NETIZEN

Beranda NETIZEN

Menghindar dari Razia, Ojol ini Ketangkap Basah saat Ngumpet di Balik Mobil

0

JSICOM – Razia polisi memang kerap menjadi momok bagi pengguna jalan baik mobil atau motor yang tidak membawa surat-surat lengkap.

Namun tak banyak pelanggar mempunyai ide cemerlang untuk menghindari razia polisi seperti pura-pura menepi ke warung ataupun ban bocor.

Ada juga yang memanfaatkan dimensi mobil untuk menghindari razia polisi seperti yang dilakukan oleh ojol satu ini.

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @fakta.indo, tampak seorang ojol berusaha menghindar razia polisi dengan cara bersembunyi di balik mobil.

Ojol tersebut berusaha tidak terlihat dengan berada di belakang mobil yang juga sedang kena tilang.

Saat hendak ingin berusaha menghindar dengan cara putar balik, ojol tersebut justru ketahuan oleh polisi yang sedang menilang pemobil.***

Sumber: suara.com

Heboh Kurikulum PAI dan Bahasa Arab Dihapus, Netizen: Awalnya PMP, PPKN, Sekarang PAI

0
Kemenag mengeluarkan implememtasi KMA nomor 183 dan 184 Tahun 2019, tentang pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah tidak berlaku lagi. (net)
JSICOM, JAMBI — Tahun ajaran baru yang berlaku 13 Juli nanti, termasuk bagi Madrasah akan ada perubahan kurikulum baru untuk Pendidikam Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab.
Perubahan itu telah diterbitkan Kemenag dengan dikeluarkan KMA nomor 183 dan 184 Tahun 2019, tentang pelajaran PAI dan Bahasa Arab di Madrasah tidak berlaku lagi.
Terbitnya peraturan itu, ramai dibicarakan warganet di media sosial, seperti akun Facebook Juli Azhar yang mengunggah salinan foto pemberitahuan dari Kemenag yang sebelumnya telah tersebar di media sosial.
“Astaghfirullah awal PMP, PPKN, sekarang pendidikan agama Islam.!!!!! (Ini asli apa gimana??),” tulis Juli di status facebooknya, Sabtu (10/7).
Postingan itupun langsung ditanggapi beberapa komentar dari netizen.
“Mata pelajarannya tetap ada.
KMA itu singkatan dari Keputusan Menteri Agama. Jadi selama ini yang digunakan masih menggunakan aturan lama, yaitu KMA No. 165 Tahun 2014. Masih mengacu pada Kurikulum KTSP. Padahal sekarang sudah berjalan Kurikulum 2013,” tulis Syaiful Anwar menanggapi.
“Makanya dikeluarkan KMA nomor 183 dan 184 Tahun 2019 yang sudah mengacu pada implementasi Kurikulum 2013. Dengan keluarnya KMA yang baru ini, maka KMA yang lama otomatis sudah tidak berlaku lagi,” jelas Syaiful.
Lanjut Syaiful, mata pelajarannya ya tetap ada. Seperti Pendidikan Agama Islam di Madrasah yang mencakupi, Qur’an Hadist, Akidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Kebudayaan islam dan Bahasa Arab
Komentar itupun langsung ditanggapi akun Facebook Dewi Apriyani, Ia merasa senang kalau pelajarannya masih ada.
“Alhamdulillah kalau masih ada. Was-was juga kalau pelajaran agama ditiadakan. Mau jadi apa negara ini,” tulisnya membalas komentar Syaiful Anwar.
Sebelumnya, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, A Umar mengatakan, bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs, maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.

“Mulai tahun pelajaran 2020/2021, pembelajaran di MI, MTs, dan MA akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab,” ujarnya, kemarin.
Kemenag telah menerbitkan KMA No 183/2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184/2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah. Kedua KMA ini akan diberlakukan pada semua kelas pada tahun 2020/2021.
“KMA 183/2019 ini akan diambil KMA 165/2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah. Sehubungan itu, mulai tahun ajaran ini KMA 165/2014 tidak berlaku lagi,” lanjutnya.
Namun demikian, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183/2019 sama dengan KMA 165/2014. Mata Pelajaran itu memuat Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab.
“Jadi berbeda KMA 183 dan 165 lebih pada keberadaan perbaikan substansi materi karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21,” jelasnya.
Pihaknya, juga sudah membuat materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini.
“Guru dan peserta didik tidak perlu beli. Buku-buku tersebut dapat diakses dalam situs web e-learning madrasah,” imbuhnya. (ron)

Pelatihan Mancing Masuk Program Kartu Prakerja, Netizen: Akal-akalan Saja dan Tak Tepat Sasaran

