Beranda NASIONAL Anggaran Pilkada 2020 di 173 Daerah Sudah Cair 100 Persen

Anggaran Pilkada 2020 di 173 Daerah Sudah Cair 100 Persen

95
Ilustrasi Pilkada

JSICOM, JAMBI — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan diselenggarakan kembali pada tahun ini, ada 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak di seluruh Indonesia.

Dilansir dari Antara, hingga saat ini anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di 173 daerah sudah cair 100 persen.

“Sampai dengan Jumat 17 Juli 2020, sudah 173 daerah yang pencairan anggarannya mencapai 100 persen. Mudah-mudahan daerah yang anggarannya belum cair 100 persen bisa segera terealisasikan,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman, kemarin.

Arif mengatakan, Pilkada 2020 ada sebanyak 270 kabupaten dan kota yang akan melaksanakan kontestasi politik tersebut, sehingga masih ada sebanyak 97 daerah yang pencairan anggarannya belum mencapai 100 persen.

Menurut dia, pihak KPU RI sudah mengusulkan untuk memenuhi anggaran tersebut dari APBN. Namun apabila pemerintah daerah bisa memenuhi anggaran pilkada, maka tidak diperlukan lagi anggaran dari APBN.

“Tapi kalau pemerintah kabupaten bisa memenuhi dengan APBD, maka tidak diperlukan anggaran APBN. Jadi ini nanti yang masih akan kami cek, apakah seluruh kebutuhan sudah bisa dipenuhi oleh APBD,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta kepada setiap KPU di daerah yang akan melaksanakan Pilkada 2020, agar terus menjaga komunikasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat.

Dengan demikian, apabila ada kebutuhan peralatan yang terkait dengan alat pelindung diri, maka bisa dikoordinasikan dengan Gugus Tugas setempat atau Dinas Kesehatan setempat.

“Jadi mudah-mudahan koordinasi yang sudah baik dengan gugus tugas itu bisa diteruskan,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (pemda) segera mencairkan 100 persen  anggaran pilkada 2020.

Menurutnya, sejumlah kepala daerah telah berkomitmen segera melakukan transfer anggaran pilkada ke KPU, Bawaslu, maupun aparat pengamanan di masing-masing daerah.

Baca Juga:   Soal Sawit, Jokowi ajak Belanda Kerjasama

Ia mengatakan, persoalan pemda telat mencairkan anggaran pilkada karena kemampuan fiskal sehingga pemda menunggu transfer dana alokasi umum dari pemerintah pusat.

Ia juga mengajak masyarakat turut mendukung pelaksanaan Pilkada 2020 dalam kondisi pandemi Covid-19 ini. Sebab, penyelenggaraan pilkada harus dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sumber: Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here