JSICOM, TANJAB BARAT — Adanya temuan sejumlah pangkalan nakal yang menjual LPG 3 Kg jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), tenyata tidak bisa ditindak oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

Kepala Dinas Koperindag Tanjabbar Syafriwan mengatakan, pihaknya hanya sebatas memberikan rekomendasi kepada Pertamina.

Baca juga: Kecelakaan Motor vs Mobil di Muntialo, Pemotor Terluka Parah

“Kita hanya bisa melaporkan kepada Pertamina dalam bentuk rekomendasi saja. Terkait mau ditindak nantinya, itu Pertamina yang punya kewenangan,” ujar Syafriwan, Kamis (27/08/2020).

Dinas Koperindag sendiri, kata Syafriwan, juga menemukan pangkalan gas yang nakal, seperti menjual di atas HET atau bukan menjual kepada masyarakat sekitar. Selain itu, ada juga yang waktunya buka, tetapi tutup.

“Temuan kita di Betara ada tiga, Tungkal Ilir dan tempat lainnya. Saat ini masih dihitung jumlah pangkalannya,” kata Syafriwan.

Nantinya hasil rekomendasi tersebut akan ditindaklanjuti oleh Pertamina dengan cara memanggil dan melakukan pengecekan ke lokasi. “Pertamina yang cek ke lokasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Polres Tanjabbar dan Dinas Koperindag menemukan banyak pangkalan gas nakal di Kuala Tungkal. Pangkalan itu berada di sejumlah tempat yang tersebar di sejumlah daerah.

Kasus itu, seperti lokasi berdekatan satu dengan yang lainnya. Kemudian menjual di atas HET dan gas dijual ke luar masyarakat sekitar. (sya)

Editor: Budiana ST

Baca Juga:   Dua Mobil Terlibat Lakalantas di Jalan Lintas Timur Desa Terjun Jaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here