JAMBISIBER.COM, Kabinet – Mahfud MD. Nama Prof hukum kelahiran Madura 13 Mei 1957 ini begitu familiar. Sebagai pakar hukum, ia memiliki sederet prestasi mentereng di bidang hukum.

Sebelum terpilih jadi Menko Polhukam jika kita flashback sedikit, ada kejadian yang mungkin agak kurang mengenakan kala ia disanterkan akan menjadi calon Wakil Presiden Jokowi. Beredar kabar saat itu, ia sudah mengukur kemeja putih dan tinggal menunggu diumumkan saja sebagai pendamping Jokowi.

Namun kenyataanya, hal itu tidak pernah terjadi hingga akhirnya partai Jokowi memilih KH Maruf Amin. Mahfud MD di-PHP? Banyak kalangan memberikan tanggapan sinisnya kala itu. Mahfud MD ternyata cuma di-PHP. Begitulah kira-kira.

Terlepas dari benar tidaknya Mahfud di-PHP, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu kini dinobatkan sebagai Menko Polhukam. Penunjukan Mahfud MD sebagai Menteri Polhukam diumumkan Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10) bersamaan dengan menteri lainnya.

Terpilih sebagai Menkon Polhukam, Mahfud MD pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Menteri Kehakiman di jaman Presiden KH Abdurahman Wahid – Soekarno Putri.

Sebelum diangkat menjadi menteri di tahun 2000, ada sejumlah pekerjaan yang pernah dilakoni Mahfud. Beberapa di antaranya yakni: dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1984), Sekretaris Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986–1988), Pembantu Dekan II Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (1988–1980).

Ia juga pernah menjadi Direktur Karyasiswa Universitas Islam Indonesia (1991–1993), Pembantu Rektor I Universitas Islam Indonesia (1994–2000), Direktur Pascasarjana Universitas Islam Indonesia (1996–2000), dan Anggota Panelis dan Asesor, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (1997–1999).

Jabatan lainnya, sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Tanfidz DPP Partai Kebangkitan Bangsa (2002–2005), Rektor Universitas Islam Kadiri (2003–2006), Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (2010), serta Ketua Dewan Penyantun Yayasan Alumni Undip Badan Penyelenggara Universitas Semarang.

Baca Juga:   Positif Corona di Indonesia 13.112, Kematian Hampir Seribu Orang

Tidak hanya lekat dengan dunia akademisi, Prof Mahfud juga pernah mengisi beberapa posisi lain di pemerintahan. Antara lain,

– Plt. Staf Ahli dan Deputi Menteri Negara Urusan HAM (1999–2000)
– Menteri Pertahanan Republik Indonesia, kemudian Menteri Kehakiman (2000–2001)
– Anggota DPR RI, menempati Komisi III dan Wakil Ketua Badan Legislatif (2004–2008)
– Anggota Tim Konsultan Ahli pada Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Depkum HAM RI (sekarang)
– Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2008–2013)
– Anggota Dewan PengarahUnit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (2017–2018)
– Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (2018–2019).

Dengan sederet prestasi di bidang akademik, hukum, hingga pemerintahan patut kita tunggu kinerja dari Prof Mahfud MD.

” Mohon doa restunya saya bertugas sebagai Menko Polhukam. Mudah-mudahan bermula dengan baik (husnul ibtida’) dan selesai besok dengan baik (husnul khotimah)” Kata Prof Mahfud dalam tweetnya, Rabu (23/10) malam.

(Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here