Beranda DAERAH Pelaku Investasi Bodong di Jambi Tertangkap, Kerugian Korban Capai Rp2,1 Miliar

Pelaku Investasi Bodong di Jambi Tertangkap, Kerugian Korban Capai Rp2,1 Miliar

130

JAMBISIBER.COM – Dirreskrimsus Polda Jambi berhasil menangkap pelaku investasi bodong yang telah merugikan sebanyak 385 orang warga di Jambi. Satu orang pelaku berinisial RJ berhasil diringkus.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Sigit Dany Setiono mengatakan, pelaku RJ berhasil diringkus di daerah Jember Jawa Timur dan langsung dibawa ke Mapolda Jambi.

“Kami laksanakan penangkapan dan penahanan tersangka yang berdomisili di Jember, saat ini kami lakukan penahanan di rutan Polda Jambi,” Kata Sigit di ruang Mapolda Jambi, Jum’at 19 Maret 2021.

Menurutnya, tersangka berperan menjadi perantara, membuka rekening di salah satu Bank yang ada di Indonesia, tujuannya untuk menampung aliran dana yang akan di transfer oleh peserta yang ikut Share Result (SR).

“Share Result ini merupakan kegiatan money game, merupakan skema ponsi (permainan uang) yang di kelola sedemikian rupa, sehingga memberikan keuntungan yang tidak wajar kepada peserta dan menjadi daya tarik bagi peserta,” ungkapnya.

“Skema ponsi itu tergantung kepada perekrutan anggota anggota baru, selagi masih ada peserta yang di rekrut, maka ini akan tetap berjalan, tetapi ini metode semacam gali lobang tutup lobang, ini yang harus di pahami masyarakat,” terangya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Sigit mengatakan jumlah korban mencapai 385 orang, yang sebagian besar berada di Provinsi Jambi dan selebihnya ada di luar Provinsi Jambi.

“Jumlah kerugian yang terdata dari seluruh peserta, berkisar Rp2,1 Miliar, barang bukti sudah kami amankan, beberapa handphone, kartu perdana (sim card), buku tabungan (ATM) dan uang hasil keuntungan yang di peroleh oleh pelaku RJ,” Terangnya.

Saat di tanyakan tentang hubungan tersangka RJ dengan pemilik SR yang ada di Malaysia, Kombes Pol Sigit menjelaskan bahwa pelaku R tidak memiliki hubungan langsung dengan pelaku (pemilik), namun pelaku R pernah bekerja di Malaysia dan pernah mengenal pelaku yang ada di Malaysia.

Baca Juga:   Hutan Terus Dijarah, Suku Anak Dalam di Jambi Makin Tersingkir

“Saat ini kami sudah pada titik kerjasama dengan Kemenkumham yang di pasilitasi oleh Divisi Hubungan Internasional (Divhub inter) Mabes polri, saat ini kita bekerjasama melalui mutualegalassisten, dengan pemerintah Malaysia, baik melalui birokratik channel, maupun police to police dan interpol channel,” pungkasnya.

Reporter: Eric

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here