OPINI

Beranda OPINI

Orang Rimba, Mengemis di Tanah Sendiri

0
“Kalau tempat berteduh numpang di kebun orang, cuma untuk beli makanan kami terpaksa meminta-minta” keluh Nyambung Daun, salah satu Orang Rimba. Guratan kesedihan tampak di wajahnya. Nyambung Daun kini hanya duduk termenung, dia terpaksa keluar hutan dan berjualan sambil berharap ada yang membeli dagangan mereka.
Betapa tidak, tempat tinggal mereka kini beralih fungsi menjadi hamparan kebun kelapa sawit. Padahal sebelumnya kaya akan sumber daya alam.
Hutan semakin sempit, orang rimba tak lagi melangun (berpindah-pindah) ke dalam hutan namun ke pinggir-pinggir desa dan ladang masyarakat, sebagian dari mereka memilih mengemis demi memenuhi kebutuhan ekonomi.
Dalam beberapa bulan terakhir, orang rimba setidaknya sudah berpindah ke tujuh lokasi baru yang sebagian besar merupakan daerah pinggir desa dan juga perkebunan masyarakat. Ketika melangun pasokan makanan menipis, dan menyebabkan daya tahan tubuh mereka berkurang sehingga banyak yang sakit.
Dari 150 jiwa di tiga komunitas Orang Rimba, kematian beruntun paling banyak terjadi pada Januari dan Februari 2014 lalu dengan enam kasus kematian, yaitu empat anak-anak dan dua orang dewasa.
Sebagian ada yang mencoba berobat ke rumah sakit terdekat, namun orang rimba tak mau dirawat. Akhirnya banyak yang meninggal dunia dan kemudian melangun lagi.
Melangun merupakan tabu kematian pada orang rimba, berpindah tempat hidup akibat kesedihan setelah ditinggalkan anggota kelompoknya. Karena kematian yang beruntun, menyebabkan mereka ketakutan dan panik.
***
Wilayah adat sebagai martabat dan ruang hidup orang rimba, telah menjadi komoditas bagi pasar negara. Bagi orang rimba, hutan adalah manifestasi dari ikatan kosmologis dengan leluhurnya. Mereka bersandar pada hutan.
Namun kini, hutan telah semakin menyempit, diganti hamparan sawit. Mereka terusir dari wilayah peninggalan leluhur yang telah dirawat turun-temurun.
Tiga Dekade Perampasan
Banyak versi mendefenisikan genealogis orang rimba. Antropologi Adi Prasetyo, direktur Indonesia Center For Sustainable Development (ICSD) menganggap bahwa orang rimba adalah bagian dari puak Melayu. Yang menjadi pembeda adalah bahwa sejak awal ruang orang rimba memang sudah dibatasi dan dikerdilkan dalam sejarahnya.
Orang rimba digolongkan sebagai kasta terendah yang disebut orang “kubu”. Mereka dianggap liar dan tidak beragama.  Stereotype penyebutan orang rimba sebagai “budak” dibuat oleh Belanda.
Sejarah domestifikasi, perampasan dan perbudakan dimulai pada 1980-an. Beberapa oknum sudah mulai merambah hutan. Perusahaan pembalak kayu masuk ke Kawasan Bukit Dua Belas dan mengkapling-kapling wilayah adat orang rimba. Ruang hidup mereka habis terbagi-bagi oleh 16 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan Hutan Tanaman Industri (HTI).
Perampasan ruang hidup orang rimba terus berlanjut dengan penetapan Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) oleh Presiden Gus Dur. Seluas 60.500 hektar wilayah adat orang rimba menjadi milik TNBD. Zonasi yang ditetapkan Kemenhut masa itu mendorong tindakan eksodus terjadi. Orang rimba terbagi ke enam zona; inti, rimba, pemanfaatan, tradisional, religi dan rehabilitasi. Kebijakan zonasi justru semakin memarjinalkan orang rimba, sistem ini ditetapkan secara sepihak oleh pemerintah tanpa melibatkan orang rimba.
Pembalakan hutan dan pembukaan lahan untuk transmigrasi serta perkebunan sawit selama berpuluh-puluh tahun berujung pada penyempitan ruang hidup baik secara ekonomi, sosial dan budaya.
Presiden Joko Widodo pada Oktober 2015 menghendaki pembangunan kawasan terpadu bagi orang rimba di Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, yang tepat berada di lereng TNBD. Semestinya pembangunan dimulai awal 2016 dengan mendirikan 70 unit rumah bagi orang rimba, tapi gagal. Kegagalan tentu bukan tanpa sebab. Pemerintah tak berpikir bagaimana orang rimba biasa hidup nomaden dan berburu itu bisa mencukupi kebutuhan hidup, saat mereka dipaksa menetap. Pemerintah hanya membangun rumah, namun tak beritikad untuk memulihkan ruang hidup orang rimba yang digerus oleh korporasi sawit.
Ini sama dengan ngandangin orang, kehidupan tak pernah dipikirkan. Merumahkan orang rimba tak bisa hanya dengan membangunkan rumah semata. Orang rimba butuh wilayah sebagai sumber penghidupan mereka.
Hilang hutan, menyeret orang rimba jauh ke luar dan menempati pinggiran jalan lintas. Alih-alih mendapat akses lebih mudah, hidup mereka justru lebih rentan.
Bayangan, selama tiga dekade mereka dimiskinkan oleh negara dan korporasi sawit. Hasil eksploitasi sumber daya mereka menjadi alat untuk melunasi hutang-hutang negara. Apa yang orang rimba dapat? Tak lebih dari keterasingan dan ketertinggalan. Selama itu pula orang rimba dibatasi untuk melaksanakan kegiatan adat-istiadat mereka. Wajar saja, 80 persen aktivitas adat orang rimba dilaksanakan di hutan. Itu kenapa hutan menjadi peran kunci menjaga keberlangsungan adat-istiadai yang telah sejak dulu. Namun negara datang dan menguasai semuanya.
Mengemis di Tanah Sendiri
Tiga dekade kebelakang, pantas kita sebut sebagai dekade perampasan orang rimba. Kaya dengan sumber daya alam peninggalan leluhur, namun tak dapat mereka nikmati. Wilayah mereka digerus dan terganti dengan hamparan sawit. Mereka disingkirkan, banyak yang memilih keluar dari hutan, Mengemis dan berdagang demi memenuhi kebutuhan hidup.
Untuk bertahan hidup, ada pula yang bekerja sejak matahari terbit hingga larut malam. Dengan peralatan seadanya ditambah makanan yang terbatas dan jauh dari kata layak.
Tak ada niat baik negara memulihkan ruang hidup mereka, justru negara hadir dengan segala programnya yang tak masuk akal. Sejak 1995 – 2016, program perumahan komunitas adat terpencil telah mengadopsi pola transmigrasi, kendati demikian tetap gagal. Hanya sedikit orang rimba yang menetap, rumah ditinggal, sebagian dijual.
Pemerintah mengeluh. “Sulit sekali menghilangkan budaya nomaden, sulit berubah” kata Usup Suryana, Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Komunitas Adat Terpencil, Dinas Sosial Jambi.
Ungkapan itu adalah manifestasi dari kedangkalan berpikir pemerintah. Negara tak punya hak untuk mengubah pranata adat yang sudah berkembang jauh sebelum negara ini lahir, yang menjadi kewajiban pemerintah adalah mengembalikan ruang hidup orang rimba yang mereka rampas bersama korporasi sawit.
Dari apa yang terjadi, bijak rasanya mengatakan bahwa negara betul-betul tak memiliki itikad baik untuk hadir ditengah orang rimba, kebijakan yang lahir justru bertujuan untuk menyingkirkan orang rimba dari wilayahnya.
Kehadiran negara menjadi tak berguna bagi orang rimba. Menciptakan prahara, tanpa memberi kebermanfaatan. Negara dan korporasi sawit rampas tanah dan hutan, tanpa menghormati martabat adat orang rimba. Dengan gampang orang rimba dimiskinkan, bahkan dipaksa mengemis di tanah sendiri. Bahkan ada yang merenggang nyawa akibat tak mampu bertahan hidup.
Beda bangsa beda nasib, sama-sama tercatat sebagai bagian dari wilayah NKRI, namun faktanya, orang rimba seperti warga negara kelas dua. Beda bangsa beda nasib, kata ini pun saya pilih untuk menggambarkan peliknya ketidakadilan dan diskriminasi orang rimba. Dan orang rimba memang sedang dijajah oleh negerinya sendiri, Indonesia.

