JSICOM, JAMBI  — Pemerintah tengah menghadapi wabah virus corona sejak Maret hingga saat ini. Tapi kondisi ini tidak menyurutkan para pengedar narkoba untuk menghentikan bisnis mereka.
Bahkan, peredaran narkoba di Provinsi Jambi naik selama wabah virus corona. Hal ini disampaikan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi dalam diskusi dengan Organisasi Masyarakat anti Narkoba mengungkap data bahwa peredaran narkoba di Jambi meningkat.
Kepala BNN Provinsi Jambi, Dwi Irianto, melalui keterangan resmi, Sabtu (13/6), menunjukkan peningkatan peredaran narkoba yang dia maksud itu sekitar 0,03 persen.
Kemudian tercatat juga ada sebanyak 26 wilayah di Provinsi Jambi yang masuk dalam kawasan rawan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Meski demikian saat ini peringkat peredaran narkoba Provinsi Jambi berada di peringkat 26, dari sebelumnya di peringkat empat.
“Ini berkat kerja keras BNN, Ditresnarkoba, serta instansi-instansi lainnya yang terlibat dalam memberantas peredaran narkoba,” kata dia.
Sejauh ini, ada empat jalur masuk narkoba ke Provinsi Jambi yaitu, jalur Palembang-Jambi, jalur pelabuhan Tanjab barat, jalur pelabuhan Tanjabtim dan jalur lintas timur Provinsi Jambi-Riau.
“Kita bekerja sama dengan instansi Bea dan Cukai, Ditresnarkoba Polda Jambi serta lembaga lainnya untuk mengantisipasi peredaran narkoba,” pungkasnya.

 

Sumber: mardeka.com

Baca Juga:   Selamat! Pemprov Jambi Kembali Pertahankan WTP dari BPK RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here