JSICOM, JAMBI — Menghadapi dampak virus corona virus yang mulai menyebar di Indonesia, membuat sejumlah tempat wisata di Provinsi Jambi terpaksa ditutup. Diantaranya Situs Candi Muaro Jambi dan Wisata Gunung Kerinci. Dua objek wisata ini ditutup sementara waktu.
Penangguhan tersebut dilakukan selama dua pekan, terhitung sejak Selasa (17/3) hingga Senin (29/3).
Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Tamen Sitorus, mengatakan, penutupan jalur pendakian Gunung Kerinci berlaku mulai Selasa (17/3).
“Penutupan jalur pendakian ini berlaku baik melalui Pos R10 Kersik Tuo maupun Camping Ground Bangun Rejo,” kata Tamen Rabu (18/3/2020)
Selain Gunung Kerinci, pihaknya juga menutup sementara akses menuju enam lokasi wisata lainnya dalam TNKS. Keenam kawasan wisata yang dimaksud adalah Danau Gunung Tujuh, Danau Kaco, Bukit Tapan, Danau Bontak, dan Bumi Perkemahan Madapi di Kabupaten Kerinci, serta Bukit Sulap di Lubuk Linggau.
Selain wisata alam, penutupan tempat wisata juga dilakukan pada Situs Muaro Jambi di Kabupaten Muaro Jambi. Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi Iskandar mengatakan, penutupan dilakukan untuk semua kawasan cagar budaya tersebut.
”Ditutup sampai dengan 29 Maret,” kata Iskandar. Selasa kemarin, tim menyemprotkan disinfektan di Museum dan kompleks Candi Gumpung.
Situs Candi Muaro Jambi (net)
Kompleks Candi Kedaton yang merupakan bagian dari Situs Muaro Jambi di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.
Juru bicara Asosiasi Agen Perjalanan (Asita) Provinsi Jambi Roy Mardianto memprediksi arus kunjungan wisatawan mancanegara terus menurun sejak merebaknya penyakit Covid-19. Selama ini, Situs Muaro Jambi yang merupakan warisan Buddha abad VII hingga XIV merupakan tumpuan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jambi.
Apalagi, menjelang perayaan Waisak bulan Mei, kunjungan wisatawan dari Asia biasanya meningkat. Muaro Jambi merupakan salah satu tujuan utama kunjungan umat Buddha.
Berdasarkan data BPCB Jambi, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang Februari lalu turun dibandingkan Januari. Total pengunjung pada Februari 6.724 orang, dengan rincian 6.607 wisatawan lokal dan 117 wisatawan mancanegara.
Bulan sebelumnya, Januari 2020, total kunjungan 15.734 orang dengan rincian 15.671 wisatawan lokal dan 63 wisatawan mancanegara. Wisatawan mancanegara berasal dari Australia 26 orang, Singapura 16 orang, Nepal 9 orang, Tibet 8 orang, serta India dan Hong Kong masing-masing 2 orang.

 

Baca Juga:   Pangdam II Sriwijaya Gelar Apel Siaga dan Pelatihan Pencegahan Karhutla di Geragai

 

Sumber: kompas.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here