JSICOM, TANJABBARAT — Harga Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani mulai membaik. Kenaikan harga ini ternyata tidak membuat para petani bergembira. Masalahnya, sawit milik petani rata-rata sedang trek.
Salah seorang petani sawit di Tanjab Barat, Yanto (39) mengaku sedikit kecewa lantaran kondisi ini. Pasalnya, ketika harga sawit naik, hasil panen justru tak memadai karena trek.
“Ya, dibilang kecewa ya, begitulah. Tapi mau bagaimana lagi, yang penting ada hasil panen walaupun sedikit,” ujar Yanto, kepada wartawan, Kamis (21/6/2019).
“Biasanya satu kapling (dua hektar,red) sekali panen bisa dapat hampir dua ton, sekarang paling hanya lima kwintal,” ujarnya lagi.
Namun, dirinya tetap bersyukur karena dengan musim trek buah, justru harga sawit membaik sehingga tetap dapat memenuhi kebutuhan keluarga.
Kondisi serupa juga dirasakan petani lainnya, Imam (45). Ia mengaku tidak menikmati kenaikan harga sawit. Kondisi trek saat ini katanya hanya bisa menutupi kebutuhan keluarga.
“Kenaikan harga sawit saat ini, belum mampu mendongkrak ekonomi petani,” ungkapnya.
Ia berharap harga sawit di tingkat petani terus stabil meski saat ini mengalami trek. (day)
Baca Juga:   BREAKING NEWS: Korban Lakalantas Mobil vs Motor di Muntialo Akhirnya Meninggal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here