JSICOM, JAMBI — Jenazah seorang anak usia 6 tahun diduga suspek COVID-19 di Jambi diambil paksa pihak keluarganya.

Pengambilan paksa jenazah tersebut terjadi
di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi, pada Selasa 1 September 2020 sekira pukul 10.30 WIB.

Baca juga: Ayo Pakai Masker Sebagai Budaya Gaya Hidup Baru di Masa Pandemi COVID-19

Jenazah anak berusia 6 tahun tersebut sempat hendak dimakamkan dengan protokol kesehatan Covid-19 setelah berdasarkan hasil rapid test, pasien tersebut dinyatakan reaktif Covid-19.

Tim Gugus Covid-19 Provinsi Jambi langsung melakukan monitoring dan koordinasi ke RSUD Raden Mattaher Jambi terkait adanya penjemputan paksa pasien meninggal yang diduga suspek covid-19 oleh keluarga pasien tersebut.

Baca juga: Innalillahi, Pasien Suspect Corona di Tanjab Barat Meninggal Dunia, Ini Riwayatnya

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah dalam keterangannya membenarkan tejadi penjemputan paksa terkait pasien suspek Covid-19 yang meninggal di Provinsi Jambi, Selasa 1 September 2020.

“Pasien yang meninggal tersebut berinisial IL, usia 6 tahun, jenis kelamin laki-laki, beralamat di Jalan Kapten Pattimura No 134 Kelurahan Rawasari, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi,” kata Johansyah.

Baca juga: Satu Warga Tebo Meninggal Dunia Karena Covid-19, Ini Riwayat Perjalanannya

Johansyah menyampaikan, kronologisnya, pada hari Senin Tanggal 31 Agustus 2020 sekira pukul 21.00 WIB, pasien tiba di IGD RSUD Raden Mattaher Jambi, kemudian sekira pukul 21.30 WIB pasien dinyatakan meninggal dengan diaknosa hidrosefalus dan hasil rapid test reaktif.

Selanjutnya pada hari Selasa pukul 01.00 WIB, pasien dipindahkan ke kamar jenazah, selanjutnya pukul 07.30 WIB, dilakukan pengambilan sampel untuk dilakukan uji swab.

Baca juga: Terus Bertambah, Ini Data Terbaru Sebaran Virus Corona di 11 Kabupaten/Kota di Jambi

Baca Juga:   Danrem 042/Gapu Hadiri Paripurna Penyerahan LHP atas LKPD 2019

Sekira pukul 10.30 WIB, keluarga pasien tiba di RSUD Raden Mattaher untuk melakukan penjemputan paksa terhadap pasien, lalu dibawa ke rumah duka dan pihak Rumah Sakit mengeluarkan Surat Tanda Terima Jenazah.

“Pihak keluarga tidak mau menunggu hasil uji swab lagi, jenazah pun langsung dibawa pulang pihak keluarga, dengan pihak rumah sakit membuat surat pernyataan bahwa pasien tersebut memang dibawa pulang,” ujar Johansyah.

Baca juga: Ini Data 6 Kasus Positif Corona di Jambi Hari ini, di Antaranya Dua Balita Laki-laki

Selang satu jam setelah jenazah dibawa pulang sekitar pukul 11.20 WIB, hasil uji swab keluar dan pasien dinyatakan negatif Covid-19.

“Alhamdulillah, hasil uji swabnya negatif,” bebernya.

Terkait hal ini, Johansyah menyampaikan agar masyarakat selalu mempedomani protokol kesehatan. Saat ini Provinsi Jambi terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Baca juga: Pasien Corona Asal Muaro Jambi dan Kota Jambi Hari ini Meninggal Dunia, Ini Data Lengkapnya

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk bersabar menunggu hasil uji swab keluar. Karena ini adalah untuk melindungi warga terutama pihak medis maupun masyarakat sekitarnya.

“Kami berharap masyarakat bersabar menunggu hasil pemeriksaan uji swab yg bersangkutan, upaya ini kita lakukan agar penularan Covid-19 pada keluarga, tim medis dan tetangga tidak menyebar.” tegas Johansyah.

“Kami minta masyarakat agar menghormati kebijakan protokol kesehatan demi keselamatan masyarakat maupun petugas medis, jangan sampai korban bertambah terus,” tandasnya. ***

Sebelumnya pernah tayang di FIXJAMBI (PikiranRakyat.com), Jenazah Bocah Suspek Covid-19 di Jambi Diambil Paksa Keluarga, Ini Kronologisnya, penulis: Ahmad Roni.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here