JSICOM, Jambi – Untuk menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Jambi serta sebagai bukti kinerja kepolisian dalam memberantas narkoba, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi memusnahkan Narkotika jenis shabu sebanyak 15 kilogram dan ganja sebanyak 28 kilogram, di Lapangan Polda Jambi, Selasa (18/2) pagi.
Pemusnahan barang bukti tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, yang didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Pol Dul Alim dan Ditresnarkoba Polda Jambi, Kombes Pol Eka Wahyudianta serta pejabat lainnya.
Irjen Firman dalam sambutannya mengatakan, pemberantasan narkoba bukan hanya bicara tentang penegakan hukum terhadap para pelaku saja melainkan juga untuk menyadarkan para pengguna.
“Yang perlu kita tekankan bagaimana mencegahnya, agar tidak menjadi korban dan terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba,”ujarnya.
Menurut Firman, dari hasil penelitian yang dilakukan oleh BNN dan LIPI tahun 2019, Provinsi Jambi mendapat peringkat ke-26 dari 34 Provinsi dengan jumlah pecandu narkoba terbanyak.
Penggunaan narkoba di Jambi mengalami penurunan signifikan selama dua tahun terakhir, bila dibandingkan dengan tahun 2017 yang menempatkan Provinsi Jambi pada peringkat ke 4 nasional.
“Selayaknya kita patut bersyukur atas pencapaian ini, namun kita tidak boleh terlena dan tetap berupaya keras agar kedepan wilayah Provinsi Jambi terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba,”sebut Firman
Firman menambahkan, apalagi Jambi saat ini berada pada wilayah perlintasan narkoba dan obat-obatan terlarang
“Tiga bulan terakhir Polda Jambi telah mengungkap peredaran narkoba jenis shabu, ganja, ekstacy dan happy five, sebagai hasil dari kegiatan penegak hukum yang dilakukan,”ungkapnya.
Menurut dia, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara masif tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, untuk itu perlu peran aktif bersama antara pemerintah, elemen masyarakat maupun insan Pers dalam mengkampanyekan tentang bahaya narkoba kepada masyarakat
“Mulai dari keluarga kita, lingkungan sekitar tempat tinggal dan masyarakat Jambi secara luas,” sebut Firman.
Dikatakannya, pemusnahan barang bukti hari ini dilaksanakan merupakan salahsatu ketentuan hukum yang harus dilakukan penyidik sebagai bagian dari proses penyidikan. Sekaligus merupakan bukti akuntabilitas dan transparansi tugas Polri dalam memperlakukan barang bukti narkoba yang disita dari tersangka. Hal ini juga untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul tentang mana saja barang bukti yang disita.
“Semua elemen masyarakat kami yakinkan, bahwa semua barang yang disita dimusnahkan setelah ada penetapan dari ketua pengadilan,”tambahnya.
Selain itu katanya, kegiatan hari ini juga dilakukan dalam rangka persiapan operasi anti narkotika (Antik) 2020 Polda Jambi yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2020 mendatang.
Pemusnahan barang bukti narkoba hari ini sesuai dengan ketentuan pasal 21 ayat 2 UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, barang bukti yang berhasil dilakukan penyitaan harus segera dilakukan pemusnahan dan disisihkan sebagian guna kepentingan pembuktian di sidang pengadilan.
Kapolda Irjen Pol Firman Shantyabudi ikut memusnahkan narkotika jenis shabu (Foto Ron’s/jsicom)
Barang bukti yang dimusnahkan hari ini adalah 15.507,47 gram narkotika jenis shabu atau kurang lebih sebanyak 15,507 kilogram dan 28.057,684 gram narkotika jenis ganja.
“Saya selaku pimpinan Polda Jambi mengucapkan terimakasih kepada anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi yang berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku, sehingga apabila kita hitung dengan jumlah yang disita, kita bisa menyelamatkan 238.243 jiwa,”ungkapnya.
Ia mengucapkan terimakasih atas sinergitas dan kerjasama instansi terkait tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh unsur masyarakat sangat diharapkan dalam upaya memberantas dan memutus jaringan peredaran gelap narkoba di Provinsi Jambi.
“Mari kita terus bekerjasama, bekerja sekuat tenaga menjadikan Provinsi Jambi bebas dari kejahatan narkotika,”tandasnya. (Ron)
Baca Juga:   Corona Belum Mereda, Pelajar di Jambi Tetap Belajar di Rumah Hingga 6 Juni 2020

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here