Beranda NASIONAL Peserta Kartu Prakerja Bakal Terima Insentif Sebesar Rp3.550.000, Berikut Cara Daftarnya!

Peserta Kartu Prakerja Bakal Terima Insentif Sebesar Rp3.550.000, Berikut Cara Daftarnya!

2170
JSICOM, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mempercepat realisasi program Kartu Pra Kerja secara nasional. Hal ini dilakukan untuk mengatasi banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) imbas wabah virus corona (Covid-19).
Kartu Pra Kerja 2020 akan segera dirilis pemerintah secara nasional dalam waktu dekat. Kartu Pra Kerja diuji coba terlebih dahulu di 3 daerah yakni Batam, Manado, dan Bali.
Terbaru, pemerintah memutuskan menambah anggaran Program Kartu Pra Kerja dari semula Rp 10 triliun, menjadi Rp 20 triliun. Nilai manfaat yang diterima peserta juga akan meningkat. Masing-masing bakal mendapatkan Rp 3.550.000 selama menjalani program tersebut.
Jika dirinci, insentif tersebut meliputi biaya bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000, lalu insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000.

Bagaimana cara daftar Kartu Pra Kerja?

Syarat penerima Kartu Pra Kerja adalah Warga Negara Indonesia yang berusia minimal 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal.
Dalam tahapan ini, peserta perlu melakukan penginputan data dan seleksi online. Petugas Pengantar Kerja/Antar Kerja di Disnaker mendampingi peserta untuk mendaftar melalui website secara kolektif dan melakukan seleksi online berdasarkan kemampuan dasar dan motivasi.
Untuk pendaftaran peserta Kartu Pra Kerja bisa dilakukan secara online di laman Prakerja.go.id. Pendaftaran Kartu Pra Kerja akan dibuka pada awal April (daftar Kartu Pra Kerja).
Tujuan percepatan program Kartu Pra Kerja dilakukan untuk meningkatkan daya beli yang menyasar para pekerja korban PHK, pekerja yang mengalami penurunan pendapatan, maupun mereka yang belum mendapatkan pekerjaan (pencari kerja).
Skema “gaji” dan pelatihan Kartu Pra Kerja
Dana tersebut akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 3-4 bulan yang masuk ke dompet digital atau e-wallet peserta program tersebut jika telah diterima segera setelah selesai proses daftar Kartu Pra Kerja Online.
Peserta program lalu bisa mengikuti pelatihan yang disyaratkan industri yang ada dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) yang di dalamnya ada berbagai pilihan Balai Latihan Kerja (BLK).
Peserta memilih pelatihan dari layanan Sisnaker dan bayar menggunakan saldo Kartu Prakerja paling mahal atau maksimal Rp 3 juta untuk online, dan maksimal Rp 7 juta untuk offline.
Setelah selesai mengikuti pelatihan, baik online ataupun offline, peserta program nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga yang diikutinya.
Pembayaran hingga pemilihan tempat pelatihan peserta Kartu Pra Kerja dilakukan dengan menggandeng sejumlah marketplace dan situs-situs yang menyelenggarakan pelatihan digital.
Beberapa di antaranya seperti Bukalapak, Tokopedia, Skill Academy, Pintaria, Pijar, Maubelajarapa, dan Sekolahmu. Sementara untuk mitra pembayarannya menggunakan Link Aja, OVO, dan Bank BNI.
Hingga saat ini, terdapat delapan platform marketplace yang bakal menjadi perantara antara lembaga pelatihan dan pencari kerja. Kedelapan platform tersebut adalah Tokopedia, Bukalapak, Skill Academy by Ruangguru, MauBelajarApa, HarukaEdu, PijarMahir, Sekolah.mu dan Sisnaker.
Kapan pendaftaran Kartu Pra Kerja, sebaiknya calon peserta selalu meng-update informasi di Prakerja.go.id.

 

Baca Juga:   Jambi Dapat Bantuan Bedah Rumah Sebanyak 4.500 Unit

 

Sumber: kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here