0
Ilustrasi Mancing
JSICOM – Program Kartu Prakerja terus menjadi sorotan publik. Banyak pihak bereaksi dengan program pemerintah ini. Tak terkecuali netizen yang bersuara lantang.
Program Kartu Prakerja yang sejatinya dipersiapkan pemerintah Joko Widodo untuk memberikan serta meningkatkan keterampilan angkatan kerja. Namun yang menjadi sorotan, program ini dianggap banyak akal-akalan dan tak tepat sasaran.
Tak hanya itu, temuan-temuan dari para netizens terkait program Kartu Prakerja kini juga ramai jadi pembicaraan di media sosial. Salah satunya terkait dengan pelatihan memancing yang ditemukan akun twitter @wilsonsitorus. Lengkap dengan screeshotnya.
” Pak @jokowi yg baik. Saya sudah kehabisan akal manakala mendapati ini,” tulis akun twitter @wilsonsitorus yang langsung mendapat tanggapan dari netizen yang kebanyakan merasa marah dan kesal dengan temuan terbaru ini.
“Saya sangat jarang berkata lancung di timeline Pak @jokowi bahkan punya kuota tiga kali setahun hanya untuk mengatakan seseorang tidak pandai.Tapi saya jengkel, dan semakin jengkel menemukan pelatihan seperti ini,” lanjut cuitannya.
Pemilik akun ini menemukan program Kartu Prakerja yang menjadi kontroversi tersebut memasukan pelatihan memancing berkerja sama Tokopedia. Dijelaskan dalam screenshoot tersebut programnya bernama Paket Dasar Memancing & Kelautan yang dibanderol Rp799 ribu. Termasuk lengkap dengan kurikulum dan jadwal kelas.
Cuitan akun @wilsonsitorus ini langsung banjir komentar dan telah di retweets hingga 3,6 ribu lebih oleh pengguna jejaring sosial tersebut. Hal ini tentu melengkapi daftar ‘aneh’ program prakerja yang lain termasuk program pelatihan wartawan yang dilakukan pihak tak berkompeten.

 

 

Sumber: viva.co.id

Viral Curhatan Mantan Istri UAS Usai Bercerai

0
JAMBISIBER, Netizen – Berita Ustaz Abdul Somad resmi bercerai dengan istrinya, Mellya Juniarti telah ramai menjadi perhatian publik. UAS dan istrinya resmi bercerai sesuai surat yang dikeluarkan Pengadilan Agama Bangkinang Kota Kampar, Riau, Rabu 3 Desember 2019.
Kuasa hukum UAS, Hasan Basri, membenarkan mengenai kabar telah dikeluarkannya surat dari pengadilan agama itu. Isinya, mengabulkan permohonan cerai oleh Ustaz Abdul Somad.
Usai proses tersebut mantan istri Ustaz Abdul Somad yaitu Mellya Juniarti kembali mencurahkan isi hatinya melalui media sosial Instagram pada Jumat 6 Desember 2019.
Curhatan tersebut kemudian viral hingga saat ini, di mana pada akun instagram @mizyanhadzid tersebut menuliskan sejumlah tulisan yang cukup dalam atas peristiwa yang telah dihadapinya dan dibubuhi unggahan foto bersama anaknya.
Berikut curahan hati Mellya Juaniarti, dikutip dari Instagrammnya Minggu 8 Desember 2019:
Bismillah
MasyaAllah TabarakaAllah
Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad
Genderang itu telah tuan tabuh, pelan ataupun kuat tetap akan berbunyi. Terlihat ataupun tersembunyi tetap bergema, terlebih lagi sang penabuh besar gaungnya.
Apalah dayaku ketika tangan kecil itu menutup mulutku, dg manusia berilmu tuan giring opini, hingga jutaan mata memandangku dg arang hitam yg tuan beri.
Tak apa tuan, kata tak kan merubah fakta dan hakikat diri, hati nurani akan mampu menelusuri arti.
Aku tak riasau dg arang yg tuan tabui, cukup bagi diri jika sang buah hati melihatku seperti bidadari, yg selalu memeluknya dg kasih sejati dan memandang tuan seperti raja yg harus dipatuhi dan dihormati, bagiku disitulah kemenangan sejati.

View this post on Instagram

Bismillah MasyaAllah TabarakaAllah Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad Genderang itu telah tuan tabuh, pelan ataupun kuat tetap akan berbunyi. Terlihat ataupun tersembunyi tetap bergema, terlebih lagi sang penabuh besar gaungnya. Apalah dayaku ketika tangan kecil itu menutup mulutku, dg manusia berilmu tuan giring opini, hingga jutaan mata memandangku dg arang hitam yg tuan beri. Tak apa tuan, kata tak kan merubah fakta dan hakikat diri, hati nurani akan mampu menelusuri arti. Aku tak riasau dg arang yg tuan tabui, cukup bagi diri jika sang buah hati melihatku seperti bidadari, yg selalu memeluknya dg kasih sejati dan memandang tuan seperti raja yg harus dipatuhi dan dihormati, bagiku disitulah kemenangan sejati.

A post shared by mizyan (@mizyanhadziq) on

Sementara itu, menanggapi curhatan dari Eks Istri Ustaz Abdul Somad ini, warga net di media sosial twitter pun ikut berkicau.
Yaitu pada akun @Mentimoen yang menyatakan “Curhat Mellya Juniarti setelah keputusan talak tiga. Menulis dgn kata2 lugas dan indah. Salut dan hormat pada Ibu. Semoga bahagia di hari2 mendatang bu.”
Sumber: vivanews.com