JSICOM, JAMBI — Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi mengumumkan dari total 11 wilayah administrasi di tingkat kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, terdapat 2 wilayah beralih dari zona risiko rendah menjadi zona risiko sedang per 13 Agustus 2020.

Menurut data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Provinsi Jambi dua wilayah tersebut adalah Kabupaten Batang Hari dan Kota Sungai Penuh. Sehari sebelumnya masih berada di zona kuning atau berisiko rendah.

Kenaikan level juga terjadi pada Kabupaten Bungo dan Tebo dari sebelumnya berada di zona hijau atau tidak berdampak beralih ke zona resiko rendah.

Sementara, Kota Jambi, Tanjab Barat dan Muaro Jambi turun level dari sebelumnya berada di zona berisiko sedang menjadi berada di zona berisiko rendah.

Sementara itu, Kabupaten Merangin tetap berada di zona hijau atau di wilayah tidak berdampak. Sedangkan Kabupaten Tanjab Timur tetap berada di zona kuning atau zona risiko rendah.

Meski level zona berada di bawah kabupaten lain, Kota Jambi tetap masih menjadi wilayah paling banyak ditemukan kasus positif Covid-19.

Menurut data yang dikeluarkan Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, pada Sabtu 8 Agustus 2020 lalu, pasien positif Covid-19 di Kota Jambi masih berada 63 kasus kini naik menjadi 68 kasus.

Disusul Kabupaten Batang Hari dengan jumlah pasien positif sebanyak 27 kasus, selanjutnya Kota Sungai Penuh 26 kasus dan Tanjab Barat 25 kasus.

Hingga hari ini Kamis 13 Agustus 2020 total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Jambi berjumlah 215 orang dengan pasien sembuh 119 orang.

Suspek sebanyak 46 orang, yang dirawat 92 orang, spesimen 59 orang. Sedangkan masih menunggu hasil swab 59 orang dan meninggal dunia empat orang. (ron)

Baca Juga:   Peringatan Harganas 2020, Pemprov Jambi Gelar Layanan KB Gratis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here