JSICOM, Sungai Penuh – Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh dan beberapa daerah lainnya telah memasuki musim penghujan. Situasi ini pun harus diantisipasi mengingat terdapat area rawan genangan air atau banjir.

Seperti hujan deras, Sabtu, 21 November 2020 kemarin, tepatnya di desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh dilanda banjir besar.

Akibatnya banyak warga desa kesusahan saat melakukan aktivitas dan warga desa merasa was-was terhadap banjir yang lebih besar lagi. Apalagi hujan deras tersebut membuat genangan air di beberapa ruas jalan.

“Saat ini terjadi banjir di depan rumah, saya kesulitan mencari jalan keluar untuk ke kantor, lokasi kantor saya jauh di Siulak,” ungkap Redieka Putra (22) warga Desa Kota Dian, kepada JambiSiber.com, Minggu 22 November 2020.

Lokasi Jalan Mendapo Tunggal Cempaka Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh. (Foto: Mhd Juanda/Jambisiber)

Ia mengaku, setiap terjadi hujan deras di desanya selalu langganan banjir. Ia meminta pemerintah setempat terutama BPBD untuk turun kelapangan memantau lokasi.

“Semoga Pemerintah Kota Sungai Penuh, terutama BPBD untuk cepat menangapi masalah banjir ini. Kemungkinan Drainase terlalu kecil untuk menampung air yang banyak sehingga meluap,” ujarnya.

Ia berharap, warga yang tinggal di kawasan yang sering dilanda banjir untuk selalu menjaga kebersihan lingkungannya.

“Kalau bukan kita, siapa lagi yang mau menjaga lingkungan di sekitar tempat kita tinggal. Jangan buang sampah sembarangan, karena selain menyebabkan banjir juga mengundang bau tak sedap,” pungkasnya.***

Baca Juga:   Lagi Satu Kasus Positif Corona, Kali ini Warga Kota Sungai Penuh

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here