JAMBISIBER.COM, Jakarta – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengimbau seluruh komponen bangsa dan para elite politik untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal ini, menurutnya merupakan pesan penting yang tersirat pasca-pengumuman hasil kabinet Indonesia Maju. Pasti ada yang tidak puas, namun harus disambut baik.

“Dengan mengajak rivalnya ke kabinet, tentu saja pilihan yang bijak demi kemajuan bangsa dan kerelaan Prabowo juga harus dihargai,” kata Bamsoet sapaan Bambang Soesatyo kepada wartawan, Sabtu (26/10).

Menurutnya, kondisi politik ini harus menjadi tradisi politik di Tanah Air. Meski berbeda, namun untuk kepentingan bangsa. “Kita harus rela mengenyampingkannya. Dari dua tokoh bangsa itu kita perlu belajar,” katanya.

Yang terpenting saat ini adalah bahwa kita semua harus tetap menjaga kondusifitas dalam ikatan persatuan dan kesatuan.

“Jangan sampai kita sendiri yang justru mengganggu dengan mengeluarkan statement yang kontraproduktif dengan sikap presiden. Jangan sampai para elite Kita lebih sibuk mengurusi politiknya dibanding memberikan kesempatan keduanya untuk bekerja,” ujar mantan Ketua DPR RI itu.

Bamsoet mendorong para elite untuk menahan diri dengan tidak mengeluarkan pernyataan yang tidak produktif agar suasana kebersamaan kita sebagai bangsa tetap terjaga.

Agenda penting dan mendesak saat ini adalah fokus 100 hari kerja dari para menteri harus menjadi perhatian semua. Seratus hari ke depan adalah kerja nyata bukan lagi retorika. Situasi politik, menurut Bamsoet, relatif sudah lebih stabil dengan berakhirnya masa pemilu, pelantikan presiden dan pengumuman kabinet.

“Agenda saat ini yang penting adalah menyiapkan berbagai perangkat payung hukum untuk memudahkan kegiatan usaha, pendidikan dan ikatan sosial,” tandasnya. (jpnn)

Baca Juga:   Fachrori Umar Resmi Dapat Dukung dari Hanura di Pilgub Jambi 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here