JAMBISIBER,Tanjabbarat – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diminta memperhatikan kesempatan kerja bagi warga lokal. Hal ini dilihat sedikitnya tenaga kerja lokal yang diterima perusahaan besar yang beroperasi di Daerah Tanjab Barat

“Ini isu penting yang harusnya ditindaklanjuti secara serius. Kami tentu tidak melarang siapa pun bekerja di daerah kami, namun ada ruang khusus juga yang diberikan pada putra daerah,” terang Harison, warga Tanjab Barat yang berstatus Mahasiswa disalah satu Perguruan Tinggi di Kota Jambi, Kamis (31/10/2019).

Menurutnya, persoalan kesempatan kerja bagi warga lokal sedianya menjadi atensi khusus pemerintah daerah, terutama Peraturan Bupati Tanjab Barat Nomor 63 Tahun 2018 tentang peran serta perusahaan dalam pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja lokal.

“Di peraturan tersebut, bahwa perusahaan harus mempekerjakan tenaga kerja lokal sebanyak-banyaknya. Bahkan telah di buat Mou antara Pemkab Tanjab Barat dengan perusahaan tentang rekrutmen dan pemberdayaan tenaga kerja lokal tahun 2019. Namun, pada kenyataannya, perusahaan itu masih sedikit memperdayakan tenaga kerja lokal, ini sangat disayangkan,”ujar pemuda kelahiran Tungkal ulu ini.

Ia meminta, untuk seluruh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Tanjab Barat untuk mendahulukan kesempatan bagi pekerja lokal. Dan meminta kepada Pemda selalu memperhatikan tenaga kerja lokal.

Dilansir dari website resmi Pemkab Tanjab Barat, disebutkan berdasarkan pengumuman laporan tentang penempatan tenaga kerja lokal pada perusahaan dalam wilayah Kabupaten Tanjab Barat nomor 562.51/661/Naker, disebutkan;

Menindaklanjuti Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja lokal. Peraturan Bupati Tanjab Barat Nomor 63 Tahun 2018 tentang peran serta perusahaan dalam pemberdayaan dan penempatan tenaga kerja lokal dan nota kesepahaman Momerandum Of Understanding (MOU) antara Pemkab Tanjab Barat dengan perusahaan tentang, rekrutmen dan pemberdayaan tenaga kerja lokal tahun 2019.

Baca Juga:   Ini Cerita Tragis Dibalik Meninggalnya Suami Isteri Yang Terpanggang di Senyerang

Sehubungan dengan hal tersebut, telah dilaporan oleh perusahaan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanjab Barat tentang penempatan tenaga kerja lokal sampai Bulan Oktober 2019, diantaranya:

1. PT. Fortius Wajo Perkebunan, penempatan 3 orang
2. PT. Lontar Papyrus Pulp & Paper Industri, penempatan 23 orang
3. PT. Samco Indonesia, penempatan 1 orang
4. PT. Sumbertama Nusa Pertiwi (SNP), penempatan 143
5. PT. MESCO, penempatan 24 orang
6. PT. Mitra Sawit Jambi (MSJ), penempatan 3 orang
7. PT. Citra Koprasindo Tani (CKT), 3 penempatan orang
8. PT. Dua Raja Balohan, penempatan 220 orang
9. PT. Jonathan Agung Bersaudara, penempatan 4 orang
10.PT. Persada Alam Jaya, penempatan 2 orang

Jumlah total penempatan sampai Bulan Oktober 2019 sebanyak 426 orang. [red/jambisiber]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here