JAMBISIBER.COM – Gubernur Jambi Al Haris bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Pahlawan, Rabu (10/11), bertempat di Ruang Pola Kantor Gubernur Provinsi Jambi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Danrem 042/Gapu Zulkifli, Kapolda Jambi A. Rachmad Wibowo, Kejati Jambi Sapto Subroto, perwakilan dari unsur Forkopimda di Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, dan para Veteran.

Al Haris, dalam kesempatan ini mengatakan makna terbesar dalam memperingati Hari Pahlawan sesuai arahan Menteri Sosial yakni bersama-sama kita melawan kemiskinan.

Baca Juga: Tekan COVID 19, Gubernur Jambi Serahkan PCR ke RSUD Mayjen A Thalib Kota Sungai Penuh

“Yang pertama tentunya kita bersama-sama melawan kemiskinan, yang kedua adalah bagaimana kita melawan wabah covid-19,” ungkapnya.

“Kalau berbicara kemiskinan, tentunya ini merupakan tugas kita semua, tugas kita sebagai masyarakat, yang kuat membantu yang lemah, para pengusaha membuka lapangan pekerjaan, dan pihak swasta juga sudah membuka sekolah-sekolah,” sambungnya.

Al Haris, juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah mulai membangun sekolah-sekolah di daerah terpencil.

“Suku Anak Dalam (SAD) kita yang di hutan juga sudah ada guru, yang kita kirimkan untuk guru sekolah rimba,” tuturnya.

Baca Juga: Mantap! Nasmiati Si Peraih Mendali Emas Asal Jambi Mendapat Apresiasi dari Gubernur

“Hari ini juga kita hadapi adalah covid-19, dan hari ini yang luar biasa terjadi adalah dampak ekonomi, dampak sosial, dampak pendidikan, dan ini yang berpengaruh dalam covid-19,” lanjutnya.

Mantan Bupati Merangin ini berharap semua elemen masyarakat, semua lapisan masyarakat, untuk bersama-sama bergandengan tangan, saling bersatu padu dalam melawan covid-19.

“Langkah pertama kita dalam melawan wabah covid-19 ini tentunya vaksinasi, yang kedua kita tetap menerapkan protokol kesehatan, hari ini kejadian di Pulau Jawa terjadi kenaikan kasus, tentunya ini juga menjadi warning kepada masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Baca Juga:   Harga TBS Sawit Jambi Periode 24-30 September 2021 Turun, Berikut Harganya!

“Sudah banyak di tempat-tempat yang tidak menerapkan protokol kesehatan, tentunya ini bisa menjadi potensi munculnya wabah covid-19 kembali,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, ada kekhawatiran mengingat beberapa hari lalu Provinsi Jambi nol kasus, dan kemarin muncul 5 kasus berdasarkan hasil cek laboratorium.

“Saya khawatir adanya peningkatan kasus covid-19 di Provinsi Jambi dan wajib kita waspadai bersama, artinya kita belum ada di titik aman, kita belum bisa bersantai, belum bisa untuk tidak menggunakan masker, karena Bapak Presiden belum mengubah status kita menjadi siaga darurat kesehatan, status kita saat ini masih berstatus bencana non alam,” tutupnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here