Beranda RELIGI Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19, Kemenag Imbau di Rumah Saja

Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19, Kemenag Imbau di Rumah Saja

206
Ilustrasi
JSICOM — Umat Islam di Indonesia hari ini Minggu (24/5/2020) merayakan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriyah. Namun, hari raya kali ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya.
Pemerintah menyarankan lebaran bersama keluarga inti di rumah dan tidak perlu menerima tamu untuk mencegah penularan virus corona
“Mungkin tamu yang datang membawa virus, karena banyak sekarang orang tanpa gejala,” kata Menteri Agama, Fachrul Razi dalam keterangan pers secara langsung di laman YouTube BNPB, Kamis (21/05) lalu.
Imbauan ini dikeluarkan di tengah sikap sebagian masyarakat yang belakangan dilaporkan cenderung “longgar”, walaupun kebijakan pembatasan sosial masih berlaku.
Belakangan dilaporkan terjadi kerumunan orang di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, yang dikhawatirkan terjadi pelonjakan kasus setelah Lebaran.
Lebih lanjut Menteri Agama mengatakan, silaturahmi dapat digelar melalui media sosial dan tidak harus bertemu secara fisik.
“Silaturahmi bukan karena kedekatan fisik, tapi karena kedekatan batin,” ujar Fachrul. “Banyak medsos yang tersedia sekarang contoh melalui HP pun bisa.”
Di Indonesia, selama Lebaran, ada tradisi saling berkunjung ke keluarga besar, tetangga, atau rekanan.
Praktik seperti ini kemungkinan besar akan berkurang selama wabah, walaupun tidak ada jaminan akan hilang sama-sekali.
Fahcrul Razi kembali mengingatkan agar umat Islam tetap mematuhi protokol kesehatan selama lebaran.
“Ibadah dan silaturahmi bisa dilakukan di rumah saja. Kegembiraan jangan sampai hilang tetapi tetap harus terhindar dari COVID-19,” katanya.

 

Sumber: bbc.com

Baca Juga:   Malam ini Awal Tarawih, Ini Keutamaannya Mulai dari Malam Pertama Hingga Hari Ke-30

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here