unit handphone berbagai merek diantaranya, 13 unit Apple iPhone 7, sebanyak 6 unit iPhone 7+, sebanyak 6 unit Apple iPhone XR, sebanyak 9 unit iPhone X, 4 Apple 8+, satu unit Apple 1phone XS, Samsung note 9 dan Samsung S10+, serta 6 kotak kemasan handphone berbagai merek Apple iPhone, dan 20 unit headset,” ujar Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian SIK yang disampaikan melalui Kasat Reskrim AKP Handres SH, S.I.K. saat Konferensi Pers di Lobby Satreskrim Polresta Jambi, Jumat 18 Desember 2020.

Kasat Reskrim AKP Handres menjelaskan, penjualan handphone ilegal tersebut sudah beroperasi sejak bulan Juli 2020. Sampai saat ini telah terjual sekitar 550 unit handphone dari berbagai merek.

“Handphone tersebut berasal dari Negara Singapura masuk ke Indonesia melalui Provinsi Sumbar, kemudian dipasarkan Provinsi Jambi,” ungkapnya.

Ia mengatakan, penjualan ini tidak memenuhi standar dan tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan dan perundang-undangan, serta tidak memiliki izin usaha.

“Barang tersebut tentunya dijual dengan harga dibawah standar dan negara mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp825 juta,“Jelasnya.

Baca Juga:   Waspada! Ratusan Warga Jambi Terjangkit DBD, Dua Orang Meninggal

Atas perbuatanya pelaku dijerat pasal 62 ayat 1 J0 pasal 8 ayat 1 huruf a.i.j UU nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan pasal 104 jovpasal 6 ayat 6 ayat 1 atau pasal 106 Jo pasal 24 ayat 1 UU nomor 7 tahun 2014 tentang perdagangan dengan acaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here