JSICOM, Batanghari – Kurang maksimalnya pelayanan PT PLN Area Batin XXIV Batang Hari membuat warga setempat marah. Pasalnya listrik sering mati dan hidup saat jelang salat Maghrib dan Isya.
Dikhawatirkan, selain tarikan listrik tinggi, bola lampu bisa putus dan sejumlah alat eletronik di rumah pun rentan rusak.
“Sering kali di sini listrik PLN mati hidup mati hidup terus,” cetus seorang warga yang enggan menyebutkan namanya kepada jambisiber.com, Minggu (8/3) malam.
“Baru beberapa hari lalu mati, sekarang juga gitu. Kalau begini terus, bisa-bisa bola lampu pada putus, tv, kulkas, dan alat lainnya bisa cepat rusak, apasih maunya PLN ini,” tuturnya geram.
Seperti juga dikatakan Atha salah seorang warga Luncuk. Kondisi ini membuat dirinya sangat kecewa dan menganggap PT PLN Batang Hari kurang maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Malam ini aja dua kali mati lampu pertama tadi sebelum Magrib dan sampai sekarang belum juga hidup,” sebutnya.
Diungkapkannya, paling tidak ada diberitahukan ke warga apa yang menjadi listrik padam, setiap hari pasti ada listrik yang mati.
“Baik itu malam ataupun pada pagi dan siang hari. Tentunya dengan mati hidupnya listrik ini saya merasa dirugika,” tuturnya.
Diterangkannya, kerugiannya berupa membuat barang elektroniknya cepat rusak, paling tidak kasih jadwal kapan pemadaman listrik yang terjadi.
“Tentu menjadi antisipasi kami juga, untuk mematikan peralatan listrik yang kami punya. Ini tidak mendadak mati dan siap itu hidup, itu membuat barang elektronik yang seharusnya bertahan 5 tahun jadi hanya 2 tahun saja,” ungkapnya dengan kesal. (raz)
Baca Juga:   Cegah Corona, Korem Gapu Bersih-bersih Masjid Agung Al-falah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here