Beranda Muaro Jambi Kapolres Muaro Jambi Akan Tindak Tegas Personil yang Tak Netral, ini 14...

Kapolres Muaro Jambi Akan Tindak Tegas Personil yang Tak Netral, ini 14 Poin yang Harus Dilaksanakan

301

JSICOM, Muaro Jambi – Kepala Kepolisian Resot (Kapolres) Muaro Jambi menginstruksikan kepada seluruh jajaran Polri untuk netral dalam Pilkada serentak tahun 2020 yang akan digelar pada tanggal 09 Desember 2020 besok.

Berdasarkan surat telegram Polri, Polda Jambi meneruskan kepada jajaran untuk menekankan netralitas dalam Pilkada serentak nantinya.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa ada 14 poin penting yang harus dilaksanakan dalam netralitas anggota polri di antaranya adalah :

1. Dilarang mendeklarasikan calon kepala daerah.

2. Dilarang memberikan, meminta/mendistribusikan janji dan hadiah, sumbangan dalam bentuk apapun.

3. Dilarang menggunakan/memasang atau menyuruh orang lain untuk memasang atribut pilkada.

4. Dilarang menghadiri, menjadi pembicara/narasumber pada kegiatan deklarasi, rapat, kampanye dan pertemuan partai politik kecuali PAM berdasarkan perintah Tugas.

5. Dilarang mempromosikan, menanggapi dan menyebarluaskan gambar/foto bakal Paslon kepala daerah melalui media massa, media online, dan medsos.

6. Dilarang melakukan foto bersama dengan bakal calon kepala daerah, masa dan simpatisan.

7. Dilarang foto/selfi di medsos dengan gaya mengacungkan jari telunjuk, jari jempol l, maupun dua jari membetuk ā€œVā€ yang berpotensi dipergunakan oleh pihak tertentu menuding keberpihakan ketidaknetralan polri.

8. Dilarang memberikan dukungan politik dan keberpihakan dalam bentuk apapun kepada Paslon kepala daerah.

9. Dilarang menjadi pengurus/anggota Tim sukses pasangan calon kepala daerah.

10. Dilarang menggunakan kewenangan atau membuat keputusan dan atau tindakan yang dapat menguntungkan atau merugikan kepentingan politik parpol.

11. Dilarang memberikan fasilitas dinas maupun pribadi untuk kepentingan politik.

12. Dilarang melakukan kampanye hitam (Black campaign) dan menganjurkan untuk golput.

13. Dilarang memberikan informasi kepada siapapun terkait dengan hasil penghitungan suara.

14. Dilarang menjadi panitia umum pemilu, anggota komisi umum (KPU), dan panitia pengawasan pemilu (Panwaslu).

“Dari 14 yang dilarang tersebut, saya selaku Kapolres Muaro Jambi menekankan tegas kepada seluruh personil jajaran Polres Muaro Jambi untuk mematuhi dan tidak melanggar. Apabila nantinya ketahuan serta melanggar netralitas polri dalam pilkada, nanti akan kita tindak tegas,ā€ ujar Kapolres.

Baca Juga:   1.996 Tenaga Kesehatan akan di Vaksin, Polres Muaro Jambi Siap Kawal

“Selain itu, saya juga berkomitmen untuk mensukseskan pilkada serentak nantinya dengan tetap mengikuti protokol kesehatan penanganan Covid-19,” tegasnya.***

Reporter: Eric

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here