Oleh : Yayan Hidayat

Orang Rimba, Mengemis di Tanah Sendiri

KEZALIMAN BPHTB

0
Ilustrasi
RUMAH dan tanah merupakan hal yang primer bagi manusia, tempat berlindung bahkan untuk mendapatkan penghasilan, menghidupi diri dan keluarga. Maka dari itu di dalam Konstitusi, hukum tertulis yang tertinggi di Republik ini, mengatur Bumi harus dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.
Untuk menjalankan amanat Konstitusi tersebut, sebagaimana diatur dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, maka negara harus mempermudah rakyat untuk mengakses kepemillikan hak atas tanah dan bagunan, apalagi untuk rakyat kecil. Negara wajib memfasilitasi rakyat untuk mendapatkan hak tersebut, bukan sebaliknya malah membebani rakyat dengan pajak yang sangat memberatkan.
BPHTB
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) adalah pajak atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Berdasarkan Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU 28/2009) BPHTB masuk sebagai Pajak Daerah Kota/Kabupaten.
Objek Pajak BPHTB adalah adalah Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan. Perolehan Hak atas tanah dan/atau Bangunan meliputi peralihan hak atau pemeberian hak baru baik karena kelanjutan pelepasan hak maupun selain pelepasan hak.
Peralihan hak atas tanah bisa terjadi karena jual beli, hibah, ataupun waris, dan lain-lain (llihat Pasal 85 ayat (2) huruf a UU 28/2009). Sedangkan Subjek Pajak/Wajib Pajak BPHTB adalah orang pribadi atau Badan yang memperoleh Hak atas Tanah dan/atau Bangunan.
NPOP dan NJOP PBB
Dasar pengenaan BPHTB adalah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP). NPOP karena jual beli adalah harga transaksi, kesepakatan para pihak, dalam hal ini penjual dan pembeli. Sedangkan hibah dan waris NPOP-nya adalah nilai pasar (lihat Pasal 87 ayat (2) UU 28/2009).
Namun jika nilai transaksi dalam jual beli atau waris atau hibah hak atas tanah dan/atau bangunan tidak diketahui atau lebih rendah dari pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang digunakan dalam pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada tahun terjadinya perolehan, maka dasar pengenaan yang dipakai adalah NJOP PBB.
Misalnya harga transaksi jual beli hak atas tanah dan/atau bagunannya Rp 200 juta, sendangkan NJOP PBB-nya Rp 250 juta, karena NJOP PBB-nya lebih tinggi, maka dasar pengenaan BPHTB yang dipakai adalah harga yang tertera dalam NJOP PBB, yakni Rp 250 juta. Akan tetapi jika harga transaksi jual beli lebih tinggi dari NJOP PBB, misalnya Rp 370 Juta, maka yang dipakai untuk pengenaan BPHTB adalah harga transaksi.
BEBAS BPHTB
Agar tidak semua peralihan hak atas tanah dan/bangunan wajib membayar BPHTB, maka diatur Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP). Besaran NPOPTKP misalnya untuk jual beli ditetapkan paling rendah (minimal) Rp 60 juta untuk setiap Wajib Pajak. Kebanyakan di daerah Kota atau Kabupaten memberlakukan NPOTKP tersebut paling rendah, yakni: Rp 60 juta. Sehingga hanya hak atas tanah dan/atau bangunan paling tinggi Rp 60 juta sajalah yang bebas dari kewajiban membayar BPTHB.
Di Zaman now, harga barang serba mahal, termasuk hak atas tanah dan/atau bangunan yang terus naik dari waktu ke waktu, sudah sangat jarang ditemukan nilai atau harga hak atas tanah dan/atau bangunan di bawah Rp 60 juta. Artinya mayoritas nilai hak atas tanah dan/atau bangunan di atas Rp 60 juta atau bahkan jauh melebihi Rp 60 juta. Sehingga mayoritas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan karena pemindahan hak, seperti jual beli, wajib membayar BPHTB.
Patokan Rp 60 juta ini sudah dipakai sejak 1 Januari 2001, hampir 19 tahun yang lalu. Dan NPOPTKP sebesar Rp 60 juta ini masih dipakai hingga saat ini. Dulu NPOPTKP sebesar Rp 60 juta didasari oleh Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2000 Perubahan atas Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1997 tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan yang mulai berlaku 1 Januari 2001. Sekarang Patokan Rp 60 juta tersebut masih berlaku, digunakan dalam UU 28/2009.
Pada tahun 2001, kita masih banyak menemukan hak atas tanah dan atau bangunan di bawah Rp 60 juta. Banyak perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan yang terjadi karena jual beli bebas dari kewajiban membayar BPHTB. Sekarang dengan terjadinya inflasi pada Rupiah dan naiknya harga barang-barang, sudah sangat jarang ditemukan harga atau nilai hak atas tanah dan bangunan di bawah Rp 60 juta, maka dari itu juga jarang terjadi pembelian hak atas tanah dan/atau bangunan yang terbebas dari kewajiban membayar BPHTB.
Selain itu, menurut Pasal 88 ayat (1) UU 28/2009, Tarif BPHTB ditetapkan paling tinggi sebesar 5%. Celakanya kebanyakan di daerah Kabupaten atau Kota di Indonesia menetapkan Tarif BPHTB sebesar 5%, karena semakin tinggi persentase yang digunakan, maka semakin besar BPHTB yang diterima oleh Kota atau Kabupten sebagai pemasukan daerah.
Kewajiban membayar BPHTB ini tentu sangat memberatkan rakyat yang berpenghasilan pas-pasan atau miskin. Membeli rumah saja mungkin mereka lakukan dengan cara mencicil, kemudian dibebankan pula dengan pajak yang sangat memberatkan. Kewajiban membayar BPHTB bagi rakyat kecil tentu bertentangan dengan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945, “Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”
Dengan dibebankannya kewajiban membayar BPHTB, bisa saja rakyat kecil gagal untuk mendapatkan kebutuhan pokoknya, hak atas tanah dan/atau bangunan. Dan ini merupakan kezaliman (ketidak-adilan), yang membuat kesenjangan sosial akan semakin jauh. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Berangkat dari semua itu sudah seharusnya pembentuk UU mengubah besaran NPOPTKP (harga bebas BPHTB) minimal menjadi lebih tinggi berkali-kali lipat dan persentase masksimal tarif BPHTB diturunkan, bila perlu semua itu dihapuskan, agar amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 bisa benar-benar dirasakan, yakni hak atas tanah untuk sebesar-besar kemamuran rakyat.
Zul Fadli, S.H., M.Kn.

