INTERNASIONAL

Beranda INTERNASIONAL

Joe Biden Terpilih Jadi Presiden ke-46 AS, Ucapan Selamat Berdatangan dari Pemimpin Dunia

0
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden (AFP via GETTY IMAGES)

JSICOM – Pemimpin dunia ramai-ramai menyampaikan ucapan selamat kepada Joe Biden yang baru saja terpilih menjadi Presiden ke-46 Amerika Serikat (AS). Ucapan selamat mengalir dari Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau, Kanselir Jerman Angela Merkel, hingga PM Inggris Boris Johnson yang dikenal dekat dengan Presiden Donald Trump.

Seperti dilansir Reuters, Minggu (8/11/2020), PM Trudeau mengucapkan selamat kepada Biden dan wakilnya, Kamala Harris, atas kemenangan dalam pilpres tahun ini. Dia berharap hubungan AS dan Kanada akan semakin erat di bawah kepemimpinan Biden nantinya.

“Atas nama pemerintah Kanada, saya mengucapkan selamat kepada Joe Biden dan Kamala Harris atas terpilihnya mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat. Kanada dan Amerika Serikat menikmati hubungan luar biasa — yang unik di panggung dunia,” ucap PM Trudeau.

“Saya menantikan untuk bekerja dengan Presiden terpilih Biden, Wakil Presiden terpilih Harris, pemerintahan mereka dan Kongres Amerika Serikat saat kita mengatasi tantangan terbesar dunia bersama-sama,” cetusnya.

Kanselir Jerman, Angela Merkel juga ikut menyelamati Biden. “Saya menantikan kerja sama di masa mendatang dengan Presiden Biden. Persahabatan lintas-atlantik kita tidak tergantikan jika kita ingin menguasai tantangan terbesar pada era kita,” ucap Merkel.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dalam ucapan selamatnya juga mengajak Biden dan Harris untuk bekerja bersama menghadapi tantangan dunia.

“Rakyat Amerika telah memilih Presiden mereka. Selamat @JoeBiden dan @KamalaHarris! Kita memiliki banyak tantangan untuk diatasi. Mari bekerja bersama!” cetus Macron.

PM Inggris, Boris Johnson, menyelamati Biden atas kemenangannya dan menyebut AS sebagai sekutu paling penting. Johnson diketahui menjalin hubungan baik dengan Trump selama masa kepresidenannya dalam empat tahun terakhir.

“Selamat kepada Joe Biden atas terpilihnya dia sebagai Presiden Amerika Serikat dan kepada Kamala Harris atas pencapaian bersejarahnya,” ucap Johnson.

“AS merupakan sekutu paling penting kita dan saya menantikan bekerja secara erat bersama menghadapi prioritas bersama kita, dari isu perubahan iklim hingga perdagangan dan keamanan,” imbuhnya.

Sumber: detik.com

Penusukan di Prancis, Para Pemimpin Dunia Ramai-ramai Beri Kecaman

0
Petugas forensik Perancis dan pemadam kebakaran tiba di lokasi penusukan di gereja Nice, Perancis, pada 29 Oktober 2020. (AFP/VALERY HACHE)

JSICOM, PARIS — Kecaman mengalir untuk aksi penusukan di Gereja Notre-Dame Basilica di Nice, Prancis. Para pemimpin dunia beramai-ramai memberikan dukungan untuk Prancis yang baru saja dilanda serangan brutal yang menewaskan tiga orang pada Kamis (29/10) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP dan Associated Press, Jumat (30/10/2020), salah satu kecaman datang dari Kanselir Jerman, Angela Merkel, yang menyatakan dirinya ‘sangat terguncang dengan pembunuhan brutal’ yang terjadi di Prancis.

“Pikiran saya tertuju pada kerabat para korban yang tewas dan luka-luka. Jerman mendukung Prancis pada masa sulit ini,” ucap Merkel dalam pernyataannya.

Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johnson, menyatakan dirinya ‘terkejut’ atas ‘serangan biadab di Notre-Dame Basilica’. “Pikiran kami tertuju untuk para korban dan keluarga mereka, dan Inggris berdiri teguh bersama Prancis dalam melawan teror dan intoleransi,” ucapnya.

Dalam kecamannya, PM Italia, Giuseppe Conte, menyebut tindak penusukan di Prancis sebagai ‘serangan pengecut’. “Keyakinan kita jauh lebih kuat dari fanatisme, kebencian dan teror. Kita merangkul keluarga para korban saudara-saudara kita di Prancis. Kita bersatu!” tegasnya.

Ucapan dukungan untuk Prancis juga datang dari PM Spanyol, Pedro Sanchez. “Kita terus mempertahankan kebebasan, nilai-nilai demokrasi kita, perdamaian dan keamanan warga kita,” ujarnya.

Komentar lebih keras datang dari Hungaria, dengan PM Viktor Orban menyebut serangan di Prancis itu jelas menunjukkan ‘bahwa budaya kita, cara hidup kita dan nilai-nilai Eropa kita berada di ujung tombak terorisme ekstremis’.

“Kami siap bergabung untuk melindungi nilai-nilai tradisional Eropa dan cara hidup tradisional Eropa,” cetusnya.

Kanselir Austria, Sebastian Kurz, dalam kecamannya menyebut tindak penusukan fatal di Prancis sebagai ‘serangan teror Islam yang tercela’. “Kami akan mempertahankan nilai-nilai kami dan ‘cara hidup’ Eropa dengan sekuat tenaga melawan Islamis dan politik Islam,” tegasnya.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, juga menyebut penyerangan brutal di Nice, Prancis itu sebagai ‘serangan teroris Islam radikal’. “Hati kami bersama rakyat Prancis. Amerika berdiri bersama sekutu tertua kami dalam pertempuran ini,” ucap Trump via pernyataan via akun Twitter-nya.

“Serangan teroris Islam Radikal ini harus segera dihentikan. Tidak ada negara, Prancis atau yang lain, yang dapat bertahan lama dengan itu!” tegas Trump.

Kecaman juga datang dari Turki, yang beberapa waktu terakhir terlibat pertikaian dengan Prancis terkait publikasi karikatur Nabi Muhammad yang memicu gelombang serangan terhadap warga Prancis.
“Kami mengecam dengan keras serangan yang dilakukan hari ini di dalam Gereja Notre-Dame di Nice,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Prancis.

Turki juga menyampaikan solidaritas untuk Prancis dan menyampaikan belasungkawa mendalam bagi keluarga korban penusukan fatal itu.

Negara-negara Arab juga melontarkan kecaman untuk penusukan brutal di Prancis tersebut. Kementerian Luar Negeri Mesir menyatakan pihaknya ‘berdiri bersama Prancis dalam memerangi insiden penuh kebencian ini’.

Qatar melontarkan kecaman keras dan menegaskan penolakan terhadap tindak kekerasan dan terorisme, khususnya terhadap tempat-tempat ibadah dan terlepas apapun motifnya. Kementerian Luar Negeri Qatar juga menyampaikan belasungkawa untuk keluarga korban.

PM Lebanon, Saad Hariri, dalam komentarnya mendorong umat Muslim ‘untuk menolak tindak kriminal ini, yang tidak ada hubungannya dengan Islam atau Nabi’.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania, Dhaifallah Ali al-Fayez, mengecam penusukan di Prancis itu sebagai ‘kejahatan teroris’. Dia mengkritik semua tindak kejahatan yang ‘bertujuan untuk mengacaukan keamanan dan stabilitas serta tidak sejalan dengan nilai dan prinsip keagamaan dan kemanusiaan’.

PM Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengecam penyerangan brutal di Prancis. Ditegaskan Netanyahu bahwa Israel ‘bersatu dalam keterkejutan dan kecaman terhadap serangan mengerikan’ di Nice.

“Semua masyarakat beradab harus berdiri dalam solidaritas penuh dengan Prancis melawan momok terorisme. Tidak ada pembenaran atau pengelakan,” tegas Netanyahu.

PM India, Narendra Modi, dalam komentarnya mengecam keras ‘serangan keji di Nice’ dan menegaskan negaranya juga ‘berdiri bersama Prancis dalam peperangan melawan terorisme’.

Tak ketinggalan, Paus Fransiskus mendoakan para korban penusukan di Prancis dan Vatikan menegaskan bahwa ‘terorisme dan kekerasan tidak akan pernah bisa diterima’. “Serangan hari ini telah menabur kematian bukannya kasih dan penghiburan,” ucap juru bicara Vatikan, Matteo Bruni.

Disebutkan Vatikan bahwa Paus Fransiskus mendorong orang-orang di Prancis yang memiliki masyarakat multikultural untuk ‘bersatu memerangi kejahatan dengan kebaikan’.

