Beranda Tebo Banjir Tebo, 200 Jiwa Mengungsi Banyak Ternak Mati Terbawa Arus

Banjir Tebo, 200 Jiwa Mengungsi Banyak Ternak Mati Terbawa Arus

441
Foto Ilustrasi
JAMBISIBER, Tebo – Sebanyak 200 jiwa mengungsi akibat banjir yang melanda Desa Teluk Lancang, Kecamatan Tujuh Koto, Kabupaten Tebo, Minggu (15/12).
Banjir yang melanda di Tebo ini akibat intensitas hujan tinggi pada Sabtu (14/12), sehingga menyebabkan aliran air sungai meluap. Banjir ini menyebabkan lima ekor hewan ternak milik warga mati terbawa arus.
“Ketinggian air saat banjir melanda itu awalnya mencapai 270 cm atau kedalaman mencapai 2,7 meter. Saat air itu naik, warga yang berada di desa itu terpaksa kami ungsikan di dataran yang lebih tinggi. Lima ekor kambing ternak warga mati dan tak dapat diselamatkan saat banjir tiba,” kata Kepala Bidang Logistik BPBD Kabupaten Tebo, Antoni, Minggu (15/12/2019).
Antoni juga menduga luapan air merupakan banjir kiriman dari wilayah Dharmasraya, Sumatera Barat. Dia menjelaskan tinggi muka air berangsur surut.
“Pada siang hari kemarin air itu memang cukup tinggi, lalu kemudian pada pukul 14.00 WIB kemarin air mulai surut 50 cm, dan sekarang sudah berangsur surut lagi, namun masih terendam banjir di sana. Banjir ini merupakan banjir kiriman dari sungai wilayah hulu sana di daerah Dharmasraya, Sumatera Barat, lantaran di daerah itu intensitas hujan yang cukup tinggi,” ujar Antoni.
Sebanyak 200 warga terdampak banjir diungsikan. Warga mengungsi di tenda pengungsi dan tempat-tempat dataran yang lebih tinggi. BPBD juga sudah memberikan logistik dan obat-obatan.
BPBD Kabupaten Tebo juga masih terus aktif memantau kondisi banjir. BPBD meminta warga tetap waspada terjadinya banjir susulan mengingat sudah memasuki musim hujan.
“Sekitar 200 jiwa dari 65 keluarga di sana yang terdampak banjir masih bertahan di tenda pengungsian. Bantuan logistik dan obat-obatan juga sudah kami berikan kepada warga yang terdampak,” kata Antoni.
Sumber: detik.com
Baca Juga:   Ini Formasi Lengkap CPNS Kabupaten Tebo 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here