Beranda Muaro Jambi Polisi Tutup 47 Sumur Minyak Ilegal di Bahar Selatan Muaro Jambi

Polisi Tutup 47 Sumur Minyak Ilegal di Bahar Selatan Muaro Jambi

393
Kapolres Muaro Jambi meninjau lokasi ilegal drilling di kawasan Bahar Selatan. (Foto: Istimewa)

JSICOM, Muaro Jambi – Maraknya ilegal drilling di kawasan Bahar Selatan, Kapolda Jambi mengintruksikan untuk dilakukan tindakan.

Penindakan aktifitas Illegal Drilling (pengeboran minyak illegal) di Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muaro Jambi oleh Tim Gabungan Polres Muaro Jambi, Sat Brimob Polda Jambi, Dit Samapta Polda Jambi dan Denpom II/2 Jambi, pada Kamis (14/01/2021).

Sebelum menindak ilegal driling Polres Muaro Jambi melaksanakan apel pesiapan penindakan yang dipimpin Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto, S.I.K., M.H, dan diikuti oleh Kabag Ops Polres Muaro Jambi Kompol A Yani, S.IP., S.I.K, Kasat Lantas Polres Muaro Jambi Akp M. Firdaus, S.H, Danramil 13 Mestong Kapten Inf. Udi Iswanto.

Selain itu juga di ikuti, Kasat Intelkam Polres Muaro Jambi Iptu Razali, S.H, Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi Iptu Khoirunas, S.I.K., M.H, Denpom II/2 Jambi Lettu CPM Yolli Stepen Pusung, Kapolsek Sungai Bahar Iptu M. Suaib, Kapolsek Mestong Iptu Shirlen Noviani, S.I.K., M.H, Kapolsek Jaluko Iptu Irwan, S.H, Padal Dit Samapta Polda Jambi Ipda M. Sapuan, serta personil Polres Muaro Jambi sebanyak 65 Personil.

Dan diback up oleh Personil BKO Dit Samapta Polda Jambi sebanyak 21 Personil, Personil Denpom II/2 Jambi sebanyak 9 Personil, dan Personil BKO Sat Brimob Polda Jambi sebanyak 30 Personil.

Kapolres Muaro Jambi dalam amanatnya meminta kepada Personil BKO Brimob Polda Jambi untuk melakukan pengamanan di lokasi aktifitas Illegal Drilling selama kegiatan penindakan berlangsung, antisipasi aksi penolakan dan unjuk rasa dari masyarakat sekitar yang pro dan pelaku Illegal Drilling (pengeboran minyak illegal).

Kapolres juga meminta Personil Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Muaro Jambi untuk menghitung jumlah sumur Illegal Drilling yang akan dilakukan penindakan.

Baca Juga:   Usai Cekcok, Warga Muara Kumpeh Tewas Dibacok Dipicu Dendam Lama

Personil yang terlibat penindakan untuk merobohkan pondok yang ada di lokasi Illegal Drilling dan mengangkut barang bukti yang ada dan paling penting untuk selalu mematuhi protokol kesehatan antisipasi penyebaran virus covid-19.

Jumlah Sumur Illegal Drilling yang ditutup sebanyak 47 (empat puluh tujuh) Sumur, dengan rincian

– RT.04 Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan, untuk jumlah sumur yang ditutup sebanyak 9 (sembilan) sumur.

– RT.08 Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan, untuk jumlah sumur yang ditutup sebanyak 38 (tiga puluh delapan) sumur.

– Pondok kayu di lokasi RT.08 Desa Bukit Subur Kec. Bahar Selatan, untuk pondok kayu yang dirobohkan sebanyak 19 (sembilan belas) pondok kayu.

Sementara itu, Kasubag Humas AKP Amradi SE menyampaikan, atas penindakan hari ini diamankan Barang Bukti berupa, 4 (empat) mesin robin, 1 (satu) buah drum plastic, 6 (enam) buah pipa air, 10 (sepuluh) lembar seng, 1 (satu) karung kabel listrik, 1 (satu) buah selang mesin robin panjang 2 meter, 14 (empat belas) buah pipa steger, 1 (satu) gulung kabel warna hijau, 3 (tiga) unit mesin air, 3 (tiga) buah kerekan, 1 (satu) buah tedmond dan 1 (satu) buah selang air panjang 6 meter.

Reporter: Eric

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here