Sumber: detik.com

Jangan Lewatkan Duel Khabib vs Gaethje Minggu 25 Oktober, Siap-siap Bakal ada yang Berdarah

0
Khabib Nurmagomedov VS Justin Gaethje (Foto: EssentiallySport)

JSICOM — Khabib Nurmagomedov siap mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menghancurkan Justin Gaethje pada duel UFC 254.

Bahkan sebaliknya Justin Gaethje sesumbar bakal menghajar Khabib Nurmagomedov dipertarungannya nanti.

Justin Gaethje pun mengaku sudah tak sabar menantikan duel melawan Khabib Nurmagomedov. Ia ingin Nurmagomedov merasakan pertarungan berdarah-darah saat berhadapan dengannya.

Pertarungan sangat dinantikan ini akan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober pukul 01.00 WIB di Fight Island, Abu Dhabi. Khabib ‘The Eagle’ pemegang sabuk juara kelas ringan bakal coba mempertahankan titel itu dari Justin ‘The Highlight’ selaku juara interm kelas ringannya.

Pada Rabu (21/10) sesi konferensi pers dilakukan UFC dan menghadirkan kedua petarung tersebut. Baik Khabib Nurmagomedov dan Justin Gaethje, saling respek dan melempar pujian.

“Justin punya pukulan dan tendangan yang bagus,” kata Khabib.

“Khabib adalah yang terbaik, 28-0 rekornya dan ini adalah kesempatan besar saya,” ujar Justin.

Tidak ada trash talking atau drama lainnya. Kedua petarung sama-sama fokus untuk pertarungannya. Begitu masuk ke octagon, maka skill dan stamina yang berbicara.

Setelah sesi tanya jawab, konferensi pers dilanjutkan dengan foto. Khabib Nurmagomedov membawa sabuk juaranya dan Justin Gaethje dengan sabuk juara interm.

Akan tetapi, Justin justru mengembalikan sabuk juara miliknya ke pihak UFC. Lho, kok?

“Saya tak mau ini. Saya mau yang itu (sembari menunjuk sabuk juaranya Khabib-red),” kata Gaethje.

Khabib yang mendengarnya pun sempat bingung dan juga mau melakukan hal yang sama dengan Justin, tapi pihak UFC menahannya dan Khabib hanya bisa mengangkat bahu.

“Kamu juaranya, bro,” ujar Justin ke Khabib.

Pertarungan Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje begitu dinanti. Bisakah Justin menodai rekor Khabib yang belum pernah kalah? Atau kembali, Khabib membungkam lawan-lawannya dengan kekuatan gulatnya.***

Sumber: detik.com

Ngeri, di India Sehari Ada 9.887 Kasus Baru Virus Corona

0
Polisi India (net)
JSICOM — India melaporkan ada penambahan 9.887 kasus baru virus corona dalam tempo satu hari. Kondisi itu membuat India menjadi negara terbesar keenam dengan jumlah kasus virus corona di dunia.
Penambahan kasus baru sebanyak itu terjadi dua hari sebelum India merelaksasi lockdown. Dengan adanya pelonggaran aturan lockdown, maka mal-mal, restoran dan tempat-tempat ibadah sudah dibuka kembali.
Dengan ada penambahan kasus baru sebanyak itu, maka total di India ada lebih dari 236.000 kasus virus corona. Di atas India, negara dengan kasus virus coronanya terbesar di dunia berdasarkan perhitungan Reuters adalah Amerika Serikat, Brazil, Rusia, Inggris dan Spanyol. Angka kematian akibat virus ini di India sebanyak 6.642 kasus.
Pemerintahan Perdana Menteri India Narendra Modi waswas untuk membuka kembali aktivitas perekonomian yang sudah lumpuh akibat pandemik virus corona dan membuat jutaan orang kembali bekerja. Masyarakat India menjalani lockdown sejak Maret 2020 dan pada Senin, 6 Juni 2020, akan dilonggarkan.
India memberlakukan lockdown demi menghentikan penyebaran virus corona. Beberapa ahli khawatir lockdown terlalu cepat dilonggarkan. Giridhar R Babu, ahli epidemologi dari Yayasan Kesehatan Masyarakat India, mempertanyakan pembukaan kembali tempat-tempat ibadah.
“Kita bisa bertahan tanpa membuka tempat-tempat ibadah untuk beberapa waktu,” kata Babu.
Dalam pelonggaran lockdown nanti, acara konser, pertandingan olahraga dan kampanye politik, masih belum diperbolehkan. Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO pada Jumat malam, 5 Juni 2020, mengatakan lockdown telah membantu India meredam penularan penyakit akibat virus corona, namun risiko kasus-kasus baru bisa muncul lagi.
“Ketika India dan negara-negara dengan populasi besar lainnya melonggarkan aturan dan masyarakat mulai beraktivitas lagi, selalu ada risiko penyakit ini muncul lagi,” kata Mike Ryan, Kepala WHO untuk program gawat darurat.
India memiliki populasi 1,3 miliar jiwa. Warga yang mendatangi tempat-tempat ibadah akan diminta untuk mencuci tangan dan kaki mereka serta dilarang membagi-bagikan makanan, mencipratkan air suci atau menyentuh patung dan kitab suci.

 

 

Sumber: tempo.co

PBB: Tahun 2050, India Akan Menggantikan China Dengan Populasi Terbesar di Dunia

0
Ilustrasi penduduk India (net)
JSICOM — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan India akan menggantikan posisi China sebagai negara dengan populasi terbesar di dunia dalam kurun kurang dari satu dekade. China dan India memiliki total populasi sekitar 7,7 miliar jiwa, atau sekitar 37 persen dari total populasi dunia.
China saat ini memiliki 1,4 miliar penduduk, sedangkan India dengan 1,3 miliar jiwa.
Menurut laporan Prospek Populasi Dunia 2019 yang dirilis PBB, India akan memiliki jumlah penduduk lebih besar dari China pada 2027 mendatang.
Sementara, kesenjangan jumlah populasi kedua negara akan semakin jauh pada 2050 dilihat dari faktor kelahiran serta tingkat emigrasi, seperti dilansir CNN, Kamis (20/6).
Menurut laporan PBB tersebut, antara 2019 dan 2050, 55 negara atau wilayah diperkirakan akan mengalami penurunan jumlah populasi sekitar satu persen.
Populasi China sendiri diperkirakan akan menyusut sebesar 2,2 persen atau sekitar 31,4 juta jiwa sehingga populasi negara komunis itu akan menjadi 1,1 miliar jiwa.
Populasi tersebut tentu lebih kecil dari India yang diperkirakan akan memiliki total populasi sebanyak 1.5 miliar penduduk.
Sementara itu, pemerintah China telah berupaya mengatasi tingkat populasi negaranya yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir akibat menurunnya tingkat kelahiran serta tingginya populasi orang tua.
Beijing bahkan telah menghentikan kebijakan Satu Anak, tetapi hal itu tetap tak berhasil karena populasi di perkotaan terus meningkat dan biaya hidup membengkak, sehingga mereka enggan memiliki banyak anak.
Selain India, Nigeria juga diperkirakan menjadi negara dengan populasi terbesar ketiga pada 2050 dengan jumlah penduduk 733 juta jiwa. Selain itu, AS akan turun ke peringkat empat dengen total populasi 434 juta jiwa sedangkan Pakistan tetap di peringkat lima.
Selain itu, PBB juga memperkirakan total populasi manusia di dunia akan mencapai 9,7 miliar jiwa pada tahun 2050.
Laporan ini disusun berdasarkan faktor demografis, perhitungan tingkat kelahiran, kematian, dan migrasi.
“Pertumbuhan penduduk tercepat banyak terjadi di negara-negara miskin, di mana pertumbuhan penduduk itu akan membawa sejumlah tantangan tambahan,” ujar Wakil Sekjen PBB untuk Urusan Ekonomi dan Sosial (DESA), Liu Zhenmin.
Lebih dari setengah populasi dunia pada 2050 mendatang akan ditemukan di sembilan negara, di antaranya India, Nigeria, Pakistan, Republik Demokratik Kongo, Etiopia, Tanzania, Indonesia, Mesir, dan AS.
Tujuan laporan PBB tersebut adalah untuk memberikan informasi bagi pemerintah yang sedang berupaya mewujudkan Target Pembangunan Berkelanjutan PBB tahun 2030.

 

 

Sumber: cnnindonesia.com

Suara Azan Bergema di Amerika Penanda Kematian Akibat Corona di Negara itu Tembus 100 Ribu Jiwa

0

JSICOM — Tidak seperti biasanya, suara azan menggema di Amerika Serikat pada Selasa siang (26/5). Kumandang azan yang terdengar di AS ini adalah penanda bahwa kematian akibat virus corona di negara itu telah tembus 100 ribu orang.