Oleh: Zul Fadli, S.H., M.Kn.
(Penulis adalah Notaris, PPAT, Dosen Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Jambi dan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Jambi, serta Founder Lingkar Kenotariatan)

Selama 10 Tahun Tidak Ganti Nomor HP, Tanda Kamu Orang yang Dapat Dipercaya

0
JAMBISIBER, Milenial – Ayo siapa di sini yang belum pernah ganti nomor selama 10 tahun lebih? Boro-boro sepuluh tahun, setiap kuota habis aja udah ganti nomor hp. Mana mungkin tidak mengganti nomor hp selama bertahun-tahun kalau kondisinya seperti itu.
Memang ada beberapa alasan kenapa kebanyakan pengguna smartphone sering sekali mengganti nomor handphonenya. Salah satunya tadi karena kuota habis, dibandingkan isi ulang, lebih baik beli lagi kartu karena lebih murah. Terus ada yang ganti nomor karena baru putus dengan pacarnya atau karena menghindar dari tagihan hutang.
Tapi jika selama 10 tahun lebih kamu belum pernah ganti nomor sekalipun, tanda kamu memiliki kepribadian hebat. Menurut survey yang dilakukan di China, Inggris dan Amerika, menyatakan bahwa orang yang tidak pernah mengganti nomor ponselnya selama 5-10 tahun adalah sosok orang yang dapat dipercaya.
Lalu apa alasannya orang tersebut dapat dipercaya? Ada beberapa alasan yang memotivasi orang tersebut untuk tidak ganti nomor dari dulu sampai sekarang. Simak alasannya berikut ini yang dilansir Wow Menariknya.

Senang akan masa lalu

Salah satu motivasi seseorang tidak mengganti nomor handphonenya dari dulu sampai sekarang karena dia tidak inging kehilangan teman-teman lamanya. Kamu kadang kangen masa lalu saat bersama teman-temanmu dulu. Dengan tidak mengganti nomor, kamu berharap ada teman-teman yang mau ngajak kumpul bareng.

Tidak punya hutang

Orang yang punya banyak utang, biasanya takut ditagih-tagih melalui telepon atau chat oleh debt collector. Agar tidak diteror lagi, kebanyakan orang lebih memilih ganti nomor dengan harapan bisa lepas dari jeratan hutang.
Tahu tidak kalau orang yang tidak tanggung jawab terhadap hutang-hutangnya atau tidak ada niat untuk membayar hutangnya adalah tipe orang yang suka berbohong dan tidak dapat dipercaya.
Buktinya saja pas mau ngehutang, melasnya kayak orang yang susah dan berjanji akan melunasi hutangnya. Tapi kenyataannya dia malah menghindari dari hutang-hutangnya.

Suka menolong orang lain

Mening ganti nomor hp aja, bosan banyak orang yang minta tolong. Ya, ada alasan lain kenapa seseorang memilih ganti nomor, salah satunya karena ingin menghindari dari orang-orang yang suka minta tolong kepadanya.
Sedangkan orang yang tidak pernah ganti nomor, tidak akan merasa keberatan ketika ada teman atau kerabat yang minta tolong kepadanya. Bisa disimpulkan bahwa orang yang tidak pernah mengganti nomor hpnya selama bertahun-tahun adalah tipe penolong.
Memang tidak ada hubungan spesifik antara nomor telepon dengan kepribadian seseorang. Tapi kita bisa melihat kepribadian seseorang dari kebiasaannya.

 

Penulis: Aisha Farhan
Sumber: Mahesa.id

Yuk Dukung Princess Megonondo di Situs Resmi Miss World, Begini Caranya

0
JAMBISIBER, LONDON – Voting Miss World 2019 telah dibuka. Ini menandakan bahwa masyarakat dunia bisa memilih peserta untuk menjadi pemenang Miss World 2019 yang dihelat di London, Inggris. Hal itu terungkap saat Miss Indonesia 2019 Princess Megonondo mengunggah informasi tersebut di media social miliknyalewat akun Instagram @princessmegonondo.
Perempuan berusia 19 tahun yang berusaha mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional ini berharap bisa berbuat yang terbaik untuk negaranya. Dalam unggahannya, Princess meminta dukungan masyarakat dan menjelaskan tata cara untuk mendukungnya di ajang kecantikan dunia itu.
Apa yang diharapkan Princess untuk mendapat dukungan masyarakat memang begitu penting. Selain kerja keras, tapi meraih gelar Miss World 2019 tidak bisa dilakukan lewat kemampuannya saja, seperti melewati serangkaian fast track, tapi Miss Indonesia 2019 Princess Megonondo juga membutuhkan dukungan besar publik.
Bagaimana cara memberi dukungan kepada Princess Megonondo agar bisa meraih gelar juara Miss World, hal itu bisa dilakukan dengan membuka situs resmi Miss World Organization. Berikut langkah-langkahnya;
1. Buka web www.missworld.com, di handphone atau dekstop.
2. Daftarkan email atau login menggunakan Facebook atau Instagram untuk dapat melakukan voting.
3. Cari halaman vote.
4. Cari Princess Megonondo (Miss Indonesia).
5. Klik Princess Megonondo kemudian klik “Vote for Me” untuk dukung Princess Megonondo.

Masuk 10 Besar, Putri Asal Jambi ini Siap Bersaing di Grand Final Miss World Malam ini

0
JAMBISIBER, Jakarta – Malam ini, Sabtu (14/12) final ajang kecantikan
Miss World 2019 akan segera diadakan. Namun, sebelumnya, para penonton diajak menyaksikan sepak terjang para kontestan dalam program penjurian awal terlebih dahulu. Salah satunya, dalam penjurian bertajuk ‘Beauty With A Purpose’ (BWAP).
Mengutip keterangan dari situs resmi Miss World, tiap tahun, para kontestan diminta mengerjakan proyek sosial lewat program tersebut. Persisnya, mereka akan merancang dan mengeksekusi sebuah gerakan sosial, demi membantu orang-orang dari negara asalnya. Setelahnya, aksi itu akan dinilai oleh juri dari Miss World dan diumumkan dalam malam final ajang itu. Pemenang program ini otomatis akan masuk ke dalam posisi 40 besar ajang Miss World.
Tahun ini, kontestan Miss World asal Indonesia, Princess Mikhaelia Audrey Megonondo, berhasil masuk ke jajaran 10 besar program ‘Beauty with a Purpose’. Namanya berjejer dengan kontestan lain, yaitu yang berasal dari Vietnam, Nepal, Nigeria, Prancis, India, Venezuela, Tunisia, Malaysia, juga Mongolia.

View this post on Instagram

Beauty With A Purpose Charity Gala ————————————————— Every single one of the girls here did an amazing job on their Beauty With A Purpose project, all of them deserves recognition and i’m so proud of everyone here. I’m super proud of all of my sisters and their wonderful project, every one of you did an amazing job. Congratulations to my sisters that made it to the Top 10 of BWAP, i’m so proud of you… I’m beyond grateful and blessed to be one of the finalist for the Top 10 of Beauty With A Purpose, thank you very much to my amazing BWAP team! I cried when i heard Indonesia was a part of this because everything we did as a whole shows what an amazing impact we did! 👗: @priyooktaviano 💍: UBS GOLD 🎨: #missworld #missworld2019 #missindonesia2019 #missworldindonesia #missindonesia #princessmegonondo #indonesia

A post shared by Princess Megonondo (@princessmegonondo) on

Princess diketahui membuat proyek di daerah Kawungsari, Jawa Barat. Ia membantu menciptakan alternatif penghasilan bagi warga sekitar, dengan harapan agar anak-anak dari daerah tersebut bisa kembali ke sekolah dan mengejar kehidupan yang lebih baik.
Setelah keluar sebagai top 10 program itu, Princess pun mengungkapkan rasa terima kasih lewat akun Instagram pribadinya.
“Saya sangat berterima kasih dan bersyukur karena menjadi salah satu finalis Top 10 Beauty With A Purpose. Terima kasih kepada tim BWAP yang sangat hebat!” tulis Perempuan asal Jambi itu dalam akun Instagramnya.
“Saya menangis ketika mendengar bahwa Indonesia adalah bagian dari ini, karena ini menunjukkan dampak besar dari apa yang kita lakukan,” imbuhnya.
Terpilihnya Princess pun menambah panjang daftar kontestan Indonesia yang mendapat peringkat tinggi di ‘Beauty with a Purpose’. Indonesia pernah beberapa kali memenangkan program tersebut, yaitu pada 2011 (Astrid Yunadi), 2014 (Maria Rahajeng), 2015 (Maria Harfanti), juga 2016 (Natasha Manuella). Kemudian, tahun lalu, Alya Nurshabrina selaku Miss Indonesia 2018 menduduki kursi 1st runner-up untuk kategori ini.
Sementara itu, malam ajang final Miss World sendiri baru akan dilaksanakan pada Sabtu (14/12) di London, Inggris. Puluhan perempuan dari berbagai negara akan berkompetisi untuk memenangkan ajang kecantikan asal Inggris yang sudah diadakan sejak 1951 itu.
Seperti apa sih pesona Princess yang jadi wakil Indonesia di salah satu ajang kecantikan dunia ini? Yuk, kita intip foto-foto terbarunya:
Miss World asal Indonesia, Princess Mikhaelia Audrey Megonondo. Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Miss World asal Indonesia, Princess Mikhaelia Audrey Megonondo. Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Foto Instagram Princessmegonondo
Sumber: kumparan.com

Viral, Bule Prancis Kepincut Pria Asal Flores

0

JAMBISIBER, Batam – Marselinus Menasa Boro, pria asal Kampung Lamahelan, Adonara, Flores, NTT, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Pasalnya Marselinus baru saja berhasil menjadi suami dari bule cantik asal Prancis.

