JSICOM, JAMBI — Tahun ajaran baru yang berlaku 13 Juli nanti, termasuk bagi Madrasah akan ada perubahan kurikulum baru untuk Pendidikam Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab.
Perubahan itu telah diterbitkan Kemenag dengan dikeluarkan KMA nomor 183 dan 184 Tahun 2019, tentang pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah tidak berlaku lagi.
Terbitnya peraturan itu, ramai dibicarakan warganet di media sosial, seperti akun Facebook Juli Azhar yang mengunggah salinan foto pemberitahuan dari Kemenag yang sebelumnya telah tersebar di media sosial.
“Astaghfirullah awal PMP, PPKN, sekarang pendidikan agama Islam.!!!!! (Ini asli apa gimana??),” tulis Juli di status facebooknya, Sabtu (10/7).
Postingan itupun langsung ditanggapi beberapa komentar dari netizen.
“Mata pelajarannya tetap ada.
KMA itu singkatan dari Keputusan Menteri Agama. Jadi selama ini yang digunakan masih menggunakan aturan lama, yaitu KMA No. 165 Tahun 2014. Masih mengacu pada Kurikulum KTSP. Padahal sekarang sudah berjalan Kurikulum 2013,” tulis Syaiful Anwar menanggapi.
“Makanya dikeluarkan KMA nomor 183 dan 184 Tahun 2019 yang sudah mengacu pada implementasi Kurikulum 2013. Dengan keluarnya KMA yang baru ini, maka KMA yang lama otomatis sudah tidak berlaku lagi,” jelas Syaiful.
Lanjut Syaiful, mata pelajarannya ya tetap ada. Seperti Pendidikan Agama Islam di Madrasah yang mencakupi, Qur’an Hadist, Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan islam dan Bahasa Arab
Komentar itupun langsung ditanggapi akun Facebook Dewi Apriyani, Ia merasa senang kalau pelajarannya masih ada.
“Alhamdulillah kalau masih ada. Was-was juga kalau pelajaran agama ditiadakan. Mau jadi apa negara ini,” tulisnya membalas komentar Syaiful Anwar.
Sebelumnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, A Umar mengatakan, bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs, maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.

“Mulai tahun pelajaran 2020/2021, pembelajaran di MI, MTs, dan MA akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab,” ujarnya, kemarin.
Kemenag telah menerbitkan KMA No 183/2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184/2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Kedua KMA ini akan diberlakukan pada semua kelas pada tahun 2020/2021.
“KMA 183/2019 ini akan diambil KMA 165/2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah. Sehubungan itu, mulai tahun ajaran ini KMA 165/2014 tidak berlaku lagi,” lanjutnya.
Namun demikian, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183/2019 sama dengan KMA 165/2014. Mata Pelajaran itu memuat Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.
“Jadi berbeda KMA 183 dan 165 lebih pada keberadaan perbaikan substansi materi karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21,” jelasnya.
Pihaknya, juga sudah membuat materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini.
“Guru dan peserta didik tidak perlu beli. Buku-buku tersebut dapat diakses dalam situs web e-learning madrasah,” imbuhnya. (ron)
Baca Juga:   Viral Curhatan Mantan Istri UAS Usai Bercerai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here