Di New York City, azan dikumandangkan oleh imam asal Indonesia, Shamsi Ali, di depan masjid Al Mamoor, Jamaica Muslim Center. New York adalah negara bagian dengan korban meninggal terbanyak, hampir 30 ribu orang.

Shamsi dalam video yang tersiar di Facebook berdiri di depan masjid, menggunakan pelantang suara. Sebelum menyuarakan azan, dia mengatakan bahwa tindakan itu untuk mengenang 100 ribu orang yang meninggal karena corona di AS.

Dia lantas mengumandangkan azan selama sekitar 4 menit, dengan suara yang menyayat hati. Desir angin di awal musim panas terdengar mengiringi alunan azan imam kelahiran Bulukumba 52 tahun lalu itu. Biasanya, azan hanya diperdengarkan di dalam masjid, kini suaranya terdengar hingga 4-5 blok di sekitar Al Mamoor.

Dalam pernyataannya, Shamsi mengatakan bahwa tidak hanya di masjid, tapi tempat ibadah agama lain juga melakukan hal yang sama sesuai tradisi masing-masing. Hal ini sesuai dengan kesepakatan para pemuka agama di AS, menyikapi 100 ribu kematian karena corona.

“Di gereja-gereja akan dibunyikan lonceng gereja sebanyak 100 kali, di masjid-masjid akan dikumandangkan azan, dan di sinagog-sinagog dilakukan peniupan terompet. Demikian pula di rumah-rumah ibadah lainnya sesuai tradisi masing-masing,” kata Shamsi.

“Tujuan dari kegiatan ini untuk mengingatkan manusia sekitarnya akan kuasa Tuhan, sekaligus pentingnya untuk membangun kembali semangat “ubudiyah” atau penyembahan kepada Yang Maha Kuasa,” lanjut Presiden Nusantara Foundation ini lagi.

Shamsi berharap, panggilan azan ini menjadi panggilan hati bagi umat Islam untuk lebih tawadhu kepada Pencipta Langit dan Bumi. Menjadi pengingat, bahwa manusia lemah dan penuh keterbatasan, Allah Yang Maha Kuat dan tiada batas selalu berada di atas sana untuk menolong hamba-hambaNya.

“Dengan panggilan azan ini juga sekaligus sebagai bentuk harapan dan doa kiranya Dia yang menguasai alam semesta, Yang di TanganNya terletak segala kekuasaan kiranya mengangkat segera wabah yang menimpa dunia kita dan telah mengorbankan begitu banyak manusia,” ujar Shamsi.

AS menjadi negara terparah terdampak virus corona yang pertama kali ditemukan di China. Lebih dari 1,7 juta orang menderita corona, 100 ribu lebih meninggal dunia. Angka kematian diperkirakan lebih banyak dari itu karena banyak yang meninggal tanpa sempat dites COVID-19.

Seluruh 50 negara bagian di AS mulai mengendurkan larangan tinggal di rumah, membuka kembali toko-toko, warga mulai berdatangan ke tempat wisata. Para ahli khawatir warga menjadi lengah, padahal ancaman corona masih ada.

Sumber: gelora.co

Terancam Perang, China Evakuasi Warganya dari India

0
Pasukan Keamanan Perbatasan India berjalan dengan senjata selama patroli di perbatasan. (Foto: AFP)

JSICOM – Terancam perang, China mendadak mengevakuasi semua warga negaranya yang ada di India.

Rencana evakuasi itu telah diumumkan Kedutaan Besar China di New Delhi dan pendaftaran evakuasi akan dibuka mulai besok Rabu 27 Mei 2020.

Seperti dilansir Hindustantimes dikutip VIVA Militer, Selasa 26 Mei 2020, Warga yang akan dievakuasi China dari India antara lain pelajar, wisatawan dan pengusaha. Mereka akan dievakuasi dengan penerbangan khusus.

Namun, evakuasi warga China itu dipastikan tak mudah sebab saat ini dunia sedang dilanda pandemi Virus Corona atau COVID-19.

“Di bawah pengaturan terpadu Kementerian Luar Negeri dan departemen terkait, kedutaan besar China dan Konsulat di India akan membantu siswa, turis, dan pengusaha sementara di India yang mengalami kesulitan dan sangat membutuhkan untuk kembali ke rumah untuk mengambil penerbangan sementara kembali ke China,” tulis China dalam pemberitahuan evakuasi mendadak itu.

Baca juga: Nyatakan Siap Perang! Xi Jinping Mendadak Naikkan Anggaran Militernya Menjadi Rp2.637 Triliun

Semua warga China yang dievakuasi akan menjalani isolasi selama 14 hari dan mereka diminta untuk tidak merahasiakan riwayat kesehatan selama di India.

“Begitu seorang penumpang yang menyembunyikan penyakitnya dan riwayat kontaknya atau mengetahui bahwa dia telah mengambil antipiretik dan obat-obatan penghambat lainnya selama inspeksi karantina ditemukan, dia akan dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan yang membahayakan keselamatan publik,” tulis Kedubes China.

Ketegangan antara China dan India di perbatasan Lembah Galwan akhir-akhir ini terus meningkat. Pemerintah India kemarin telah mengerahkan pasukan militernya ke Line of Control (LAC) di Ladakh Timur dekat perbatasan antara India dan China, Lembah Galwan.

Tidak tanggung-tanggung, 12.000 tentara dari berbagai unit di divisi infanteri telah dipindahkan untuk menduduki daerah siaga operasional untuk menghadapi pasukan China di perbatasan Lembah Galwan.

Pengerahan pasukan Batalion Infanteri Angkatan Darat India itu dilakukan setelah terjadinya pertempuran kecil antara militer China dan India di lokasi pembangunan infrastruktur China di perbatasan Lembah Galwan sebulan terakhir ini.

Terlebih lagi, laporan militer India menyatakan, bahwa militer China saat ini telah mendirikan puluhan tenda atau barak di sekitar perbatasan untuk menghantui pasukan militer India di sekitar LAC.

Sumber: viva.co.id

Nyatakan Siap Perang! Xi Jinping Mendadak Naikkan Anggaran Militernya Menjadi Rp2.637 Triliun

0
Barisan tentara China saat parade militer di Zhurihe China Utara. (net)

JSICOM – Sepekan pasca mengumumkan kenaikan anggaran pertahanannya, China kembali menunjukkan sikap kerasnya di mata dunia. Presiden China, Xi Jinping, menegaskan akan terus meningkatkan kesiapan pasukan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), untuk pertempuran militer.

Reuters mengungkap sikap geram Xi Jinping atas tudingan sejumlah negara yang menyebut China sebagai dalang pandemi Virus Corona (COVID-19). Peningkatan kekuatan militer dipilih pria yang juga menjabat Sekjen Partai Komunis China itu. Jinping sepertinya ingin memberi peringatan mengerikan kepada dunia atas tuduhan-tuduhan itu.

Pernyataan tegas itu dilontarkan Jinping di sela-sela pertemuan tahunan parlemen dan delegasi Tentara Pembebasan Rakyat China.

Apa yang diungkap Reuters adalah kelanjutan dari laporan yang sebelumnya diinformasikan oleh China Daily. Media tunggal China ini menjelaskan bahwa Xi Jinping mendesak Tentara Pembebasan Rakyat China untuk mematuhi semua aturan Partai Komunis China, terkait pembangunan militer, serta strategi dan kebijakan pertahanan.

Baca juga: Terancam Perang, China Evakuasi Warganya dari India

Sikap Xi Jinping ini adalah fakta lain yang makin mengindikasikan bahwa China siap untuk perang dengan lawan-lawannya. Salah satu yang paling terlihat adalah bagaimana China menipiskan jarak kesenjangan kekuatan militer dengan Amerika Serikat (AS).

Seperti yang diketahui, Negeri Tirai Bambu tengah menghadapi konfrontasi dengan India di perbatasan kedua negara, saling unjuk kekuatan militer di Laut China Selatan dengan AS, pencaplokan Taiwan, hingga kontroversi RUU Ekstradisi dengan Hong Kong.

Pekan lalu, China secara resmi mengumumkan kenaikan anggaran pertahanannya. Dari yang sebelumnya sebesar $167 miliar (Rp2.471 triliun), saat ini China memiliki anggaran pertahanan mencapai $178,2 miliar, atau setara dengan Rp2.637 triliun per tahunnya.