Marselinus bahkan telah memboyong keluarga si Bule Cantik bernama Marie De La Rousseliere untuk tinggal di Tanjunguma, Kota Batam.

Infomasi pernikahaan mereka beredar di beberapa grup media Facebook, Batam hingga Kupang, NTT. Disebutkan, pernikahan sepasang kekasih ini berlangsung pada Senin (25/11/2019) lalu, di Gereja Katolik St Petrus, Lubuk Baja, Kota Batam.

Sedangkan resepsi akan berlangsung Sabtu (30/11/2019) di Bukit Timur, Tanjunguma. Unggahan tersebut dibanjiri komentar warganet, salah satunya akun FB Eni Suwandi Enn.

“Jodoh tidak akan kemana seperti kata orang-orang dulu,” tulisnya.

Warganet juga banyak yang mendoakan agar pasangan ini selalu bahagia selamanya. “Selamat menempuh hidup baru, serta bahagia selamanya,” ujar warganet yang lain.

Salah seorang kerabat mempelai, Prilise Ama Demon Dore yang ikut dalam resepsi pernikahan itu ikut mendoakan yang terbaik untuk keduanya.

Menurutnya, kisah cinta Marselinus dan Marie cukup menarik. Pertemuan pertama sejoli ini terjadi saat perjalanan ke sebuah kuburan di daerah Rempang, Batam. Banyak keluarga yang tak menyangka Mance, panggilan akrab Marselinus, akhirnya bisa mempersunting wanita asal Prancis, Marie.

“Kami kaget juga, Mance sempat kenalin dengan keluarga. Belum lama ini, belum sampai setahun, kami jumpa ia bawa calonnya ke Batam. Kebetulan saya dengar calonnya ini kan kabarnya tinggal di Singapura dan jadi dosen di sana,” kata Prilise seperti dikutip Batamnews, Selasa (26/11/2019).

Menurut Prilise, Mance juga sering ke Singapura. “Kalau dulu, mantannya (Marselinus) setahu saya orang Adonara juga. Cuma ga jadi, putus. Habis itu baru menjalin hubungan dengan wanita asal Prancis. Ya kami ikut senang,” kata Prilise.

Dalam resepsi pernikahan pun banyak keluarga yang memprediksi hal itu bisa menjadi viral. Apalagi zaman media sosial saat ini.

“Saya kaget juga bisa viral pernikahan abang saya. Tapi memang sebelumnya keluarga lain sempat mengatakan, ini bisa viral, ternyata benar,” ucap Prilise.

Hal unik menurutnya yang terjadi saat resepsi pernikahan Mance. Dikatakan, Prilise abangnya sempat malu-malu saat momen ciuman.

“Iya, sempat malu-malu pas mereka ciuman. Pokoknya berkesan lah. Ya kami mendoakan semoga mempelai bisa berbahagia kehidupan mereka,” katanya.

Sumber: batamnews.com

Netizen Heboh Gaji Stafsus 51 Juta, Bandingkan Guru Honorer Tak Bergaji

0
Guru honorer mengadu ke DPRD Ende karena tidak menerima gaji selama 11 bulan di tahun 2019. (net)

JAMBISIBER, Milenial – Hari ini, Jum’at (22/11) ramai di pemberitaan terkait penghasilan dari para Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo. Seperti diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) 144/2015, penghasilan Stafsus mencapai Rp 51 juta setiap bulan.

Hari ini juga, ada pemberitaan, seorang guru honerer di Kabupaten Ende, NTT menangis di hadapan dewan karena sudah 11 bulan tidak terima gaji.

Alhasil, dua pemberitaan itu viral di media sosial. Netizen membandingkan gaji Stafsus yang “di langit” dengan belum turunnya gaji guru honorer.

Netizen bernama Naylani Hasibuan mengatakan, tadinya merasa bangga kaum milenial dilibatkan dalam pemerintahan. Awalnya dia mengira paling gaji Stafsus 5 jutaan, tapi ternyata gajinya selangit Rp 51 juta per bulan.

“Dengan gaji selangit, tolong dilihat juga dong rakyat bawah yang bekerja tanpa pamrih bahkan gajinya belum dibayar selama 11 bulan jadi guru honorer,” kata dia.

Netizen yang merupakan ibu rumah tangga ini juga mengingatkan pemerintah, masih banyak rakyat hidup dalam garis kemiskinan, lalu dipaksa untuk kenaikan tarif dasar listrik dan iuran BPJS Kesehatan awal tahun depan.

Pemilik akun M. Margani (@MMargani5) menyindir Jokowi yang memberikan gaji gede kepada Stafsus, tapi kurang memberikan perhatian kepada guru honorer.

“Pak Dhe baik banget, banyak yang tiba-tiba ketiban durian runtuh. Maklum sekerang lagi musim panen bagi sebagian kelompok. Tapi yang pasti nasib guru honorer masih tetap “horor dan mencekam”. Kapan ya para pahlawan pendidikan ini mendapatakn gaji yang layak?” sebut dia.

Sementara yang punya akun Herman (@herman_pocong) mengatakan, sehebat apapun Stafsus yang diangkat Jokowi, tidak pantas mereka mendapat penghasilan sebesar itu saat banyak masyarakat masih kesusahan.

“Sehebat apapun dia di luar sana, tetep tak pantas dapat gaji Rp 51 juta dari keringat rakyat yang masih bingung besok bisa makan apa. Mungkin dia potensial jadi Stafsus Presiden, tapi dikasi gaji Rp 51 juta itu yang kurang elok,” ujarnya.

Juga akun Ita Suprapti, membandingkan gaji prajurit yang tidak sebanding dengan gaji Stafsus. “Apalagi dibandingkan dengan gaji prajurit pak, yg sudah jelas pekerjaan nya demi negara..Naik 100k pun nunggu waktu lama,” curhatnya

Netizen Bobby Moore, malah menyarankan gaji Stafsus baiknya untuk merenovasi fasilitas pendidikan yang saat ini butuh perhatian. “Seandainya gaji mereka dikumpulkan dan dibuat merenovasi atau memperbaiki fasilitas pendidikan yg msh kurang layak didaerah2, yg msh blm tersentuh oleh pemerintah mgkn akan lebih bermanfaat,” cuitnya

Berbeda dengan akun Steven Suteki. Netizen ini membandingkan gaji stafsus dengan gajinya sendiri. “Hebat! Profesor Golongan IV D seperti saya saja hanya sekitar 18 juta rupiah per bulan. Peras otak, salah-salah mikir dan kritik harus siap dipecat. Harus bikin buku, jurnal internasional terindeks SKOPUS, penelitian, mengajar juga sampe ndower pun kadang dicuekin mahasiswa. Ada lagi fakta yanng menyedihkan bagi teman-teman guru honorer, guru tidak tetap dll, piro gajine? Sudah kecil kadang tdk lancar per bulan. Miris bukan?”

