Beranda NASIONAL Cantiknya Puan Maharani Kenakan Tekuluk Asal Jambi di Acara HUT RI Ke-75

Cantiknya Puan Maharani Kenakan Tekuluk Asal Jambi di Acara HUT RI Ke-75

805
Puan Maharani hadir di Istana pakai tekuluk bai bai dari Jambi. (ANTARA/Hanni Sofia)

JSICOM — Ketua DPR RI Puan Maharani mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 tahun Republik Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020).

Cucu dari Proklamator RI Sukarno itu, terlihat mengenakan Tekuluk Bai Bai, pakaian adat dari Jambi. Puan memilih perpaduan warna merah, hitam, dan emas, dalam pakaian adat Jambi tersebut.

Baca Juga:Sambut HUT RI Ke-75, BI Luncurkan Uang Kertas Baru Pecahan Rp75 Ribu

Tekuluk sudah ada sejak zaman kerajaan Melayu dan dikenakan perempuan dalam kegiatan sehari-hari. Hingga kini, model tekuluk berkembang hingga jumlahnya mencapai lebih dari 50-an jenis tekuluk.

Menurut Puan, peringatan kemerdekaan harus jadi momentum untuk menguatkan persatuan dan kerja gotong royong mewujudkan Indonesia maju.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Jaksa Fedrik Adhar yang Tangani Kasus Novel Baswedan Meninggal Dunia

“Indonesia maju adalah tujuan kita semua. Kita bisa mewujudkannya bersama, bergotong royong, dan mengarahkan politik pembangunan nasional kita,” kata Puan melalui keterangan tertulisnya.

Politik pembangunan Indonesia, lanjut Puan, dapat diarahkan untuk mempercepat pembangunan manusia Indonesia, menguatkan industri pangan nasional, penataan industri nasional yang kuat, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta optimalisasi reformasi birokrasi.

Perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI itu menegaskan, perjuangan mencapai Indonesia maju harus melalui kerja keras dan keberanian menjadi bangsa yang berdikari dan menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi.

Baca Juga: Bersama Forkopimda, Danrem 042/Gapu Ikuti Peringatan Detik-detik Proklamasi Secara Virtual

Puan lalu mengutip pidato Presiden Sukarno tentang ancaman kolonialisme yang disampaikan dalam Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung, Jawa Barat.

“Kolonialisme mempunyai juga baju modern, dalam bentuk penguasaan ekonomi, penguasaan intelektuil, penguasaan materiil yang nyata, dilakukan oleh sekumpulan kecil orang-orang asing yang tinggal di tengah-tengah rakyat. Ia merupakan musuh yang licin dan tabah, dan menyaru dengan berbagai cara,” ujar Puan mengutip pidato Bung Karno.

Baca Juga:   Astaga! Pemerintah Bakal Kenakan Cukai pada 'Asap Knalpot'

Bagi politikus PDI Perjuangan itu, pesan Bung Karno masih relevan agar bangsa Indonesia mewaspadai dan mampu menangani tantangan zaman, khususnya dalam menghadapi pandemik COVID-19.

Dalam konteks ini, Puan mendorong pemerintah untuk meningkatkan penanganan pandemi COVID-19 agar dampaknya tidak meluas menjadi krisis ekonomi dan krisis sosial.

“Layanan kesehatan harus ditingkatkan dan merata. Kita juga harus mandiri dalam menyediakan vaksin COVID-19 dan menjaga perekonomian nasional,” tuturnya.

Sumber: idntimes.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here