Di sisi lain, Perdana Menteri China, Li Keqiang, juga memastikan akan menjadikan armada militer China sebagai yang terkuat di dunia. Meskipun, sejumlah pihak terutama dengan AS.

Salah satu Juru Bicara Departemen Pertahanan AS (US Departement of Defense) yang bermarkas di Pentagon, John Supple, menyayangkan sikap China yang tak transparan terkait pengeluaran militernya.

“Perilaku China sangat memprihatinkan. Terutama dengan tidak adanta tranparansi yang lebih besar dalam hal pengeluaran militer dan maksud di balik tindakan itu,” ujar Supple dikutip Express.

Dalam berita sebelumnya, Times of India melaporkan bahwa India sudah menyiapkan ribuan pasukannya di Lembah Galwan, denkat perbatasan China. Hal ini dilakukan menyusul konfrontasi antara militer India dan China yang sudah terjadi sebulan terakhir.

Sumber: viva.co.id

Sambut Idul Fitri, Trump Perintahkan Gubernur di Amerika Kembali Buka Masjid dan Tempat Ibadah Lainnya

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
JSICOM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pembukaan kembali gereja, masjid dan rumah ibadah penting lainnya akhir pekan ini.
Trump meminta gubernur di seluruh wilayah untuk mengizinkan kembali pembukaan rumah ibadah, meski di tengah ancaman penyebaran virus corona.
“Hari ini saya menetapkan rumah-rumah ibadah seperti gereja, sinagog dan masjid, sebagai tempat penting yang menyediakan layanan penting bagi masyarakat,” kata Trump saat konferensi pers di Gedung Putih, dilansir Al Jazeera, Sabtu 23 Mei 2020.
Trump juga mengatakan akan memberi peringatan, jika para pemimpin wilayah tidak mematuhi perintahnya.
Hal ini sebab Trump melihat beberapa gubernur justru menganggap toko minuman keras dan klinik aborsi lebih penting dibandingkan rumah ibadah.
“Itu tidak benar, saya akan memperbaiki ketidakadilan ini. Para gubernur perlu melakukan hal yang benar. Jika mereka tidak melakukannya, saya akan memberikan peringatan. Di Amerika kita membutuhkan lebih banyak doa,” ujarnya.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat telah menyiapkan pedoman pembukaan kembali gereja-gereja dan rumah ibadah lainnya sejak pekan lalu.
Pedoman itu seperti menjaga jarak antara umat dan membatasi ukuran pertemuan. Namun pedoman itu ditunda selama lebih dari sebulan oleh pemerintah, sampai Trump berubah pikiran pekan ini.

 

Sumber: viva.co.id

Diisukan Meninggal, Ini Sosok Calon Penerus Kim Jong-un

0
Kim Jong-un - net
JSICOM – Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un dikabarkan meninggal dunia. Kabar Jong-un meninggal dilaporkan jaringan televisi Hong Kong. Sementara sebuah majalah Jepang melaporkan Kim Jong-un dalam keadaan vegetatif setelah menjalani operasi jantung pada awal bulan ini.
Mengutip NY Post, Minggu (26/4/2020), seorang wakil direktur HKSTV Hong Kong Satellite Television, sebuah jaringan siaran yang didukung China di Hong Kong, mengklaim bahwa Kim Jong-un sudah meninggal dunia. Laporan tersebut mengutip sumber yang mengetahui kondisi Kim Jong-un.
Sedangkan International Business Times melaporkan kabar meninggalnya pemimpin tertinggi Korut itu juga tersebar di Weibo, media sosial terpopuler di China.
Jika kabar Kim Jong-un meninggal benar, siapa pengganti pria berusia 36 tahun tersebut?
Para pengamat percaya bahwa Kim Yo-jong, adik perempuan Kim Jong-un, akan mengambil alih kuasa kakaknya.
Daily NK, situs yang fokus membahas Korea Utara dan berbasis di Korea Selatan, melaporkan bahwa Kim Jong-un tengah menjalani pemulihan setelah menjalani prosedur operasi kardiovaskular pada 12 April. Laman itu mengutip satu sumber anonim di Korea Utara. Namun, operasi tak berjalan baik.
Meski begitu, kondisi Korea Utara yang sangat terputus dari dunia luar, bahkan agen intelijen terbaik pun tidak memiliki aset di sana, sulit untuk mengonfirmasi atau menyangkal status kesehatan Kim Jong-un saat ini.
Banyak ahli menepis gagasan bahwa wanita bisa menjadi pemimpin teratas di Korea Utara, negara komunis yang didominasi pria dengan tradisi Konfusianisme yang kuat.
Di sisi lain, merujuk pola penerus kepemimpinan Korut selama ini, Kim Yo-jong, yang berusia 32 tahun, bisa menjadi pemimpin tertinggi Korut.
Kim Yo-jong dan Kim Jong-un belajar di Swiss bersama-sama sejak 1996 hingga 2000.
Dia pertama kali masuk politik sebagai kader junior di Partai Buruh Korea pada 2007, dan sejak kakaknya menjadi pemimpin tertinggi di Korut pada 2011, jabatannya terus melonjak.
Kim Yo Jong, adik bungsu Kim Jong Un – net
Saat ini Kim Yo-jong menjabat sebagai wakil direktur pertama dari Komite Pusat Partai Pekerja Korea.
Ia pertama kali mendapatkan perhatian internasional pada 2018 saat mewakili negaranya di Olimpiade Musim Dingin Olimpiade PyeongChang, Korsel.
Kim Yo-jong semakin terlihat di publik, termasuk pertemuan antara Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump di Singapura dan Vietnam.
Pada 17 Desember 2019, Yo-jong mengeluarkan perintah militer langsung pertamanya.
“Ia menyerukan semua prajurit perempuan untuk tetap waspada dengan kondisi kerja dan kesehatan,” lapor Daily NK.
Pada bulan Maret tahun ini , dia mengeluarkan pernyataan publik pertamanya. Pernyataan Yo-jong keluar usai Korea Selatan protes penembakan dua rudal balistik Korea Utara.
“(Peluncuran) tindakan untuk membela diri, tidak untuk mengancam siapa pun,” ujarnya mengutip Yonghap News.
Namun jika kabar Kim Jong-un meninggal benar, dan saudara perempuannya mengambil alih, kemungkinan tidak ada perubahan besar atau pelunakan dalam kebijakan luar negeri Korea Utara.
Sung Yoon Lee, seorang pakar Korea di The Fletcher School di Tufts University, mengatakan, “Sangat mungkin bahwa Kim Yo-jong akan membuktikan bahkan lebih kejam daripada saudara laki-laki atau ayah atau kakeknya.”
“Dia juga akan menunjukkan keberaniannya dengan memprovokasi AS dengan uji senjata dan serangan mematikan terhadap Korea Selatan dan pasukan AS yang ditempatkan di sana,” kata Sung lagi.

 

 

 

Sumber: okezone.com

Global: Positif Covid-19 Tembus 2.556.745 Orang, Berikut Daftar 10 Negara Terbanyak!

0
Foto ilustrasi - net
JSICOM — Setiap hari jumlah kasus wabah virus corona terus bertambah. Menurut Worldometers, per Rabu (22/4/2020) pukul 09:00 WIB, sudah ada 2.556.745 orang yang terinfeksi di 210 negara dan wilayah.
Dari total itu, kematian akibat COVID-19 mencapai 177.619 kasus dan sembuh sebanyak 690.393 orang.
Pesatnya pertumbuhan kasus baru membuat jumlah korban terinfeksi dan tewas akibat COVID-19 telah jauh lebih banyak dari beberapa wabah lainnya yang pernah menyerang dunia.
Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sejak merebak pada September 2012 hingga 31 Januari 2020, hanya ada 2.519 kasus infeksi MERS-CoV yang dikonfirmasi di laboratorium. Sementara angka kematian global akibat wabah itu hanya sebanyak 866 kasus dan wabah menyebar di 27 negara.
Jumlah global mencerminkan jumlah total kasus yang dikonfirmasi laboratorium yang dilaporkan kepada WHO berdasarkan Peraturan Kesehatan Internasional (IHR 2005) sampai saat ini.
“Jumlah total kematian termasuk kematian yang diketahui WHO sampai saat ini melalui tindak lanjut dengan negara-negara anggota yang terkena dampak.” jelas WHO di websitenya.
Sementara itu terkait wabah SARS yang merebak pada 2003, wabah ini menginfeksi sebanyak 8.098 orang di seluruh dunia selama November 2002 hingga Juli 2003, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di websitenya. Dari jumlah tersebut, 774 orang meninggal.
“Pada akhir Juli 2003, tidak ada kasus baru yang dilaporkan, dan WHO menyatakan wabah global telah berakhir.” jelas lembaga yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tersebut.
Menurut CDC, saat wabah itu merebak, hanya ada delapan orang di AS yang dikonfirmasi terinfeksi SARS oleh laboratorium. Tidak ada kematian terkait SARS di Amerika Serikat.
Fakta itu bertolak belakang dengan apa yang terjadi saat ini, di mana Amerika Serikat telah menjadi negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak di dunia. AS saat ini memiliki 818.744 kasus corona dengan 45.318 kematian.
Berikut 10 daftar negara dengan kasus corona terbanyak di dunia saat ini, menurut Worldometers.
1.Amerika Serikat
Kasus: 818.744
Meninggal: 45.318
Sembuh: 82.923
2. Spanyol
Kasus: 204.178
Meninggal: 21.282
Sembuh: 82.514
3. Italia
Kasus: 183.957
Meninggal: 24.648
Sembuh: 51.600
4. Prancis
Kasus: 158.050
Meninggal: 20.796
Sembuh: 39.181
5. Jerman
Kasus: 148.453
Meninggal: 5.086
Sembuh: 95.200
6. Inggris
Kasus: 129.044
Meninggal: 17.337
Sembuh: tidak ada data
7. Turki
Kasus: 95.591
Meninggal: 2.259
Sembuh: 14.918
8. Iran
Kasus: 84.802
Meninggal: 5.297
Sembuh: 60.965
9. China
Kasus: 82.788
Meninggal: 4.632
Sembuh: 77.151
10. Rusia
Kasus: 52.763
Meninggal: 456
Sembuh: 3.873