“Ini anak-anak hebat, maka sudah layak digaji 51 juta per bulan. Hanya di negeri +62 hal ini terjadi? Ayo, kita dukung langkah pemerintah apapun. Pasti bertujuan baik. Mana ada to pemerintah mau berbuat buruk dan menyesengsarakan rakyatnya,”. (red)

Digaji 42 Juta Perbulan untuk Menghisap Ganja, Mau?

0
Ganja di beberapa negara dilegalkan untuk keperluan medis. (Foto: Getty Images/AFP)

JAMBISIBER, Luarnegeri – Ganja di Indonesia masih menjadi tumbuhan prikotropika terlarang karena dianggap berbahaya rawan disalahgunakan. Namun di beberapa negara, Amerika Serikat contohnya, penggunaan ganja mulai diterima secara luas sebagai tumbuhan medis.

Oleh karena itu tidak heran bila di sana bermunculan bisnis yang berkaitan dengan ganja. Salah satunya situs AmericanMarijuana.org yang sering mengulas berbagai produk ganja termasuk ganja medis.

Situs ini belakangan diketahui sedang mencari penguji ganja profesional. Tidak tanggung-tanggung gaji yang ditawarkan sampai Rp 42 juta per bulan atau sekitar Rp 500 juta per tahun.

“Semua orang tergila-gila dengan rokok ganja. Bisa dibayar untuk melakukan hal tersebut membuatnya jadi semakin menarik,” kata Dwight Blake yang memimpin pencarian penguji ganja untuk AmericanMarijuana.org seperti dikutip dari The Sun, Senin (18/11/2019).

Sebagai persyaratan seorang tidak hanya dituntut untuk bisa mencicipi atau menghisap ganja setiap hari tetapi juga nyaman di depan kamera dan punya pengetahuan luas seputar ganja. Selain itu seorang penguji juga harus sehat secara umum.

“Tawaran ini 100 persen nyata dan ini pekerjaan serius lebih dari sekedar dibayar untuk menghisap ganja. Bila Anda berpikir hanya itu saja pekerjaan yang akan Anda lakukan, maka kemungkinan tawaran ini bukan untuk Anda,” tulis iklan lowongan pekerjaan yang dipajang Dwight.

Sumber: detik.com

Bangga, Putri Cantik asal Jambi ini Siap Harumkan Indonesia di Miss World 2019

0
Princess Megonondo jadi wakil Indonesia di ajang Miss World 2019. (ist)

JAMBISIBER, Milenial – Perjalanan panjang Princess Megonondo di ajang Miss Indonesia 2019 berbuah manis. Wanita yang mewakili Provinsi Jambi ini dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2019.

Princess Megonondo mengaku tak menyangka terpilih menjadi Miss Indonesia 2019. Bahkan sebelumnya ia justru menjagokan finalis asal Nusa Tenggara Timur, Rosari Ndona, yang akan mengenakan mahkota tertinggi di ajang terebut.

Namun, nasib berkata lain Ia terpilih menjadi Miss Indonesia 2019  dan hari ini Putri Cantik asal Jambi ini telah berada di London, Inggris untuk mengikuti ajang Putri kecantikan dunia, Miss World 2019.

Di London, ia akan mengikuti masa karantina selama sebulan sebelum tampil di malam puncak Miss World yang digelar pada 14 Desember 2019 mendatang.

Kepada awak media, Princess mengaku bersaing dengan kontestan dari seluruh dunia, meski hingga saat ini perasaannya tengah campur aduk. Ia tetap percaya diri melakukan yang terbaik untuk Indonesia.

“Buat masyarakat di luar sana, saya mohon doa dan minta support-nya,” imbuh Princess, saat ditemui wartawan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, Minggu (17/11/2019)

Dalam kesempatan yang sama, ibunda Princess, Listiana Megonondo mengaku bangga dan siap memberikan dukungan penuh kepada putri sulungnya tersebut.

“Saya bangga sama anak saya, karena di seusia dia, alhamdulillah sudah bisa mewakili Indonesia di ajang internasional, di Miss World,” tutur Listiana Megonondo.

Ia juga berharap semoga Princess bisa merepresentasikan perempuan Indonesia dengan baik.

Kedua orangtua Princess saat ini juga sedang berada di London untuk memberikan dukungan secara langsung kepada anak pertamanya.

Princess Megonondo siap mengharumkan Indonesia di Ajang Miss World 2019 di London. (ist)

Perjalanan Princess Megonondo menuju Miss World 2019

Princess Megonondo merupakan mahasiswi Universitas Bina Nusantara Jurusan International Bussines. Wanita dengan tinggi badan 173 sentimeter tersebut memiliki hobi belajar bahasa asing. Bahasa asing yang dikuasainya antara lain bahasa Inggris, Mandarin, dan Perancis.

Sebelum mengikuti Miss Indonesia 2019, Princess pernah menorehkan beragam prestasi. Salah satunya menjuarai School English Debate Competition tahun 2015-2017. Idolanya adalah sang ibu dan Raden Adjeng Kartini, yang dianggap sebagai simbol perempuan yang kuat dan gigih.

Kepedulian perempuan kelahiran 30 Agustus 2000 ini dalam bidang sosial juga sangat besar. Hal itu diwujudkan dengan mengikuti pengumpulan dana untuk disumbangkan kepada panti asuhan tiap tahunnya, semasa duduk di bangku SMA.

Oleh karena itu, melalui ajang Miss Indonesia Princess Megonondo ingin menjadi pribadi yang lebih baik dan mengembangkan potensi diri untuk lebih kompetitif. Lalu dia ingin menjadi jembatan untuk segala kegiatan yang positif dan mulai serta bermartabat untuk orang lain.

“Terimakasih kepada semua finalis, tanpa kalian Princess mungkin enggak bisa seperti ini,” ucap Princess.

Terpilih menjadi Miss Indonesia 2019, Princess Megonondo berhak atas hadiah berupa uang tunai, mobil dan perhiasan emas. Selain itu Princess juga akan mewakili Indonesia di kontes kecantikan dunia Miss Wolrd 2019.

Biodata & Profil Princess Megonondo

Nama Lengkap: Princess Mikaela Audry Megonondo
Nama Panggung: Princess Megonondo
Nama panggilan: Princess Megonondo atau Ocess
Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 30 Agustus 2000
Kewarganegaraan: Indonesia
Profesi: Model, Mahasiswi
Pendidikan: Jurusan International Business, Binus International University
Agama: Islam
Tahun Aktif:  – sekarang
Profesi: Pengusaha
Akun Instagram: @princessocess

Fakta-Fakta Unik Princess Megonondo

Princess Megonondo menguasai banyak bahasa diantaranya tentu saja Bahasa Indonesia lalu Mandarin, Perancis, dan Inggris.Ia pun telah beberapa kali menorehkan prestasi dalam sejumlah kompetisi bahasa asing, salah satunya adalah juara dalam School English Debate Competition tahun 2015-2017.

Princess merupakan anak dari seorang ibu yang berdarah Jawa, dan sang ayah yang berdarah Jambi. Oleh sebab itu dia mengikuti Miss Indonesia mewakili Provinsi Jambi, karena memiliki garis keturunan Jambi dari sang ayah.

Princess Meganondo dari Jambi dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2019 (ist)

Sumber: bintangtabloid.com dailysia.com okezone.com

Duarr! Medan Diguncang Bom, Ini Kronologisnya

0

JAMBISIBER, Medan – Bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Medan hari ini, Rabu (13/11/2019). Bom Medan tersebut kembali menambah kasus bom bunuh diri di Indonesia.

Adapun, kejadian bom medan tersebut terjadi pada pagi hari. Identitas pelaku saat ini sudah diketahui.

