Beranda Batanghari Indah Banget! Camping di Pinggir Danau Ugo Bikin Betah Berlama-lama

Indah Banget! Camping di Pinggir Danau Ugo Bikin Betah Berlama-lama

Begitu indah terlihat tenda-tenda pengunjung berdiri di sela-sela pohon dikawasan Danau Ugo saat malam hari. (Foto Istimewa)
DANAU menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. Selain karena keindahan alam yang disuguhkan, danau juga bisa dijadikan tempat untuk melepas penat dari hiruk piruk aktivitas di perkotaan.
Ada banyak sekali danau yang terbentuk secara alami dan memiliki daya tarik tersendiri. Sehingga ketenangan air danau seakan menghinoptis seseorang untuk mengunjunginya.
Seperti danau yang terletak di Kabupaten Batanghari ini tepatnya di Desa Aur Gading Kecamatan Batin XXIV. Airnya tenang dan relatif belum terkontaminasi pencemaran lingkungan. Warnanya pekat mengandung endapan humus menjadikan danau ini habitat untuk ikan-ikan air tawar endemik khas Jambi, seperti seluang, lambak dan ikan air tawar lainnnya.
Danau Ugo wisata alam yang wajib dikunjungi (Foto Istimewa)
Itulah Danau Ugo namanya yang membentang seluas 24 hektar sebuah danau yang terbentuk secara alami. Mungkin namanya terlalu kecil untuk dimasukkan kedalam bentangan peta nasional Indonesia. Meski begitu, keaslian alamnya tidak bisa diremehkan, kondisi alamnya yang masih terjaga, dan ketenangan suasananya, sangat pas bagi penyuka wisata khusus di alam bebas yang otentik.
Nah, penasarankan! Bagi yang ingin mengunjunginya menuju ke lokasi danau ini dari pusat kabupaten memakan waktu 60 menit perjalan dengan menggunakan sepeda motor, atau sekitar 190 kilometer dari Kota Jambi dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan.
Memang cukup jauh namun kelelahan pengunjung setidaknya akan terobati ketika menyaksikan alaminya Danau Ugo.
Selain itu sebelum sampai ke lokasi danau ini, akan menemukan jembatan gantung yang juga memiliki view yang tak kalah indah. Lokasi ini sangat cocok untuk dijadikan lokasi foto sebelum sampai ke Danau Ugo.
Keramahan masyarakat sekitar akan begitu terasa ketika menginjakkan kaki di Desa Aur Gading. Oleh masyarakat setempat, Danau ini sangat dijaga keasriannya, airnya yang jernih dan alamnya yang hijau akan memberikan suasana relaks dan sangat mengesankan.
Memang dari segi fasilitas tempat ini masih terbilang sangat minim. Tak ada penginapan, tempat makan ataupun fasilitas lainnya. Walau begitu, kealamian tempat ini akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung.
Bagi yang ingin kemah, maka di sekitar danau ini sangat cocok jadikan salah satu lokasi camping ground yang amat menarik. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati keindahan danau dengan menggunakan perahu masyarakat setempat.
Suasana alam yang asri Danau Ugo sangat cocok dijadikan tempat camping. (Foto Istimewa)
Meski belum banyak yang tahu, Danau Ugo merupakan salah satu karunia Tuhan yang harusnya kita syukuri dan jaga bersama. Untuk itu bagi yang penasaran dengan danau ini, mari kunjungi si cantik kebanggaan Batang Hari ini.
Potensi Besar, Sayang Wisata Danau Ugo Belum Ditangani Serius
Pengembangan objek wisata Danau Ugo di Desa Aur Gading, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batang Hari perlu dukungan keseriusan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar untuk menjadi andalan agar ramai dikunjungi wisatawan.
Deni, tokoh pemuda setempat, saat ditemui di lokasi objek wisata Danau Ugo, Jumat (14/2), mengungkapkan harapannya agar Pemkab Batang Hari melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membenahi objek wisata Danau Ugo ini.
Dia mengatakan objek wisata Danau Ugo sudah lama tidak mendapatkan perhatian pemerintah daerah setempat, padahal objek wisata ini menyimpan potensi dan keindahaan alam yang dapat memikat wisatawan.
Para komunitas mengajak bersama untuk menjaga dan merawat alam Danau Ugo agar bisa terjaga keasriannya. (Foto Istimewa)
Menurut dia, Danau Ugo punya potensi serupa dengan danau lain yang ada di Indonesia. “Objek wisata ini bisa dijual dari sisi keindahannya, tinggal dikembangkan saja,” katanya pula.
Ia menuturkan, sangat disayangkan jika potensi wisata diabaikan. Selain dapat memajukan daerah juga dapat menambah pendapatan ekonomi masyarakat setempat.
Danau Ugo dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai tempat memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari, seperti menjaring dan menjala ikan.
Dia tidak memungkiri kondisi sepi kunjungan wisatawan ke objek wisata danau itu, karena tidak ada jaminan keamanan serta kurangnya perhatian pemerintah kabupaten. Karena itu, dia berharap dengan digelarnya kegiatan aksi sosial bersih sampah bersama di Danau Ugo yang diikuti para komunitas motor se-Batanghari, Sabtu (8/2) lalu, seharusnya menjadi momentum perbaikan pada objek wisata Danau Ugo.
Aksi sosial bersih-bersih serta penanaman pohon di Danau Ugo oleh para komunitas serta pecinta alam Batanghari. (Foto Istimewa)
Aksi sosial bersih-bersih serta penanaman pohon di Danau Ugo oleh para komunitas serta pecinta alam Batanghari. (Foto Istimewa)
“Gerakan bersih-bersih danau sudah dilakukan yang tadinya di lokasi danau itu kotor dan sampah berserakan, sekarang sudah mulai terlihat bersih tinggal dilanjutkan saja pengelolaannya baik fasilitas maupun keamanannya,” katanya lagi.
Menurut keterangan warga sekitar, konon air telaga begitu jernih dan bebas pencemaran, udara yang sejuk, dan dengan suasana yang masih sangat alami. Berbeda dengan kondisi saat ini, banyaknya sampah tumbuhan kering memenuhi sudut-sudut danau dan terlihat terbengkalai dan tidak terurus.
Untuk itu masyarakat sangat mengharapkan perhatian pemerintah dan pihak setempat, baik Pemerintah Daerah (Pemda) maupun Pemerintah Provinsi (pemprov) untuk dapat menyalurkan dana pembangunan desa agar dapat mengembalikan warisan leluhur berupa kekayaan alam yang pernah menjadi idola di daerah tersebut.
Terlepas dari penanganan pemerintah, warga sekitar obyek wisata alam agar dapat bersama-sama menjaga habitat dan keasrian Danau Ugo dengan menjadikan kekayaan yang terpendam di daerah mereka untuk melestarikan dan mengembalikan keaslian wisata alam secara bergotong royong dengan rasa turut memiliki dan bertanggung jawab untuk mempertahankannya.
(Ron)
Baca Juga:   Nekat Mudik, 3 Bus dan Mobil Pribadi Dipaksa Putar Balik di Perbatasan Jambi Palemban

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here