Sumber: cnbcindonesia.com

Kabar Terkini dari Mekah Bikin Sedih, Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri Tidak Digelar 

0
Kota Suci Mekah - net
JSICOM – Kabar menyedihkan datang dari tanah suci Mekah dan Madinah di lingkungan Kerajaan Arab Saudi.
Bagaimana tidak sedih, akibat wabah Virus Corona atau COVID-19 untuk pertama kalinya dalam sejarah, Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri tidak digelar di semua masjid di wilayah Arab Saudi, termasuk Masjidil Haram di Kota Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Menurut Mufti Besar Arab Saudi, Syekh Abdulaziz al-Sheikh, keputusan itu berlaku selama Ramadan 1441 Hijriah atau tahun 2020 ini dan keputusan bersifat sementara waktu sampai ada perkembangan baru dari wabah corona.
Syekh Abdulaziz al-Sheikh mengimbau warga Muslim di negara itu untuk melaksanakan Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri di rumah mereka masing-masing.
“Doa Tarawih dapat didoakan di rumah sebab masjid ditutup karena wabah corona, dan hal yang sama berlaku untuk Idul Fitri,” kata Syekh Abdulaziz al-Sheikh dikutip VIVA.co.id dari Zawya, Minggu 19 April 2020.
Tak hanya Salat Tarawih dan Salat Idul Fitri, kebijakan untuk salat di rumah juga berlaku untuk lima waktu salat wajib.
Selain itu, layanan Iftar juga telah ditutup, yang merupakan salah satu layanan paling menonjol selama Ramadan di mana orang-orang dari seluruh dunia akan datang dan berbuka puasa di masjid suci.
Untuk diketahui, berdasarkan data terbaru CSSE Johns Hopkins, jumlah penderita corona di Arab Saudi sudah sebanyak8.274 orang dan 92 meninggal dunia. Sedangkan penderita yang telah disembuhkan hanya sebanyak 1.329.
Seperti diketahui, Ramadan 1441 Hijriah akan tiba kurang dari sepekan lagi. Di Indonesia, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan jatuh pada hari Jumat, 24 April 2020. Dan Salat Tarawih dilaksanakan pada Kamis malam 23 April 2020.

 

 

Sumber: viva.co.id

Kondisi Amerika Makin Parah Akibat Corona, Trump Ancam China

0
Foto udara dengan drone pemakaman korban virus corona di Pulau Hart, New York, Amerika Serikat. (Foto: REUTERS/Lucas Jackson)
JSICOM – Presiden Donald Trump masih saja bersikukuh agar China mau membuka semua misteri tentang Virus Corona atau COVID-19 yang dicurigai Amerika berasal dari laboratorium di Kota Wuhan.
Bahkan, Trump telah mengeluarkan pernyataan bernada ancaman kepada China jika terus menutupi tentang wabah Virus Corona.
Pada pidato penanganan COVID-19 harian di Gedung Putih, Trump mengatakan China harus bersiap dengan dampak dan hukuman yang akan dijatuhi nanti jika terbukti bersalah membuat Virus Corona mewabah.
“Jika itu adalah kesalahan, kesalahan adalah kesalahan. Tetapi jika mereka secara sadar bertanggung jawab, ya, maksud saya, maka pasti harus ada konsekuensinya,” kata Trump, Minggu 19 April 2020.
Trump terus saja bersikukuh menuduh Virus Corona berasal dari China, meski sudah banyak hasil penelitian menyebutkan hasil berbeda. Universitas Cambridge misalnya, dari hasil penelitian mereka, terbukti malah virus corona yang menyerang China merupakan mutasi dari Virus Corona yang berasal dari Amerika dan Australia.
Sudah kita ketahui bersama, tensi politik antara Amerika dan China semakin memanas ketika kondisi negara adi daya itu mulai genting akibat serangan Virus Corona yang mengganas.
Hanya dalam waktu kurang dari 2 bulan, Amerika telah menjadi pusat pandemi COVID-19, di saat bersamaan wabah corona mulai mereda di China, meski sesuai laporan Badan Kesehatan Dunia atau WHO, corona pertama kali muncul di Kota Wuhan, China.
Hingga hari ini berdasarkan data CSS Johns Hopkins, jumlah penderita corona di Amerika mencapai 735.086 orang, 38.910 meninggal dunia dan baru sebanyak 66.604 bisa disembuhkan.
Sementara itu, angka kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah mencapai 2.340.539 pasien, pada 19 April 2020, pukul 15.30 WIB. Dari 2,34 juta kasus tersebut, 160.896 pasien positif corona telah meninggal dunia.

 

 

Sumber: viva.co.id

Dipercaya Bisa Sembuhkan Covid-19, Ratusan Orang di India Ritual Minum Urin Sapi, Sekarang Malah Kena Penyakit

0
Seorang pria Hindu India minum urine sapi yang dipercaya bisa menyembuhkan virus corona. (AP Photo/Altaf Qadri
JSICOM — Virus corona telah menjadi wabah menakutkan bagi masyarakat seluruh dunia, tak sedikit yang mencari berbagai cara untuk menyembuhkannya.
Termasuk cara yang dilakukan oleh orang-orang India yang nekat minum urin sapi karena percaya bisa menyembuhkan virus corona.
Menurut Mirror Rabu (18/3), sekitar 200 orang di India tergabung dalam kelompok Akhil Bharat Hindu Mahasabha (Persatuan Umat Hindu Seluruh India).
Mereka meminum urin dalam sebuah ritual bersama sebagai langkah mencegah dari virus corona.
Sekadar info, bagi umat Hindu, sapi melambangkan hewan suci, mereka percaya urinnya mendatangkan berkah dan memberikan obat.
Namun, fakta ilmiah menunjukkan tak ada satupun bukti urin sapi bisa menyembuhkan virus corona.
Dalam ritual itu, Chakrapani Maharaj, ketua persatuan tersebut berpose dengan menuang sendok berisi urin sapi kepada para peserta.
Om Prakash seorang peserta yang membanggakan urin sapi dengn mengtakan, “kami tak perlu meminum obat medis.”
Hal itu membuat heboh dan viral seluruh dunia, beberapa pers internasional menyoroti ritual yang tidak memiliki dasar ilmiah tersebut.
Kini pasca fenomena itu viral di jagat maya beginilah nasih orang-orang yang minum urin sapi tersebut.
Menurut Asia One pada Kamis (19/3/2020), para sukarewalan yang minum urin sapi tersebut dinyatakan jatuh sakit, karena minum urin sapi.
Narayan Chatterjee, seorang aktivis Partai Bharatiya Janata ditangkap oleh polisi karena mengatur acara konsumsi urin sapi dan memaksa relawan sipil minum urin sapi.
“Relawan sipil jatuh sakit dan mengajukan pengaduan ke polisi. Aktivis BJP ditangkap,” kata kepolisian Kolkata, Anuj Sharma kepada AFP.
Namun, presiden cabang BJP mengatakan penangkapan itu tidak menguntungkan.
“India adalah negara yang demokratis, setiap orang memiliki hak untuk mengekspresikan pendapatnya,” kata Dilip Ghosh.
“Sangat disayangkan bahwa Chaterjee ditangkap karena mengutarakan pendapatnya, yang mengorganisir acara itu, kita tidak tahu apakah merek dipaksa atau tidak,” jelasnya.
Banyak warga India menganggap bahwa sapi adalah hewan suci, meminum air seninya dianggap mujarab obati berbagai penyakit.
Beberapa penyakit konon bisa disembuhkan dengan minum urin sapi misalnya, radang sendi, diabetes, asma, hingga kanker.
Pekan lalu, puluhan umat Hindu mengadakan pesta kencing sapi di New Delhi, di mana mereka minum urin sapi untuk melawan virus corona.
Namun, mereka menolak kritik bahwa minum urin sapi identik dengan praktik perdukunan.
Seorang pedagang susu sapi di negara bagian India juga ditangkap karena menjual urin sapi dan kotoran sapi mengkalim benda itu bisa melawan virus corona.
Urin sapi dijual dengan harga mulai 500 rupee per liter (Rp100 ribu), dan kotoran sapi 400 rupee per kilogram (Rp85 ribu).
Organisasi Kesehatan India dihubungi untuk memberikan komentar atas klaim urin dan kotoran sapi dan mereka menolk klaim tersebut.
India sendiri dilaporkan memiliki 151 kasus virus corona, dengan tiga kematian.
Demi mencegah virus corona meluas, pemerintah India menutup sekolah, fasilitas hiburan, dan tempat wisata.
Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Awalnya Dibanggakan Minum Urin Sapi Bisa Sembuhkan Virus Corona, Sekarang Begini Nasib Orang-orang India yang Nekat Minum Urin Sapi, Keadaannya Justru Seperti Ini
Sumber : intisari.grid.id