Berikut fakta-fakta bom Medan hari ini yang dirangkum

1. Nama Pelaku

Identitas terduga pelaku bom Medan terungkap. Terduga pelaku bernama Rabbial Muslim Nasution.

2. Pelaku Tewas

Pelaku bom bunuh diri di Medan diduga tewas. Pelaku diketahui berjumlah satu orang. Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo.

“Diduga bom bunuh diri. Pelaku diduga meninggal dunia,” kata dia.

3. Status Pelaku

Berdasarkan data yang diungkap oleh aparat, pelaku berstatus sebagai pelajar/mahasiswa. Rabbial merupakan pria kelahiran 11 Agustus 1995.

4. Pelaku Pakai Atribut Ojol

Saat ini identitas pelaku bom Medan belum diketahui, tetapi diketahui pelaku menggunakan jaket ojol dari Gojek. Merespons hal itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana mengundang pihak aplikator.

5. Pelaku Ngaku Mau Urus SKCK

Sebelum meledakkan bom Medan, pelaku digeledah dua kali oleh polisi. Bahkan, ia mengaku hendak mengurus SKCK.

6. Jumlah Korban

Jumlah korban luka akibat bom Medan di Polrestabes Medan berjumlah enam orang. Adapun lima orang dari anggota polisi dan satu orang warga sipil.

7. Pengamanan Polrestabes Diperketat

Pasca kasus bom Medan, pengamanan di lokasi diperketat. Polrestabes Medan ditutup untuk umum.

Sumber: detik.com

Tangisan Ayah Galak saat Nikahkan Putrinya, Bikin Terenyuh

0
Viral Video Ayah Galak ini menangis di pernikahan putrinya, Netizen Ikut terharu (net)

JAMBISIBER, Milenial – Ayah memang dikenal sebagai sosok yang tegas bahkan galak. Tapi, ketika putrinya menikah, ayah bisa berubah jadi sosok yang lembut bahkan cengeng. Seperti kisah ayah ini, Bun, yang kemudian viral.

Adalah wanita bernama Yasmin Sofea yang mengunggah video suasana ijab qabul pernikahannya. Ayah Yasmin dikenal sebagai sosok yang galak bahkan garang. Di Twitternya, Yasmin mengatakan ayahnya adalah sosok yang kuat, tegas, dan tak pernah menangis apapun yang terjadi.

Namun, semuanya berubah ketika Yasmin menikah. Saat proses ijab, ucapan ayah Yasmin yang bernama Abdul Aziz sempat terhenti.

“Saudara Muhamad Faisal Bin Emil, saya nikahkan engkau…” Abdul tak bisa melanjutkan kata-katanya. Dia menarik napas panjang, menundukkan kepala, bahkan mengusap air mata di wajahnya.

Kurang lebih suara Abdul Aziz tertahan 20 detik, setelah itu ia melanjutkan kalimatnya. Si mempelai pria menjawab ijab yang disampaikan ayah Yasmin. Momen mengharukan ini diunggah Yasmin di Twitter-nya.

“Hanya Tuhan yang tahu seberapa besar aku cinta pada Papa. Aku akan selalu jadi gadis kecil papa. Restui aku ua, Pa. Aku mencintaimu dan papa lah ayah terbaik yang aku punya. Aku sayang banget sama Papa,” tulis Yasmin.

Yasmin menambahkan, ayahnya adalah sosok yang tidak pernah mengatakan dia mencintai anak-anaknya. Tapi, apa yang dilakukan sang ayah, menurut Yasmin sudah menunjukkan lebih jelas bagaimana rasa sayang sang ayah pada dirinya.

“Terima kasih atas semua yang sudah Papa lakukan untukku,” tulis Yasmin.

Sampai sekarang, video haru tersebut sudah dibagikan lebih dari 12 ribu kali dan ditonton oleh lebih dari 174 ribu pengguna Twitter.

Orang tua merasa kehilangan saat anaknya menikah memang wajar terjadi, Bun. Memang, orang gampang berkata saat anak perempuan menikah, orang tua enggak kehilanga putrinya. Justru mereka mendapat anak laki-laki, demikian disampaikan psikiater Fredric Neuman.

Neuman tak menampik biasanya para ayah lebih bisa menguasai emosi. Meskipun, bukan tak mungkin juga mereka menitikkan air mata sedih sekaligus bahagia ketika putrinya resmi diperistri pria pilihannya.

“Setelah menikah, sudah pasti orang tua tak bisa banyak ikut campur akan kehidupan sang anak. Bahkan, setelah anak menikah, dia dan orang tuanya bisa terpisah jarak dan waktu. Pengaruh orang tua pun berkurang pada kehidupan anaknya yang sudah menikah. Dan inilah kehilangan orang tua yang sesungguhnya,” papar Neuman mengutip Psychology Today.

Sumber : detik.com

Mantap! Kini WhatsApp Hadirkan Aplikasi Sensor Sidik Jari

0
Ilustrasi (net)

JAMBISIBER, Milenial – Aplikasi pesan instan WhatsApp baru saja merilis sensor sidik jari di Android, setelah awal tahun ini merilis keamanan biometrik untuk pengguna iOS.

Dikutip dari laman The Verge, Jumat, 1 November 2019, mengaktifkan fitur sidik jari di WhatsApp artinya Kamu harus menggunakan sidik jari untuk membuka kunci aplikasi. Bahkan setelah membuka kunci ponsel.

Cara mengaktifkannya adalah melalui pengaturan Privasi pada aplikasi. Kemudian ada beberapa opsi agar aplikasi tidak terkunci selama satu sampai 30 menit setelah pengguna membuka aplikasi.

Selain sensor sidik jari, platform juga mengizinkan pengguna untuk mengatur pesan agar tidak terlihat di layar pemberitahuan.

WhatsApp yang dibentengi sensor sidik jari sebenarnya bukan hal yang terlalu mengejutkan. Pasalnya fitur ini pernah dibocorkan oleh WABetaInfo, sedang diuji versi beta pada Agustus lalu.

Untuk di iOS fitur ini mendukung Touch ID dan Face ID, sedangkan Android terbatas hanya untuk sidik jari karena tidak ada penyebutan sensor wajah dalam pengumuman yang diberikan WhatsApp.

Sumber: viva.co.id

Hati-Hati Saat ini Peretas Mengintip Ponsel Anda, Begini Mencegahnya!

0
Ilustrasi (net)

JAMBISIBER, Milenial – Canggihnya teknologi, ternyata sejalan dengan meningkatnya peretasan pada gawai yang digunakan. Hal ini bisa dibuktikan, seperti data Kaspersky, yang menyebut telah memblokir sebanyak 632.451 serangan seluler dan ditemukan 106 paket instalasi Trojan mobile banking di Indonesia dalam periode Januari hingga September 2019.

General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky, Yeo Siang Tiong mengatakan, sebanyak 53 persen dari populasi di Indonesia adalah pengguna internet mobile. Bahkan jumlah di negara kepulauan ini setara dengan 6,5% pengguna internet di Asia. Tak heran, jika Nusantara jadi target  menarik dan menggiurkan bagi para pelaku peretasan.

“Sekarang merupakan tantangan bagi semua pihak di negeri ini, baik negeri maupun swasta, untuk bekerja meningkatkan status kebersihan digital (digital hygiene) negara, sebagaimana kami mengamankan aset digital seperti halnya melindungi properti fisik kami,” ucapnya dalam pernyataannya, Sabtu, 9 November 2019.

Untuk mengurangi risiko tersebut, Kaspersky memberikan beberapa langkah untuk mengenali dan menghindari dari Malware Android. Pertama, Disarankan untuk bisa mengunduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Google Play. Walaupun tak sepenuhnya terjamin keamanan, namun resiko menemukan Trojan lebih rendah.

Berikutnya, Kaspersky menyarankan juga memblokir instalasi software dari pihak ketiga dalam pengaturan perangkat. Dengan cara ini menghilangkan ancaman yang diunduh secara acak dengan upaya meniru pembaruan sistem. Setelahnya,
perusahaan keamanan siber itu mengingatkan pengguna gawai untuk mengunduh pembaruan sistem dan aplikasi.

