JSICOM, JAMBI – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Dr Johanis Tanak, S H, pada hari ini Kamis 4 Febuari 2021, kembali diserbu di kantornya oleh sejumlah masyarakat Jambi yang tergabung dalam, LSM Akram dan LSM LMPP.

Kedatangan kali kedua LSM Akram ini bertujuan sama, yaitu kembali meminta pihak kejaksaan tinggi Jambi untuk mengusut hingga tuntas dugaan korupsi pada proyek penimbunan tanah di lokasi Pasar Kelurahan Sengeti Kabupaten Muaro Jambi, tahun anggaran 2019, dua ribu dua puluh lalu.

Selain itu, dugaan korupsi pada pembangunan jembatan di Sungai Rotan, Pembangunan Jalan di simpang Spintun, dan dugaan pemalsuan tanda tangan seorang pegawai di Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Pemukiman Rakyat Kabupaten Muaro Jambi, oleh oknum yang punya kepentingan guna untuk melakukan pencairan anggaran penimbunan Pasar Sengeti itu.

Usai menyampaikan aspirasinya, 5 orang perwakilan dari pengunjuk rasa ini termasuk juga media di dalamnya, diperkenankan masuk oleh Kajati, untuk duduk bersama guna membicarakan persoalan besar yang dijadikan alasan pendemo untuk turun aksi di depan kantor penegak hukum ini.

Alhasil Johanis Tanak, atau Kajati Jambi, meminta waktu kepada rekan-rekan LSM, agar pihaknya bisa bermusyawarah secara internal terlebih dulu untuk turun langsung ke lokasi yang dimaksud.

“Tujuannya adalah agar persoalan ini cepat ditindak tegas,” ucap tegas Johanis Tanak, dihadapan perwakilan masyarakat.

Reporter: Eric

Baca Juga:   Danrem 042/Gapu bersama Forkopimda Sambut Kedatangan Kapolda Jambi yang Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here