Ngeri! Dalam Sehari 475 yang Meninggal, Negara Italia Catat Rekor Kematian Tertinggi di Dunia Akibat Corona

0
JSICOM — Italia kembali mencatat rekor menakutkan terkait pandemi Virus Corona.
Otoritas Italia melaporkan 475 kasus kematian akibat virus corona dalam 24 jam terakhir. Kasus ini merupakan tingkat kematian tertinggi di dunia sejak kasus pertama terdeteksi di China.
Dilansir AFP, pada Kamis (19/2/2020) total kematian di Italia pada Rabu (18/3) waktu setempat telah mencapai 2.978 kasus. Lebih dari setengah dari semua kasus kematian di luar China.
Sementara jumlah yang terinfeksi virus COVID-19 itu mencapai 35.713 kasus.
Rekor tertinggi kematian sebelumnya juga tercatat di Italia. Di mana dalam satu hari sebanyak 368 kasus meninggal dunia akibat corona pada minggu (15/3) lalu.

 

Sumber: detik.com

Cegah Covid-19, Kim Jong-un Terapkan Tembak di Tempat Pendatang China

0
Kim Jong-un saat persiapan militer (Foto: Reuters)
JSICOM – Korea Utara mungkin satu-satunya negara yang menggunakan cara militer mencegah penyebaran virus corona.
Terbaru diketahui, bahwa otoritas Korut menerapkan tembak di tempat bagi pendatang dari China yang mencoba masuk ke negara Kim Jong-un itu.
Melansir Reuters, di mana otoritas China memerintahkan warganya untuk menjauhi area perbatasan dengan Korut demi mencegah risiko ditembak oleh tentara Korut, demikian keterangan dari warga setempat sebagaimana dipantau, Kamis.
Warga setempat mengatakan peringatan itu disampaikan lewat pemberitahuan tertulis yang disebar pada minggu ini. Imbauan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah Korut mencegah penyebaran virus.
China dan Korut berbagi wilayah perbatasan sepanjang 1.400 kilometer (880 mil). Pada musim dingin, sungai di sana kerap membeku sehingga memungkinkan warga untuk menyeberang perbatasan.
Warga China di Kota Jian dan Kota Baishan menerima peringatan mereka yang berada terlalu dekat dengan perbatasan kemungkinan akan ditembak oleh aparat dari Korut, demikian informasi dari tiga penduduk setempat.
“Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak apabila berada terlalu dekat di wilayah perbatasan,” kata seorang pemilik restoran di Jian yang menolak menyebut identitasnya.
Perbatasan antara China di Kota Jian dengan Korut ditandai dengan aliran Sungai Yalu yang mengalir di wilayah kedua negara itu.
Menurut peringatan tersebut warga dua kota di Tiongkok itu dilarang memancing, menggembalakan ternak, atau membuang sampah dekat sungai.
Korut juga meminta China agar meningkatkan penjagaan di perbatasan demi mencegah kemungkinan ada warganya yang tertembak, mengingat Korut telah meningkatkan status waspada terhadap virus corona jenis baru pada level tertinggi.
“Petugas keamanan akan mengawasi wilayah perbatasan selama 24 jam sehari dan tiap orang yang ditemukan (mendekati perbatasan) akan ditahan oleh kepolisian China,” kata otoritas setempat dalam surat peringatan itu.
“Mereka yang memaksa mendekati perbatasan akan ditembak (oleh tentara Korut)”.
Pegawai urusan propaganda di Jian, yang menolak menyebut namanya, mengonfirmasi isi peringatan tersebut dan mengatakan petugas di perbatasan juga mengeluarkan larangan yang sama melalui pesan singkat.
Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China belum bisa dimintai tanggapan.
Sebelumnya, tentara Korut telah menembak mati warganya yang diduga terinfeksi, namun melarikan diri (menolak) dikarantina, lansir TheSun.co.uk, mengutip surat kabar Korea Selatan Dong-a Ilbo, beberapa waktu lalu.

Sumber : gelora.co

Virus Corona Meluas, Seluruh Negara Evakuasi Warga dari China

0
Ilustrasi/net
JAMBISIBER – Sejumlah negara di dunia telah dan berencana melakukan evakuasi terhadap warganya di China, khususnya Wuhan, Provinsi Hubei seiring dengan meningkatkan jumlah korban meninggal dan terinfeksi akibat virus corona di negara itu.
Dikutip dari Aljazeera, korban tewas di China akibat virus corona bertambah menjadi 132 orang dengan kasus terinfeksi hampir 6.000 orang. Akibat makin meluasnya wabah ini merenggut korban jiwa, Jepang dan Amerika Serikat mulai mengevauasi ratusan warganya di Wuhan yang merupakan pusat dan tempat terdeteksinya pertama kali virus corona.
Otoritas setempat menyatakan bahwa jumlah kasus terinfeksi virus corona di China sudah mencapai 5.974 kasus. Sedangkan jumlah korban tewas secara nasional melonjak 26 orang. Sebanyak 25 orang tewas berada di Provinsi Hubei dengan ibu kotanya Wuhan, dan satu korban di Henan.
Lebih dari 56 juta orang di hampir 20 kota di China, termasuk Wuhan dicegah untuk bepergian demi mencegah penyebaran virus mematikan tersebut. Sementara itu, AS telah melakukan evakuasi pertama terhadap 240 warganya dari Wuhan menggunakan pesawat sewaan.
Australia juga akan membantu warganya untuk meninggalkan China dan mengarantina mereka di Pulau Christmas atau Pulau Natal. “Kami telah mengambil keputusan pagi ini untuk mempersiapkan rencana untuk membantu pemulangan warga Australia di Wuhan dan Provinsi Hubei,” kata Perdana Menteri Australia Scott Morrison.
Jepang juga telah mengevakuasi 206 warganya dari Wuhan menuju Tokyo. Mereka telah tiba di Bandara Haneda pada Rabu pagi waktu setempat. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi bilang bahwa 650 warga Jepang berharap pulang ke negaranya. Karena itu, pemerintah Jepang akan menjadwalkan penerbangan tambahan untuk melakukan evakuasi.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menekankan bahwa pemerintahnya akan berusaha sekuat tenaga untuk memulangkan semua warganya yang ingin pulang ke Jepang. Selain itu, Kementerian Luar Negeri Inggris juga sedang menyiapkan rencana untuk mengevakuasi 200 warganya dari Wuhan.
Hal yang sama juga dilakukan Prancis dan Korea Selatan. Rencananya, 250 warga Prancis akan menumpang pesawat pertama untuk kembali ke negaranya. Sedangkan 700 warga Korea Selatan akan kembali ke negaranya menggunakan empat pesawat pada pekan ini.

Sumber : viva

Fenomena Langka, Kota Arab Saudi Diselimuti Salju, Bertanda Apakah Ini?