Hal lain yang perlu mendapat perhatian, adalah tidak asal meng-klik sebuah tautan. Sebab, link tersebut biasanya berada di email ataupun pesan teks. Tak hanya itu, pengguna juga disarankan untuk selalu memikirkan apakah izin aplikasi itu cocok dengan tujuannya. Jika asal memberikan izin bisa saja mengirimkan data sensitif pada pihak ketiga.

Langkah berikutnya adalah selalu waspada dengan adanya uji coba anti virus gratis. Bisa saja itu merupakan malware samaran yang bisa menyerang perangkat seluler.

Sumber: viva.co.id

Nggak Perlu Antre di Polres, Membuat SKCK Sekarang Bisa Online, Ini Caranya!

0

JAMBISIBER, Info – Selama ini, banyak orang yang berpikir bahwa membuat SKCK memakan banyak waktu dan prosesnya ribet. Namun kini, pemerintah membuatnya semakin mudah. Sekarang kamu bisa membuat SKCK untuk daftar CPNS maupun untuk keperluan lain secara online.

Berikut Tips rangkum alur membuat SKCK secara online yang bisa kamu terapkan secara mandiri di rumah.

Pertama peserta juga wajib menyiapkan sejumlah persyaratan sebelum mengajukan pembuatan SKCK online.

Sejumlah syarat pembuatan SKCK online dilansir jambisiber.com dari laman resmi, skck.polri.go.id.

– KTP atau tanda pengenal lainnya
– Kartu Keluarga asli
– Akte Lahir/ Surat Kenal Lahir
– Scan foto diri 4×6 dengan latar belakang merah (6 lembar/ siapkan lebih untuk cadangan)
– Melampirkan sidik jari

Kartu sidik jari bisa didapatkannya di polres dengan surat rekomendasi dari polsek setempat. Syarat dokumen perekaman rumus sidik jari:

1. Fotokopi KTP sebanyak 1 lembar
2. Foto depan ukuran 4×6 latar belakang merah 2 lembar
3. Foto samping kiri ukuran 4×6 latar belakang merah 1 lembar
4. Foto samping kanan ukuran 4×6 latar belakang merah 1 lembar
5. Melengkapi form sidik jari (nama, bentuk wajah, rambut, dan ciri fisik lainnya)

Berdasarkan prosedur di laman resmi skck.polri.go.id, simak tata cara membuat SKCK online, sebagai berikut ini:

1. Pelamar membuka situs SKCK di https://skck.polri.go.id/.
2. Pilih menu “FORM. PENDAFTARAN” yang ada di pojok kanan.
3. Pilih keperluan pembuatan SKCK yakni “Polres – melamar sebagai PNS”, lalu isi alamat dan pilih metode pembayaran.
4. Klik lanjut dan isi data pribadi.
5. Unggah pas foto berlatar belakang merah dengan ukuran 4×6.
6. Klik lanjut dan isi data keluarga. Ada pasangan suami/istri bagi yang sudah menikah, dan ada ayah serta ibu bagi yang belum.
7. Klik lanjut dan isi riwayat pendidikan dari SD hingga universitas.
8. Klik lanjut dan isi pertanyaan soal perkara pidana atau pelanggaran.
9. Klik lanjut dan isi ciri fisik mulai dari rambut, wajah, kulit, tinggi dan berat badan, dan tanda istimewa.
Ada juga isian rumus sidik jari jika punya kartu sidik jari. Bagi yang tidak, bisa dikosongkan.
10. Klik lanjut ke halaman lampiran.
Unggah lampiran KTP, paspor, kartu keluarga, dan akta lahir/ijazah. Lampiran sidik jari bisa dikosongkan jika tidak tersedia.
11. Isi bagian keterangan.
Ada riwayat pekerjaan, hobi, alamat yang mudah dihubungi, alamat email.
Khusus orang asing, isi bagian sponsor.
12. Centang pernyataan kebenaran data lalu klik proses.

Biaya Pembuatan SKCK Online

Untuk membuat SKCK secara online ada tarif yang perlu peserta keluarkan. Tarif membuat SKCK yakni sebesar Rp 30.000.

Pembayaran bisa dilakukan di loket polres yang dituju atau menggunaan BRI virtual account (BRIVA) untuk pemegang rekening BRI.

Pengambilan SKCK Online

Apabila telah selesai mengikuti langkah-langkah di atas, peserta akan mendapatkan resi pendaftaran. Resi pendaftaran tersebut berisi keterangan pembayaran dan jadi bukti pengambilan SKCK di kantor kepolisian yang dituju.

Apabila peserta melakukan pendaftaran pada pukul 08.00, SKCK kemungkinan bisa didapat hari yang sama juga.

Namun, jika pendaftaranmu melewati waktu tersebut, SKCK bisa diambil keesokan harinya. Batas pengambilan SKCK adalah 3 hari. Jika melebihi batas tersebut, peserta wajib mendaftar ulang.

SKCK memang tidak menjadi dokumen yang diminta ketika mendaftar CPNS secara online di laman sscasn.bkn.go.id. Namun, syarat SKCK akan diminta ketika peserta CPNS dinyatakan lulus.

Masa berlaku SKCK ini adalah selama enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlakunya, SKCK ini bisa diperpanjang jika diperlukan.

Bagi kamu yang ingin membuat atau memperpanjang SKCK, kini tak lagi perlu repot-repot antri di kantor polisi. Untuk membuat atau memperpanjang SKCK kini juga bisa dilakukan secara online.

SKCK merupakan surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seorang pemohon (warga masyarakat).

Untuk menerangkan tentang ada ataupun tidak adanya catatan suatu individu atau seseorang yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.

Sumber: Polri

Wow, Wanita Cantik ini Ditunjuk jadi Rektor di Usia 27 Tahun

0
Risa Santoso (ist)

JAMBISIBER, Milenial – Risa Santoso resmi ditunjuk menjadi Rektor Institut Teknologi Bisnis (ITB) Asia, Kota Malang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Jabatan itu diraih Risa di usianya yang masih belia, menginjak 27 tahun.

Sebelumnya, Risa menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis di Kampus yang sama. Berkat kepiawaiannya, wanita kelahiran 27 Oktober 1992 ini dipilih oleh Yayasan Wahana Edukasi Cendikia menjadi rektor.

Saat ditemui Medcom.id, Risa mengaku kini memiliki tanggung jawab yang lebih besar. Sebab, sebelumnya dia hanya terlibat dan berkecimpung dalam pengembangan bisnis di kampus tersebut.

“Sekarang saya terlibat di semua pengembangan kampus. Sebelumnya hanya beberapa program. Sekarang mulai fasilitas kampus, kurikulum, ekspansi dan lain-lain, semuanya terlibat. Ini hal yang perlu saya pelajari lagi,” katanya.

Berbagai gebrakan pernah dilakukan Risa saat menjabat Direktur Pengembangan Bisnis. Mulai menjadi inisiator Asia Entrepreneurship Training Program (AETP) hingga program akselerasi kerja sama Swiss dan Indonesia.

Program kerja sama Swiss-Indonesia ini untuk membantu pengembangan dan internasionalisasi startup muda Indonesa hingga mendapatkan pendanaan internasional.

Berkat program ini Kampus Asia dipilih menjadi pusat pelatihan di Indonesia yang bertanggung jawab untuk pelatihan startup di bagian Indonesia Timur.

Tak hanya itu, Risa juga menjadi inisiator Asia Hackaton dan program magang di luar negeri. Lewat program ini, mahasiswa Kampus Asia bisa magang di perusahaan luar negeri selama satu bulan, agar mandiri dan memiliki pandangan luas.

“Ke depannya, Institut Asia ini akan membangun ilmu yang fokus pada digital bisnis. Program yang lebih spesifik. Tidak hanya belajar ilmu saja, tetapi juga ada pengalaman yang didapatkan,” terangnya.

