Beranda DAERAH Belum Sebulan Isteri Gugat Cerai di Kota Jambi Capai 43 Orang

Belum Sebulan Isteri Gugat Cerai di Kota Jambi Capai 43 Orang

Ilustrasi istri gugat cerai suaminya di Pengadilan agama
JSICOM, Jambi – Perceraian tentunya tidak diharapkan oleh semua pasangan, namun karena banyak faktor membuat mereka memutuskan bercerai.
Berbagai faktor dianggap bisa memicu perceraian, mulai dari faktor ekonomi, perselingkuhan, dan ketidakharmonisan keluarga. Bahkan, kehadiran media sosial juga bisa memengaruhi perceraian itu.
Seperti di Kota Jambi misalnya, angka perceraian setiap tahun meningkat.
Selama tahun 2019, angka perceraian di Kota Jambi mencapai 1.490 kasus perkara perceraian yang masuk ke Pengadilan Agama Jambi. Angka tersebut meningkat sekitar 6 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan, pada tahun 2019 perkara yang diputus berjumlah 1.413 perkara.
Dari perkara perceraian yang masuk tersebut, sebanyak 755 kasus dilatarbelakangangi oleh masalah perselisihan dan pertengkaran. Kemudian masalah kekerasan 19 kasus dan selebihnya masalah ekonomi dan ditinggalkan satu pihak.
Sementara itu, dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Agama Jambi, perkara perceraian yang teregister untuk bulan Februari 2020 ini mencapai 43 perkara.
Dari jumlah perkara yang terdapat di SIPP PA Jambi itu, didominasi cerai gugat (cerai yang diajukan pihak istri) mencapai 37 perkara. Sedangkan cerai talak (cerai yang diajukan suami) mencapai 6 perkara.
Perceraian tak hanya berdampak pada psikologis anak, menurut Pengajar Psikologi pada Fakultas Kodokteran Universitas Jambi, Yun Nina, percerian juga bisa berdampak terhadap pasangan yang bercerai.
“Secara psikologis pasangan bisa kelelahan kalau proses percerainnya yang ribet. Apalagi kasus suami menikah lagi, tentu ada beban,” ucapnya.
Sumber : liputan6.com
Baca Juga:   Update Covid-19 Jambi Per 27 Maret: ODP Bertambah Lagi Menjadi 1.011 Orang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here