0
Seluruh Kota Tabuk, Arab Saudi sepekan ini telah diselimuti salju. Foto diunggah pada 10 Januari 2020. (Istimewa)
JAMBISIBER, Tabuk – Ada pemandangan aneh di Tabuk, Arab Saudi.
Kota yang dekat dengan perbatasan yordania-Arab Saudi ini biasanya kering kerontang. Namun, kini tengah diselimuti salju. Semua lanskap di sana jadi serba putih.
Diberitakan ABC News, Tabuk saat ini menjadi daerah terdingin di Arab Saudi. Suhunya mencapai 4 derajat Celsius.
“Badai dahsyat terlacak dari Eropa Selatan dan Mediterania ke Timur Tengah pekan lalu. Hal ini membawa udara dingin di Tabuk dan mengakibatkan salju turun,” jelas ahli meteorologi senior AccuWeather Eric Leister.
Dari banyak video yang beredar di jagat maya, tampak unta-unta berjalan di tengah salju, bukannya pasir. Penduduk setempat pun banyak yang bermain salju.
Salju memang jarang terjadi di Arab Saudi. Namun, fenomena ini tak sepenuhnya tidak biasa.
Pada April 2019, negara tersebut juga pernah diberitakan mengalami salju.
Pada tahun ini, salju menyebabkan penduduk Tabuk kesulitan beraktivitas. Namun, badai paling parah menghantam bagian lain di Timur Tengah.
Sementara di daerah timur seperti Uni Emirat Arab, dilanda hujan deras yang menyebabkan wilayah Dubai dan Sharjah banjir.
“Sistem badai ini bergerak ke arah timur sehingga menyebabkan banjir mematikan dan salju lebat,” kata Leister.
Baru-baru ini, longsoroan salju musim dingin telah menewaskan sedikitnya 69 orang di Kashmir, Pakistan, dan India.
Di Pakistan, setidaknya 53 rumah hancur total akibat longsoran salju. Tim penyelamat sudah menyelamatkan 50 orang dari tumpukan salju itu.
Selain itu, salju dingin yang sangat lebat juga menyebabkan kematian 39 orang di enam provinsi Afghanistan dalam dua minggu terakhir. (Penulis : Gloria Setyvani Putri / kompas.com)

Sumber: Kompas.com | ABC News

Siap-siap 5 Januari 2020, Bumi Berada di Jarak Terdekat dari Matahari

0
Ilustrasi

JAMBISIBER, Jambi –  Mungkin dari Anda semua pernah mendengar perihelion. Diambil dari istilah Yunani, Peri berarti dekat dan helios artinya matahari. Perihelion adalah fase saat bumi memiliki jarak terpendek dengan matahari.

Dilansir dari Travel+Leisure, Kamis (2/1/2020), puncak perihelion ini sendiri akan terjadi pada 5 Januari 2020 mendatang.
Setiap tahun, fenomena perihelion terjadi sekitar dua minggu setelah Solstis bulan Desember.
Solstis adalah hari ketika planet Bumi mengalami siang hari terpendek dan siang hari terlama dalam satu tahun.
Di belahan Bumi bagian utara, solstis Desember membuat siang hari sangat pendek. Sedangkan di belahan Bumi bagian selatan, solstis Desember membuat siang hari jadi sangat panjang. Nah, dua minggu setelahnya, Bumi mencapai perihelion.
Menurut NASA, saat Bumi mencapai perihelion, jarak antara Bumi dan Matahari adalah 91.400.000 mil atau sekitar 147.091.144 kilometer.
Saat itu, Bumi berada sekitar 5 juta kilometer lebih dekat pada Matahari dibandingkan jarak terjauhnya.
Planet kita akan mencapai perihelion ini sekitar tanggal 4 atau 5 Januari, tergantung pada zona waktu tempat kita berada.
Di Indonesia, diperkirakan perihelion terjadi pada tanggal 5 Januari 2020 pukul 14:47 WIB. Jarak terdekat maupun jarak terjauh Bumi dan Matahari ini tidak memengaruhi musim di Bumi. Karena yang memengaruhi pergantian musim di Bumi adalah kemiringan poros Bumi.
Namun meskipun jarak Bumi dan Matahari tidak memengaruhi musim, perihelion masih memengaruhi lama waktu berlangsungnya sebuah musim.
Saat Bumi berada pada jarak terdekatnya dengan Matahari, Bumi akan melakukan revolusi atau peredarannya mengelilingi Matahari dengan lebih cepat.
Ini menyebabkan musim dingin di belahan Bumi bagian utara dan musim panas di belahan Bumi bagian selatan lebih cepat dibandingkan musim lainnya.
Di belahan Bumi bagian utara, musim panasnya lebih lama sekitar lima hari dibandingkan musim dingin. Kebalikannya, di belahan Bumi bagian selatan, musim dinginnya lebih lama sekitar lima hari dibandingkan musim panas.
Jika begitu, kapan bumi akan mengalami titik terjauhnya? Bumi akan mencapai titik terjauh Bumi atau aphelion pada bulan Juli nanti
Saat itu diperkirakan aphelion akan terjadi pada tanggal 4 Juli 2020 pukul 18:34 WIB, yaitu jarak Bumi dan Matahari mencapai 152.095.295 kilometer. (red)

Bom Peninggalan Perang Dunia II Dimusnahkan, 54.000 Jiwa Dievakuasi

0
Foto Ilustrasi
JAMBISIBER, Jakarta — Sebanyak 54.000 orang di kota Brindisi, bagian selatan Italia dievakuasi saat pasukan khusus melakukan operasi penjinakan bom Perang Dunia II, Minggu, (15/12).
Selama operasi berlangsung, warga yang tinggal di radius 1,5 kilometer dari lokasi harus dievakuasi.
Pasokan gas di rumah-rumah dalam jarak 500 meter dari lokasi juga terpaksa diputus.
Dikutip dari AFP, lalu lintas udara dan layanan kereta api ikut ditangguhkan.
Bom Inggris sepanjang satu meter dan berbobot 200 kilogram itu ditemukan pada 2 November saat pekerja tengah melakukan perbaikan sebuah bioskop.
Bom tersebut rusak akibat peralatan di lokasi pembangunan, sehingga menyulitkan operasi. Namun pasukan militer khusus berhasil menjinakkan bom itu. Aparat akan membawa bom untuk diledakkan di situs lain pada Senin (16/12) ini.
Lebih dari seribu anggota pasukan keamanan dan sekitar 250 sukarelawan ambil bagian dalam operasi evakuasi itu.
Kantor berita AGI menyebut evakuasi terhadap lebih dari setengah populasi Brindisi sekitar 87.000 itu dimulai sejak Sabtu. Operasi ini termasuk pemindahan 217 tahanan.
Sumber: cnnindonesia.com

Sadis! Otak Seorang Wanita Dimakan Setelah Dibunuh

0
Foto Ilustrasi
JAMBISIBER, Jakarta – Seorang lelaki membunuh wanita berujung jadi kanibal karena tega memakan otak wanita tersebut. Ia pun memakannya bersama nasi. Sadis!
Dilansir dari Must Share News (06/12), seorang laki-laki di Filipina tepatnya Misamis Oriental dikabarkan membunuh seorang wanita. Laki-laki ini bernama Lloyd Bagtong.
Ia dilaporkan ke polisi karena kedapatan telah membunuh seorang wanita dan mayatnya ditemukan oleh warga sekitar. Mirisnya mayat tersebut ditemukan tanpa kepala.
Korban pembunuhan tersebut dipenggal dengan keadaan kedua tangannya diikat. Korban ditemukan hanya mengenakan celana jeans. Seorang saksi yang melaporkan Bagtong pada pihak kepolisian mengatakan kalau pembunuh tersebut ditemukan sedang membawa pisau pemotong rumput.
Pisau tersebut yang dipakai Bagtong untuk membunuh korbannya. Kepala sang korban tersebut dipenggal dan diambil otaknya untuk ia makan. Bagtong telah mengakui kejahatan yang ia lakukan.
Otak tersebut dimakan oleh Bagtong bersama nasi karena ia kelaparan. Tengkorak korban pembunuhan tersebut dibuang ke lubang dekat dari rumahnya. Tengkorak kepala tersebut terbungkus selembar kain yang berlumuran darah.
Bagtong yang dijadikan tersangka tunggal dalam pembunuhan tersebut dikabarkan memiliki masalah kesehatan mental. Tersangka juga mengatakan kalau motif pembunuhannya karena korban berbicara dalam bahasa Inggris dan membuat Bagtong kesal.
Sumber: detik.com

Panas lagi! Gara-gara Bendera Negara, Khabib Ejek McGregor

0
Khabib Nurmagomedov vs Conor McGregor sebelum bertarung di Las Vegas beberapa waktu lalu. (ist)

JAMBISIBER, Moskow – Khabib Nurmagomedov mengungkapkan alasan tidak pernah membawa bendera Rusia di setiap pertarungan di UFC. Petarung kelahiran Dagestan itu pun mengejek Conor McGregor yang kerap membawa-bawa bendera Republik Irlandia setiap pertarungannya.