Risa sendiri juga ingin lebih banyak berkoordinasi dengan para dosen dan mahasiswanya di Kampus Asia. Tujuannya tak lain untuk mengetahui kebutuhan baik dari dosen maupun mahasiswa.

“Untuk mahasiswa saya ingin menyadarkan apa yang mereka inginkan. Kalau mereka jelas mau jadi apa, dan kita tahu lalu bisa support,” ujarnya.

Sumber: Medcom.id

Paket Data Telkomsel Mulai Rp 60.000, Khusus Hari ini dan Besok

0
Telkomsel (ist)

JAMBISIBER, Telkomsel – Promo #SurpriseDeal kembali digelar Telkomsel. Khusus hari ini dan besok, 6-7 November 2019, Telkomsel menawarkan paket internet hingga 75 GB mulai dari harga Rp 60.000.

Ada beberapa paket pilihan paket yang tersedia, dikutip dari situs resmi Telkomsel.

Pertama adalah opsi paket data 8 GB dengan harga Rp 60.000, paket 20 GB seharga Rp 125.000, paket 30 GB dengan harga Rp 130.0000, paket 50 GB seharga Rp 170.000, dan paket 75 GB seharga Rp 230.000.

Sesuai paket di atas berlaku 30 hari untuk jaringan 2G, 3G, dan 4G. Paket-paket ini tersedia bagi pelanggan Simpati, Kartu AS, Loop, dan pascabayar (Kartu Halo).

Pengguna bisa mengaktifkannya di aplikasi MyTelkomsel, situs www.telkomsel.com, atau melalui Link Aja.

Apabila sudah membeli salah satu paket, pastikan dulu sudah mendapat pesan notifikasi bahwa paket telah diaktifkan. Untuk mengecek kuota data, bisa dilihat di aplikasi MyTelkomsel atau USSD *888#.

Dalam syarat dan ketentuan yang tertera di situs resminya, penawaran yang akan muncul di aplikasi akan lebih tinggi dari pemakaian pada bulan sebelumnya.

Artinya, tidak akan muncul penawaran paket dengan kuota data lebih rendah atau di bawah pemakaian pada bulan sebelumnya.

Sebagai contoh, apabila pelanggan pengguna bulan sebelumnya membeli kuota seharga Rp 210.000, penawaran yang akan diberikan adalah paket kuota 75 GB seharga Rp 230.000.

Setiap pelanggan juga kemungkinan akan mendapatkan penawaran yang berbeda-beda. Paket ini cukup menarik.

Sebab, harga normal yang berlaku untuk kuota 10GB adalah Rp 77.000. Namun, perlu diingat bahwa kuota paket #SurpriseDeal tidak dapat diakumulasikan dengan paket Telkomsel lain.

Promo #SurpriseDeal biasanya datang secara tiba-tiba. Dengan demikian, tidak ada salahnya untuk mencobanya saat promo datang. Selamat mencoba!

Sumber: Kompas/Telkomsel

Bikin Salut, Ini Usaha Sederhana Anak Konglomerat Putri Tanjung

0

SIBERMILENAL, Jakarta – Anak salah satu konglomerat tanah air, Putri Tanjung memiliki kepribadian yang sederhana. Terlahir sebagai anak orang kaya lantas tak membuatnya manja dan berpangku tangan pada harta milik orang tuanya.

Sedari kecil, Putri dididik oleh orang tuanya Anita Ratnasari Tanjung dan Chairul Tanjung untuk berusaha terlebih dahulu ketika menginginkan sesuatu.

Wanita berparas ayu ini mengaku, kemandirian yang melekat pada dirinya adalah keberhasilan didikan dari Anita. Meski kaya raya, Putri Tanjung bahkan hanya mendapatkan setengah dari uang saku teman-temannya.

“Yang ngajarin mandiri itu Ibu sebenernya, jadi Ibu itu lucu banget, jadi Ibu itu ngasih uang jajan itu setengah dari temen-temen aku biar aku itu ngerjain apapun, misalnya aku bikin pembatas buku atau apapun itu,” ungkapnya dalam video Narasi Entertainment.

Ia telah dilatih untuk berbisnis sedari dini. Meskipun, barang-barang yang ia jual dulu dibeli sendiri oleh Ibunya, Putri mengatakan, yang diutamakan oleh Anita bukanlah uangnya, namun usahanya.

“Meskipun aku jualnya lagi ke Ibu, tapi at least ada usahanya, jadi sebenernya sama aja, tapi paling nggak ada usahanya gimana caranya,” jelasnya.

Putri Tanjung merupakan anak dari pemilik PT CT Corp. Ia juga menjalankan perusahaannya sendiri, yakni Creativepreneur Event Creator. Di sana ia menjabat sebagai Chief Executive Officer alias CEO. (net)

Ini alasan TikTok Batasi Video 15 Detik

0

SIBERMILENIAL – Aplikasi pembuat video pendek asal China, TikTok, membidik pangsa pasar usia 15-34 tahun di Indonesia. Karena, rentang usia itu merupakan usia generasi Z dan milenial yang mendominasi penggunaan internet.

Sementara itu, riset Mumbrella Asia menyebutkan bahwa pengguna hanya memiliki rentang waktu untuk memperhatikan secara penuh video pendek dengan durasi antara 8 sampai 15 detik.

Head of Public Policy TikTok for Indonesia, Malaysia and Filipina, Donny Eryastha mengatakan, meski sifat konten yang ada tergolong sebagai video pendek dengan durasi di bawah 1 menit, namun TikTok dirasa mampu meningkatkan kreativitas, lantaran telah disediakan berbagai hal yang mempermudah untuk mengekpresikan diri sendiri.

Menurutnya, TikTok sudah menjadi fenomena di berbagai kalangan dan bidang selama 2 tahun kiprahnya di Indonesia. Ia mengaku antusiasme tinggi pengguna TikTok dapat terjadi karena keunikannya yang menyajikan fitur video pendek maksimal 15 detik.
Kami fokus pada video pendek 15 detik, karena berdasarkan riset, rentang perhatian (attention span) seseorang dalam menonton video makin pendek. Kami juga ingin pengguna menjadi diri sendiri. Apalagi generasi milenial dan Z sangat suka dengan konten otentik. Kami menyediakan satu ruang yang cukup besar bagi mereka lewat fitur-fitur yang ada,” katanya.

Lebih lanjut Donny menuturkan jika TikTok bukan media sosial, melainkan sebuah platform untuk mendistribusikan konten video yang dipersonalisasi sesuai preferensi pengguna. Ia juga mengklaim, khusus pengguna di Indonesia, rata-rata menghabiskan 29 menit untuk 100 video per hari.

“Mereka tidak hanya menonton tetapi juga menciptakan, menemukan, berbagi video di platform tersebut. Dengan begitu, berarti pengguna di Indonesia bisa menonton lebih dari 100 video per hari,” jelas Donny.

Aplikasi TikTok menjadi sangat populer ditandai dengan peringkat satu di App Store Indonesia. Secara global, TikTok telah diunduh oleh 1 miliar orang. Hal ini menunjukkan pertumbuhan TikTok sangat pesat sebagai pendatang baru.

Sementara itu, induk perusahaan TikTok, Bytedance Technology, merupakan salah satu perusahaan dengan valuasi tinggi di dunia. Per Oktober 2018, valuasi Bytedance mencapai US$75 miliar dari investor besar SoftBank Group Corp, KKR & Co., dan General Atlantic.

Per Juni 2019, Bytedance meraih keuntungan mencapai 50-60 miliar renminbi atau setara Rp98-118 triliun. Bytedance yakin akan meraih keuntungan hingga akhir semester kedua tahun ini. Prestasi ini sekaligus membawa Bytedance menyalip Uber Technologies Inc. sebagai startup paling bernilai di dunia. (*)