Beranda DAERAH Jalan Baru Penghubung Mukomuko–Kerinci dan Lebong–Merangin Segera Dibangun

Jalan Baru Penghubung Mukomuko–Kerinci dan Lebong–Merangin Segera Dibangun

232
Gubernur Jambi, Fachrori Umar dan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah. (Foto: Humas Pemprov Jambi)
JSICOM, JAMBI — Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu berencana akan membuka akses jalan baru yang menghubungkan antara Kabupaten Mukomuko dengan Kabupaten Kerinci dengan jarak kurang lebih 40 Km.
Selain itu, pembukaan jalan juga akan dilakukan antara Kabupaten Lebong, Bengkulu dengan Kabupaten Merangin, Jambi, dengan jarak kurang lebih 35 Km.
Rencana itu, merupakan pembahasan dalam pertemuan Gubernur Jambi dengan Gubernur Bengkulu tentang penguatan konektivitas antar wilayah, di VIP Room Rumah Dinas Gubernur Jambi, Selasa (23/6) sore.
Gubernur Jambi, Fachrori Umar, mengatakan, Bengkulu dan Jambi memiliki kedekatan sosial, budaya dan kultural, sehingga dapat bersama-sama berkembang maju dalam berbagai sektor terutama untuk  kesejahteraan masyarakat.
Foto tangkap layar peta Google map
Foto tangkap layar peta Google map
“Kedua provinsi harus dapat saling mendukung dan bersinergi, agar dapat sama-sama berkembang maju dalam berbagai hal, terutama dalam konteks kesejahteraan masyarakat, terlebih lagi Jambi dan Bengkulu, selain berbatasan langsung, juga memiliki kedekatan sosial, budaya dan kultural,” kata Fachrori.
Oleh karena itu, Fachrori menyambut baik dan mengapresiasi usulan dari Bengkulu untuk menginisiasi rencana kerjasama ini.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, bahwa pihaknya sudah sangat siap dengan dokumen perencanaan usulan pembukaan jalan tersebut, bahkan sudah memplot anggarannya untuk tahun 2021.
Dirinya merencanakan untuk melakukan kerjasama dengan Pangdam II/Sriwijaya untuk membuka jalan baru dimaksud. Salah satu poin penting Memorandum of Raflesia adalah membuat konektivitas antar provinsi di Sumatera itu betul-betul terhubung.
“Kemudian kita membuat sebuah kawasan ekonomi baru di Kawasan Barat, karena memang beberapa pelabuhan besar itu ada di Samudera Hindia, di samping untuk pengamanan wilayah terkait dengan Kawasan Barat Sumatera itu adalah zona merah untuk kejadian bencana alam gempa maupun tsunami,” jelasnya.
Maka konektivitas Bengkulu-Jambi, katanya menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, untuk bisa direalisasikan secara bersama-sama. Ada dua poros utama yang disepakati, pertama Kabupaten Mukomuko-Kerinci, kedua Kabupaten Lebong-Merangin.
“Kedua poros ini tidak saja mempersingkat rentang kendali transportasi maupun mobilitas orang yang menghubungkan kedua kabupaten, tetapi lebih pada pengamanan masyarakat jalur evakuasi. Namun, karena berada di kawasan Taman Nasional maka kesepakatan yang terbentuk dan kesesuaian dengan tata ruang wilayah Sumatera,” jelasnya.

 

Baca Juga:   Dampak Corona, 48 Perusahaan Swasta di Jambi Tutup, 4.015 Orang di Rumahkan

 

Sumber: kumparan.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here