Saat jumpa fan di Moskow, Rusia, Khabib mendapat pertanyaan dari salah seorang penggemar terkait tak pernah membawa bendera Rusia. The Eagle pun menjelaskan alasan dengan mengejek kelakuan McGregor yang dinilai buruk.

“Pertanyaan yang bagus. Saya memang menantinya. Orang-orang yang selalu memakai bendera mengatakan bahwa mereka mewakili tanah kelahiran mereka.”

“Namun tak seperti mereka [McGregor], saya tidak memperkosa wanita, saya tidak menyerang orang tua, menyuruh orang-orang untuk meminum alkohol,” ujar Khabib seperti dikutip dari RT.

McGregor merupakan petarung UFC yang pernah berurusan dengan hukum terkait dugaan kasus perkosaan dan penyerangan terhadap sejumlah orang, termasuk orang tua di sebuah bar di Dublin.

Khabib pun mengatakan keenggannya membawa bendera Rusia tidak berarti dia tidak menaruh hormat terhadap negara tersebut.

Dia mengatakan banyak cara untuk mewakili, terlebih membawa harum nama bangsanya di UFC. Salah satu yang paling penting adalah dengan perilaku baik yang diperlihatkan sebagai contoh.

“Saya merepresentasikan diri dengan cara saya sendiri. Saya tidak percaya jika Anda membawa bendera menunjukkan bahwa Anda patriot, dan jika tidak membawanya berarti Anda bukan [patriot].”

“Banyak hal yang harus kalian lakukan sebelum mengibarkan bendera. Tidak cukup dengan hanya mengangkat bendera. Anda harus menunjukkan karakter yang bagus,” tegas Khabib.

Sumber: cnn Indonesia

Kepulangan G-Dragon, Jadi Tranding Topic Dunia

0
G-Dragon Big Bang (ist)

JAMBISIBER, Korea – Kepulangan G-Dragon dari wajib militer menjadi Trending Topic di dunia. Dengan banyaknya isu yang menerpa Big Bang, hadirnya kembali The King memberi angin segar bagi V.I.P (penggemar Big Bang).

Ribuan penggemar menyambut kepulangan G-Dragon di markas militer di Yongin. Sebenarnya, G-Dragon mengakhiri tugasnya di Cheorwon, namun karena isu virus demam babi yang disebut menginfeksi daerah tersebut, maka lokasi pemulangan pemimpin Big Bang ini berubah.

Selama hampir dua tahun ini, G-Dragon menjalani wamil di Cheorwon, Provinsi Gangwon, dan di sana pulalah seharusnya pelantun ‘Untitled 2014’ itu mengakhiri tugasnya.

Ribuan V.I.P hadir memberikan sambutan. G-Dragon yang masih mengenakan pakaian militernya terlihat sangat terharu dengan penjemputan yang dilakukan penggemarnya.

“Aku menyelesaikan militerku dengan baik, terima kasih telah menungguku dan terima kasih telah datang ke sini. Aku akan kembali ke pekerjaan awalku setelah jadi seorang tentara dan aku akan bekerja keras untuk itu,” kata G-Dragon. (net)

Singapura Pamer Drone Canggih Buatan Israel

0
Drone Heron 1

JAMBISIBER – Angkatan Udara Singapura tidak sengaja membocorkan pesawat nirawak atau Drone Heron 1 berkualifikasi Medium Altitude Long Endurance (MALE). Drone buatan Israel ini dilengkapi dengan pod perangkat elektronik khusus (belly payload pod) baru yang dipasang pada bagian bawah perut.

Perangkat ini memiliki kemampuan dalam memberi data-data akurat dari target yang dibidik. Selain itu, resolusi gambar yang dihasilkan sangat tajam, berwarna serta beresolusi tinggi.

Seperti dikutip dari Janes.com, Sabtu, 12 Oktober 2019, Drone Heron 1 sedang mengikuti latihan militer dua tahunan dengan Amerika Serikat bertajuk “Forging Sabre” yang digelar di Pangkalan Udara Mountain Home, Idaho, AS, sejak 30 September sampai 10 Oktober 2019.

Jeroan dari belly payload pod itu hingga kini tak diungkap. Namun, tiba-tiba foto Drone Heron 1 dengan belly payload pod kemudian dihapus, dan diganti sama foto Heron standar atau tanpa belly payload pod.

Kementerian Pertahanan Singapura langsung memberikan pernyataan, bahwa Drone Heron 1 yang dilibatkan dalam “Forging Sabre” memiliki peran untuk mendeteksi, melacak, dan menetapkan beberapa sasaran bergerak di permukaan.

Negara yang jaraknya 1 jam atau 60 menit dari Indonesia ini diketahui merupakan salah satu angkatan udara terkuat dan tercanggih di kawasan Asia Tenggara. Salah satunya memiliki skadron khusus Drone Heron 1, yakni Skadron 119 dan Skadron 128 yang berbasis di Murai Camp, Tengah Air Base.

Kedua skadron ini bernaung di bawah kendali Komando UAV RSAF yang dibentuk pada 2007. Kehadiran drone buatan Israel ini semakin membuat Singapura percaya diri. Heron 1 dibeli guna menggantikan peran Searcher (IAI Malat), juga dari Israel, yang mulai dioperasikan RSAF sejak 1994.

Drone Heron 1 mampu terbang selama 45-52 jam atau dua hari nonstop dengan ketinggian maksimum mencapai 30 ribu kaki (9.100 meter). Robot udara ini juga dilengkapi kemampuan lepas landas dan mendarat secara otomatis.

Dalam sistem persenjataan militer Singapura, drone ini membuktikan diri sebagai mata yang tajam sekaligus intelijen udara bagi sistem persenjataan lain dalam upaya menghancurkan target-target sasaran dengan baik.

Drone ini menjadi pemberi informasi yang sangat akurat bagi sistem persenjataan udara Singapura seperti jet tempur F-15SG, F-16C/D, maupun heli serang AH-64D dalam skenario peperangan.

Di dalam negeri, Drone Heron 1 berperan sebagai pengawas negara dari udara secara senyap untuk hal-hal yang dibutuhkan, termasuk misi kontraterorisme. Namun sayang, Singapura tidak mempublikasi jumlah Drone Heron 1 buatan Israel itu secara pasti. (*)

10 Orang Terkaya Dunia 2019, Jeff Bezos Paling Kaya

0
Jeff Bezos

JAMBISIBER.COM, EKBIS – Tahun ini, ada sebanyak 195 nama baru masuk daftar orang terkaya dunia 2019 versi majalah Forbes.

Meski total kekayaan orang terkaya di 2019 ini turun, serta ada 55 orang yang tak lagi ada dalam daftar, pertambahan orang terkaya di dalam daftar Forbes ini cukup banyak.

Pendatang baru paling kaya adalah Colin Huang, pendiri website belanja diskon China, Pinduoduo yang IPO pada Juli lalu di bursa saham Amerika Serikat. Colin Huang US$ punya harta 13,5 miliar atau setara Rp 189 triliun.

Selain itu, nama baru yang juga jadi sorotan adalah Daniel Ek dan Martin Lorenton, para pendiri Spotify.

Juga termasuk adik Kim Kardashian, Kylie Jenner yang jadi orang kaya termuda di dalam daftar terbaru ini. umur Kylie masih tergolong belia, yaitu 21 tahun.

Berikut daftar 10 orang terkaya dunia 2019

1. Jeff Bezos
Amazon
US$ 131 miliar (Rp 1.830 triliun)

2. Bill Gates
Microsoft
US$ 96,5 miliar (Rp 1,350 triliun)

3. Warren Buffett
Berkshire Hathaway
US$ 82,5 miliar (Rp 1.150 triliun)

4. Bernard Arnault
LVMH
US$ 76 miliar (Rp 1.060 triliun)

5. Carlos Slim Helu
telecom
US$ 64 miliar (Rp 896 triliun)

6. Amancio Ortega
Zara
US$ 62,7 miliar (Rp 877,80 triliun)

7. Larry Ellison
Oracle
US$ 62,5 miliar (Rp 875 triliun)

8. Mark Zuckerberg
Facebook
US$ 62,3 miliar (Rp 872,20 triliun)

9. Michael Bloomberg
Bloomberg
US$ 55,5 miliar (Rp 777 triliun)

10. Larry Page Alphabet
US$ 50,8 miliar (Rp 711,20 triliun)
(net)